Fokus

Inovasi Teknologi Terdepan

Share

Sekumpulan artikel yang membahas kemajuan teknologi dan inovasi mulai dari sistem energi bersih, pencarian AI, pengembangan robot, hingga investasi di sektor teknologi dan pertahanan.

27 Feb 2026, 07.25 WIB

Teknologi Elektroda Kering Baru Dongkrak Jarak Tempuh Mobil Listrik 20 Persen

Teknologi Elektroda Kering Baru Dongkrak Jarak Tempuh Mobil Listrik 20 Persen
Para peneliti di Korea Selatan berhasil mengembangkan elektroda baterai menggunakan proses kering yang bisa mengurangi kehilangan kapasitas awal sebesar 75 persen. Ini sangat penting karena permasalahan utama baterai tebal selama ini adalah hilangnya lithium yang tidak bisa dipulihkan pada siklus pertama pengisian dan pengosongan baterai. Elektroda tebal diperlukan untuk meningkatkan kapasitas energi baterai tanpa menambah ukuran fisik baterai. Tetapi, metode sebelumnya menggunakan proses kering sulit mencapai hasil optimal karena ikatan bahan dan pembentukan lapisan interphase tidak merata, yang menyebabkan kerusakan dan penurunan kapasitas. Solusinya adalah dengan menyisipkan lapisan tipis lithium-metal antara lapisan aktif anoda dan kolektor arus, yang berfungsi menggantikan primer adhesi, meningkatkan ikatan elektroda, dan menyuplai lithium untuk mengurangi kehilangan awal. Lithium dari lapisan ini dapat bermigrasi ke elektroda dan membantu membentuk lapisan interphase yang merata. Pengujian dilakukan menggunakan anoda silikon-graphite dan katoda berbasis NCM811, hasilnya menunjukkan peningkatan efisiensi dan stabilitas siklus baterai. Metode ini juga menghapus kebutuhan akan proses primer basah, yang menyederhanakan produksi dan mengurangi bahan kimia berbahaya. Teknologi ini memiliki potensi besar untuk diproduksi secara massal menggunakan proses roll-to-roll, mirip mesin cetak koran, dan dapat meningkatkan jarak tempuh kendaraan listrik sekitar 20 persen sambil menurunkan biaya produksi. Ini adalah terobosan penting untuk industri baterai masa depan.
22 Feb 2026, 22.26 WIB

Potensi Adavale Basin Jadi Solusi Penyimpanan Energi Terbarukan Raksasa di Australia

Australia terus meningkatkan produksi listrik dari sumber terbarukan seperti matahari dan angin, tetapi tantangan besar muncul karena hasil energi ini tidak selalu bisa diprediksi. Ketika pasokan energi berlebih, ada risiko energi terbuang, dan saat pasokan menurun, grid butuh cadangan yang bisa diandalkan. Baterai lithium-ion yang ada saat ini masih memiliki keterbatasan dalam hal biaya dan kapasitas penyimpanan. Di bawah permukaan Queensland, terdapat sebuah formasi batuan kuno bernama Adavale Basin yang selama bertahun-tahun jarang diperhatikan karena tersembunyi di bawah endapan lain dan tidak terlihat di permukaan. Formasi ini pertama kali ditemukan pada 1958, dan baru-baru ini menjadi fokus penelitian lebih serius oleh Geoscience Australia. Geoscience Australia telah melakukan pengeboran terdalam mereka, hingga sekitar tiga kilometer ke bawah tanah, mengambil sampel batuan dan air tanah yang sangat berharga. Hasil pengeboran ini mengungkap keberadaan lapisan tebal batu garam yang dikenal sebagai Boree Salt, yang memiliki kemampuan unik untuk dibuat menjadi gua bawah tanah melalui proses pelarutan garam. Gua bawah tanah ini sangat cocok untuk menyimpan gas hidrogen yang diproduksi dengan listrik terbarukan ketika pasokan berlebihan. Penyimpanan di gua-gua ini bisa menjadi seperti baterai besar yang menyimpan energi dalam jumlah sangat besar yang dapat digunakan saat permintaan meningkat. Satu gua bisa menyimpan energi yang setara dengan 50 baterai besar di Australia. Jika teknologi ini berhasil dikembangkan lebih lanjut, penggunaan gua-gua di Adavale Basin untuk menyimpan hidrogen dapat menyediakan listrik untuk jutaan rumah selama satu hari dan menjadi kunci bagi Australia mengatasi tantangan energi terbarukan dengan cara yang bersih dan efisien.
20 Feb 2026, 01.22 WIB

