Sebuah studi baru dari American Heart Association mengungkapkan prediksi yang mengkhawatirkan tentang peningkatan prevalensi penyakit kardiovaskular pada wanita hingga tahun 2050. Penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas diperkirakan akan mengalami kenaikan yang cukup besar, menimbulkan tantangan serius bagi kesehatan wanita di masa depan.
Menurut data, prevalensi hipertensi pada wanita dewasa akan naik dari 48,6% menjadi 59,1%. Diabetes juga akan meningkat dari 14,9% menjadi 25,3%, sementara angka obesitas naik hingga 61,2%, yang merupakan angka tertinggi sepanjang masa. Kondisi serius lainnya seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan stroke juga diperkirakan ikut meningkat.
Data terbaru dari CDC menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 60 juta wanita di Amerika Serikat sudah hidup dengan kondisi jantung atau pembuluh darah. Penyakit kardiovaskular adalah penyebab kematian utama wanita, yang pada tahun 2023 menyebabkan satu dari lima kematian pada wanita, yaitu sekitar 304.000 jiwa.
Peningkatan penyakit ini dipengaruhi oleh gaya hidup modern yang cenderung kurang aktif, pola makan yang buruk, serta tingkat stres yang semakin meningkat di seluruh dunia. Faktor-faktor ini berkontribusi terhadap kenaikan sindrom metabolik, sebuah kondisi yang memperbesar risiko penyakit kardiovaskular.
Namun, ada harapan dan peluang untuk perbaikan melalui peningkatan kesadaran tentang pentingnya gaya hidup sehat, penelitian yang terus berjalan, serta fokus pada pencegahan di kalangan generasi muda. Kesadaran yang meningkat bisa menjadi kunci untuk menurunkan risiko penyakit di masa depan.