Fokus

Panorama Sains & Teknologi

Share

Kumpulan artikel ini menyajikan berbagai perkembangan terbaru di bidang sains dan teknologi, mulai dari ledakan matahari, temuan fosil kuno, inovasi AI, hingga penemuan astronomi dan pembaruan perangkat lunak. Pembahasan mencakup penelitian lingkungan, kesehatan, dan transformasi energi global. Pembaca diajak menjelajahi temuan terkini yang berdampak pada pemahaman kita tentang alam semesta dan kemajuan teknologi.

27 Feb 2026, 19.00 WIB

Serangan Ransomware Meningkat, Pembayaran Uang Tebusan Justru Menurun Tahun 2025

Serangan Ransomware Meningkat, Pembayaran Uang Tebusan Justru Menurun Tahun 2025
Pada tahun 2025, serangan ransomware meningkat tajam hingga 50%, menjadikan tahun tersebut sebagai periode paling aktif dalam catatan kejahatan siber terkait ransomware. Banyak usaha kecil dan menengah menjadi target karena mereka cenderung membayar uang tebusan lebih cepat dibanding korporasi besar. Meski jumlah serangan bertambah, total pembayaran uang tebusan menurun sekitar 8% menjadi lebih dari Rp 13.69 triliun (US$820 juta) atau setara dengan Rp13,7 triliun. Ini menunjukkan semakin banyak korban yang memilih tidak membayar atau dibantu oleh tindakan regulasi dan pengawasan yang lebih efektif. Persentase pembayaran terhadap jumlah serangan mencapai titik terendahnya yakni hanya 28%. Hal ini mencerminkan bahwa meskipun serangan meningkat, efisiensi pelaku ransomware dalam mendapatkan uang dari korbannya cenderung menurun. Laporan Chainalysis mencatat adanya varian ransomware baru seperti Volklocker, yang memiliki kelemahan kriptografi sehingga memungkinkan pengguna melakukan dekripsi gratis di beberapa kasus. Ini menambah tantangan bagi pelaku kejahatan siber untuk mendapatkan keuntungan maksimal. Selain itu, pergeseran kejahatan siber menjadi lebih terdesentralisasi membuat pelacakan dan penanggulangan jadi lebih rumit. Regulasi internasional yang ketat dan koordinasi antarnegara mulai berhasil membatasi aliran dana ilegal dari ransomware, sehingga penurunan jumlah pembayaran terlihat nyata.
27 Feb 2026, 13.50 WIB

Kemampuan Membaca Mahasiswa Generasi Z AS Menurun, Dosen Harus Turunkan Standar Akademik

Kemampuan Membaca Mahasiswa Generasi Z AS Menurun, Dosen Harus Turunkan Standar Akademik
Saat ini, banyak dosen di kampus-kampus di Amerika Serikat menghadapi masalah besar dengan kemampuan membaca mahasiswa generasi Z yang sangat rendah. Masalah ini begitu nyata sampai mereka harus menurunkan standar akademik agar proses belajar tetap bisa berjalan. Hal ini tentu saja menjadi tanda peringatan penting terkait kualitas pendidikan di masa depan. Profesor sastra dari Pepperdine University, Jessica Hooten Wilson, bahkan harus menghapus tugas membaca di luar kelas karena mahasiswa tidak mampu membaca teks sebelum kelas dimulai. Sebagai gantinya, ia mencoba metode membaca bersama di dalam kelas, baris per baris, tetapi cara ini pun tidak terlalu efektif karena banyak mahasiswa masih belum mampu memahami isi bacaan. Profesor teologi dari University of Notre Dame, Timothy O'Malley, juga mengakui bahwa tugas membaca yang dulu dianggap wajar seperti membaca 25-40 halaman kini terasa sangat berat bagi mahasiswa. Mereka cenderung hanya melakukan scanning atau membaca secara cepat, bahkan lebih mengandalkan ringkasan yang dibuat oleh teknologi AI daripada membaca penuh. Ada beberapa faktor yang diduga menyebabkan masalah ini, antara lain sistem pendidikan yang rapuh, gangguan akibat pandemi Covid-19 yang membuat pembelajaran terputus, serta perubahan kebiasaan konsumsi informasi generasi muda yang lebih menyukai video dan audio dibanding teks tertulis panjang. Fenomena ini tidak hanya terjadi di kampus, tapi juga terlihat di tingkat nasional AS. Berdasarkan survei PIAAC, sekitar 59 juta orang dewasa di AS memiliki kemampuan membaca terbawah, dan jumlah orang yang membaca untuk hiburan turun hingga 40% dalam 20 tahun terakhir. Ini mengindikasikan perlunya perhatian serius untuk meningkatkan literasi agar generasi muda dapat bersaing dan memahami dunia yang semakin kompleks.
27 Feb 2026, 11.41 WIB