Reddit Uji Fitur Pencarian AI dengan Rekomendasi Produk Komunitas

Reddit menguji fitur pencarian AI yang memungkinkan hasil pencarian menampilkan produk berdasarkan rekomendasi dari diskusi komunitas. Fitur ini hanya untuk pengguna di Amerika Serikat dan akan muncul sebagai carousel produk dengan gambar, harga, dan tautan pembelian langsung. Ini membantu pengguna menemukan produk yang benar-benar disarankan oleh pengguna lain dalam komunitas Reddit. Sebelumnya Reddit telah meluncurkan iklan produk dinamis yang menampilkan rekomendasi personalisasi sesuai minat pengguna. Dengan fitur pencarian ini, Reddit menggabungkan pengalaman browsing komunitas dan belanja dalam satu platform, memudahkan pengguna menemukan produk relevan tanpa keluar dari Reddit. Misalnya, ketika pengguna mencari 'headphone dengan peredam bising terbaik', mereka akan melihat carousel produk yang sesuai dari rekomendasi komunitas. Jika pengguna memilih produk tersebut, mereka dapat melihat detail lebih lengkap dan melakukan pembelian langsung ke penjual atau toko. Pertumbuhan pengguna aktif mingguan fitur pencarian Reddit naik sebesar 30% dalam setahun, dari 60 juta menjadi 80 juta. Sementara pengguna fitur Reddit Answers yang didukung AI juga melonjak dari 1 juta menjadi 15 juta dalam waktu kurang dari setahun, menandakan minat besar pada solusi AI interaktif di platform ini. Dengan tren belanja yang semakin terintegrasi dalam konten sosial, langkah Reddit mengikuti jejak platform seperti TikTok dan Instagram yang sudah lebih dulu memadukan belanja dan media sosial. Reddit berharap fitur ini bisa menjadi peluang bisnis dan sumber pendapatan baru di masa depan.
19 Feb 2026, 22.35 WIB

OpenAI Siap Kumpulkan Dana 100 Miliar Dolar dengan Valuasi Fantastis

OpenAI sedang dalam proses besar untuk mengumpulkan lebih dari 100 miliar dolar AS dalam putaran pendanaan terbaru. Proses ini dilakukan untuk mendukung operasional dan mempercepat jalan perusahaan menuju keuntungan. Para investor besar seperti Amazon, SoftBank, Nvidia, dan Microsoft turut ambil bagian dalam pendanaan ini. Valuasi OpenAI diperkirakan bisa melewati angka 850 miliar dolar AS, naik sekitar 20 miliar dari nilai awal yang diperkirakan sebesar 830 miliar dolar AS. Namun, pre-money valuation tetap ditetapkan sebesar 730 miliar dolar AS. Pendanaan lain dari perusahaan modal ventura dan dana kekayaan negara masih akan menyusul. Salah satu tantangan utama OpenAI adalah bagaimana perusahaan menggunakan dana ini agar bisnisnya bisa bertahan dan tumbuh. OpenAI baru-baru ini mulai menguji iklan di versi ChatGPT gratis sebagai cara baru untuk menambah pemasukan. Namun, ini juga menimbulkan kekhawatiran bisa membuat sebagian pengguna meninggalkan platform. Mayoritas dana awal dialirkan oleh beberapa perusahaan besar yang sudah dekat dengan OpenAI. Amazon misalnya dikabarkan berencana investasi hingga 50 miliar dolar AS, sementara SoftBank dan Nvidia juga sudah mulai menentukan jumlah investasi mereka. Microsoft juga menjadi bagian penting dalam dukungan modal ini. Masa depan OpenAI terlihat sangat potensial meski penuh risiko. Pendanaan besar ini memberikan kesempatan besar bagi perusahaan untuk berinovasi dan memperluas layanan mereka. Namun, bagaimana cara mereka mengelola ekspektasi investor dan menjaga pengguna tetap setia akan menjadi kunci sukses selanjutnya.
19 Feb 2026, 21.00 WIB