Suhu Beku Ekstrem Membantu Penangkapan Massal Iguana Hijau Invasif di Florida

Suhu Beku Ekstrem Membantu Penangkapan Massal Iguana Hijau Invasif di Florida
Florida mengalami suhu beku tercatat yang sangat rendah pada awal Februari, sebuah peristiwa langka yang belum terjadi selama lebih dari seratus tahun. Suhu yang turun drastis membuat iguana hijau yang biasanya lincah menjadi dingin dan tidak bergerak, bahkan sampai jatuh dari pohon-pohon di beberapa wilayah di Florida. Florida Fish and Wildlife Conservation Commission (FWC) memanfaatkan kesempatan ini dengan mengizinkan warga di wilayah selatan dan barat daya Florida untuk menangkap iguana hijau tanpa perlu izin dari 1 hingga 2 Februari. Iguana-iguana ini kemudian dikumpulkan di lokasi tertentu untuk dikelola oleh FWC. Sekitar 5.200 iguana hijau berhasil dikumpulkan oleh petugas dan warga setempat dalam waktu dua hari. Iguana hijau ini merupakan spesies invasif yang merugikan lingkungan lokal dan ekonomi karena kebiasaan mereka menggali terowongan yang merusak infrastruktur seperti trotoar, fondasi, dan sistem kanal. Iguana hijau diketahui memakan tanaman, telur burung, serangga, dan bahkan hewan lain seperti siput pohon yang dilindungi. Karena dampak buruknya, mereka dianggap sebagai spesies terlarang di Florida sejak tahun 2021. Iguana yang sudah ditangkap ini diserahkan pada pemegang izin khusus atau dijual di luar Florida, sementara sisanya disuntik mati secara manusiawi. Selain FWC, Badan Pengelolaan Lahan Amerika Serikat juga prihatin atas kerusakan yang ditimbulkan oleh iguana ini, terutama di daya alam dan sejarah seperti di Jupiter Inlet Lighthouse Outstanding Natural Area. Peristiwa suhu dingin ini memberikan momentum untuk mengurangi jumlah iguana invasif, tetapi usaha lanjutan tetap diperlukan.
27 Feb 2026, 11.00 WIB

Meningkatnya Risiko Penyakit Jantung pada Wanita: Ancaman Besar hingga 2050

Sebuah studi baru dari American Heart Association mengungkapkan prediksi yang mengkhawatirkan tentang peningkatan prevalensi penyakit kardiovaskular pada wanita hingga tahun 2050. Penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas diperkirakan akan mengalami kenaikan yang cukup besar, menimbulkan tantangan serius bagi kesehatan wanita di masa depan. Menurut data, prevalensi hipertensi pada wanita dewasa akan naik dari 48,6% menjadi 59,1%. Diabetes juga akan meningkat dari 14,9% menjadi 25,3%, sementara angka obesitas naik hingga 61,2%, yang merupakan angka tertinggi sepanjang masa. Kondisi serius lainnya seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan stroke juga diperkirakan ikut meningkat. Data terbaru dari CDC menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 60 juta wanita di Amerika Serikat sudah hidup dengan kondisi jantung atau pembuluh darah. Penyakit kardiovaskular adalah penyebab kematian utama wanita, yang pada tahun 2023 menyebabkan satu dari lima kematian pada wanita, yaitu sekitar 304.000 jiwa. Peningkatan penyakit ini dipengaruhi oleh gaya hidup modern yang cenderung kurang aktif, pola makan yang buruk, serta tingkat stres yang semakin meningkat di seluruh dunia. Faktor-faktor ini berkontribusi terhadap kenaikan sindrom metabolik, sebuah kondisi yang memperbesar risiko penyakit kardiovaskular. Namun, ada harapan dan peluang untuk perbaikan melalui peningkatan kesadaran tentang pentingnya gaya hidup sehat, penelitian yang terus berjalan, serta fokus pada pencegahan di kalangan generasi muda. Kesadaran yang meningkat bisa menjadi kunci untuk menurunkan risiko penyakit di masa depan.
27 Feb 2026, 07.36 WIB

Panduan Lengkap Menyelesaikan Puzzle Pips Sulit dengan Domino Berwarna

Pips adalah sebuah permainan teka-teki yang menantang pemain untuk mengisi sebuah kotak atau grid berwarna dengan domino-domino beraneka warna sambil memenuhi beberapa aturan khusus. Setiap warna dalam grid memiliki aturan yang berbeda seperti harus sama, tidak boleh sama, atau jumlah total harus sesuai angka tertentu. Ini membuat permainan jadi menarik dan memerlukan pemikiran terstruktur untuk menyelesaikannya. Di tingkat kesulitan easy dan medium, pemain dapat mengikuti solusi yang relatif straightforward. Namun, pada tingkat sulit, jumlah kemungkinan kombinasi domino dan posisi menjadi jauh lebih banyak, sehingga dibutuhkan strategi yang matang dan sedikit trial and error untuk menemukan solusi yang tepat. Pemain harus pandai membaca aturan tiap area berwarna serta memutar dominonya agar sesuai dengan kondisi. Salah satu tantangan utama di puzzle sulit adalah memenuhi kelompok ungu yang harus memiliki tujuh angka berbeda, serta memperhatikan beberapa titik penghubung seperti domino pada bagian pink 0 dan orange 3 yang harus saling berhubungan dengan tepat. Penempatan domino sangat penting karena domino yang salah bisa membuat tidak ada solusi untuk bagian lain di grid. Dalam panduan ini, langkah demi langkah solusi diberikan, dimulai dari penempatan domino seperti 4/0 di Purple 6, 2/6 di Dark Blue 12, hingga kombinasi domino di bagian warna biru yang harus berjumlah 3. Meskipun ada domino tersisa yang bisa diatur ulang, bantuan panduan ini sangat membantu untuk mengurangi kebingungan dan memberikan arah yang jelas dalam menyusun domino. Secara keseluruhan, puzzle ini adalah tantangan logika dan strategi yang bagus untuk mengasah kemampuan berpikir, serta memberikan keseruan tersendiri bagi penggemar teka-teki. Dengan mencoba dan memanfaatkan panduan, pemain bisa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan dan sekaligus melatih kesabaran mereka.
27 Feb 2026, 02.34 WIB

Hapus Kelas Bisnis, Cara Cepat Pangkas Emisi Penerbangan Hingga 50%

Sektor penerbangan menyumbang 2-3% emisi karbon dunia, dengan dampak lebih besar akibat efek sekunder seperti jejak kondensasi. Meski teknologi ramah lingkungan sedang dikembangkan, penerapannya masih jauh dari masif sehingga tak memecahkan masalah jangka pendek. Penelitian dari Linnaeus University di Swedia menunjukkan penghapusan kelas bisnis di pesawat dapat mengurangi emisi hingga setengahnya dengan membuat pemakaian kursi lebih efisien. Boeing 777-300ER misalnya punya kapasitas 550 kursi, tapi sering digunakan hanya untuk 200-400 kursi saja oleh maskapai. Kontribusi emisi sangat timpang, dimana 1% populasi yang sangat sering terbang—terutama kelas bisnis, kelas satu, dan jet pribadi—menyumbang 50% emisi global. Sementara itu, penggunaan jet pribadi terus meningkat terutama di Eropa, di tengah kritik karena boros emisi. Uni Eropa justru menambah anggaran untuk penggunaan jet pribadi sebesar hampir €15,67 juta dalam 4 tahun ke depan, meskipun mendapat tekanan dari aktivis lingkungan seperti Diane Vitry dari Transport and Environment yang menilai langkah ini tidak konsisten dengan komitmen iklim. Beberapa negara seperti Prancis mulai melarang penerbangan jarak pendek yang bisa digantikan kereta api untuk mengurangi emisi, tapi perjalanan jet pribadi tetap tinggi. Penelitian ini memberi sinyal kuat bahwa pengaturan tata letak kabin pesawat dan perilaku terbang pejabat harus menjadi fokus utama pengurangan emisi.
26 Feb 2026, 21.30 WIB

Mengapa Setiap Kelompok Teman Memiliki Peran Psikologis yang Sama?

Kelompok pertemanan sering kali terlihat memiliki anggota yang menjalankan peran yang serupa, seperti perencana, penguat emosional, atau yang kadang menghilang dan kembali tanpa masalah. Hal ini bukan kebetulan tapi merupakan hasil alami dari pola hubungan sosial yang membuat orang mengisi peran tertentu secara organik. Penelitian psikologi sosial menunjukkan bahwa kelompok yang efektif terdiri dari orang-orang yang memainkan peran yang melengkapi satu sama lain, bukan yang sama. Peran ini membantu kelompok berfungsi dengan lancar karena setiap orang mengisi kekosongan yang tidak diisi oleh anggota lain. Teori kepribadian Big Five yang meliputi keterbukaan, kehati-hatian, ekstroversi, kesopanan, dan neurotisisme menunjukkan bagaimana sifat-sifat ini membentuk gaya interpersonal tertentu. Sifat-sifat ini membantu memperkirakan peran yang akan diambil seseorang dalam kelompoknya. Ketika seseorang dianggap sebagai ‘si perencana’ atau ‘teman yang bijak secara emosional’ oleh kelompoknya, identitas ini mulai terbentuk melalui proses yang disebut reflected appraisal atau cerminan penilaian sosial. Orang kemudian berperilaku sesuai dengan peran yang dipersepsikan ini, memperkuat keutuhan kelompok dan membuat hubungan menjadi lebih aman. Namun, peran sosial yang mengakar ini juga bisa membuat perubahan dalam kelompok menjadi sulit karena membuat harapan yang stabil dan meminimalisir ketidakpastian. Meski begitu, stabilitas ini penting untuk menciptakan rasa aman dan kohesi di antara anggota kelompok.