Dampak Alat Coding AI: Mudahkan Buat Kode, Sulit Jaga Kualitas Open Source

Perkembangan alat coding bertenaga AI telah mengubah cara pembuatan perangkat lunak dengan membuatnya lebih cepat dan mudah. Namun, untuk proyek open source, kemudahan ini membawa tantangan baru yang cukup serius. Alih-alih membuat kode menjadi murah dan mudah dikelola, AI justru sering menghasilkan kontribusi berkualitas rendah yang menyulitkan para pengelola proyek mempertahankan stabilitas software tersebut. Berbagai proyek open source terkenal seperti VLC dan Blender mulai merasakan peningkatan drastis dalam jumlah kontribusi, namun banyak dari kontribusi ini tidak memenuhi standar kualitas. Hal tersebut membebani waktu para reviewer dan mengganggu motivasi mereka. Beberapa proyek bahkan harus memberlakukan kebijakan khusus dan pembatasan ketat terhadap siapa saja yang boleh berkontribusi demi menjaga mutu proyek. Masalah yang serupa muncul di program keamanan bug bounty, di mana laporan kerentanan dari AI seringkali semu dan tidak berguna. Ini memaksa beberapa proyek seperti cURL menghentikan programnya karena tidak lagi efektif menghadapi banjir laporan yang lebih banyak menyita waktu daripada memberikan solusi nyata. Situasi ini menggambarkan konsekuensi dari kemudahan penggunaan AI yang menghilangkan hambatan alami untuk masuknya kontribusi berkualitas rendah. Meskipun begitu, alat-alat AI juga memberikan manfaat signifikan terutama bagi pengembang berpengalaman. Mereka dapat dengan cepat mengerjakan fitur baru, porting kode, dan mempercepat proses coding secara keseluruhan. Namun, kesenjangan antara kemampuan menggunakan AI dan kapasitas untuk memelihara dan mengelola kompleksitas system tetap menjadi hambatan besar yang tidak bisa diatasi hanya dengan AI. Pada akhirnya, AI meningkatkan debit kode baru dengan sangat pesat, namun tidak menambah jumlah pengembang berkualitas yang dapat menjaga kualitas dan perkembangan jangka panjang proyek open source. Komunitas pengembang harus merumuskan strategi dan kebijakan baru dalam penggunaan AI agar manfaatnya maksimal tanpa mengorbankan stabilitas software yang sudah ada.
19 Feb 2026, 20.50 WIB

Klaim AI Bisa Selamatkan Iklim Dipertanyakan, Benarkah Itu Greenwashing?

Perusahaan teknologi besar seperti Google dan Microsoft mengklaim teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat membantu mengatasi perubahan iklim. Namun, sebuah laporan terbaru dari beberapa organisasi lingkungan memperingatkan bahwa klaim tersebut minim didukung bukti ilmiah dan berpotensi menjadi praktik greenwashing. Laporan ini menganalisis 154 pernyataan dari perusahaan teknologi dan menemukan bahwa banyak klaim manfaat iklim berasal dari AI tradisional yang lebih hemat energi, bukan dari AI generatif yang saat ini banyak digunakan dan membutuhkan energi sangat besar. Banyak dari klaim perusahaan teknologi tidak didukung penelitian akademik yang terpercaya, bahkan ada yang hanya mengutip publikasi internal atau sumber non-peer review. Contohnya, klaim bahwa AI bisa mengurangi emisi gas rumah kaca global sebesar 5% hingga 10% pada 2030 ternyata hanya berasal dari blog firma konsultan tanpa data kuat. Sementara itu, International Energy Agency dan Bloomberg memperkirakan konsumsi energi pusat data akan terus meningkat, yang berpotensi menaikkan emisi listrik global hingga 10% dalam satu dekade. Hal ini berarti, ekspansi fasilitas AI generatif justru bisa memperburuk perubahan iklim. Para ahli lingkungan menegaskan pentingnya transparansi dan bukti ilmiah sebelum mempercayai manfaat iklim AI. Mereka juga mengingatkan risiko besar dari ekspansi pusat data yang haus energi dan air serta dampaknya terhadap industri bahan bakar fosil dan pemanasan global.