Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Frontier Teknologi Terkini

Share

Kumpulan artikel ini membahas terobosan teknologi terkini, mulai dari robot mikro, inovasi perangkat elektronik seperti TV dan smartphone, hingga eksplorasi luar angkasa serta pengembangan bahan baterai canggih. Sorotan juga mencakup dinamika korporasi, kebijakan energi digital, dan riset kuantum yang membuka peluang baru untuk perangkat tanpa baterai. Semua topik ini merefleksikan kemajuan sains dan dampaknya pada kehidupan serta industri masa depan.

28 Feb 2026, 20.15 WIB

Malaysia Jadi Raja Pusat Data Dunia, Tapi Hadapi Tekanan Perang Dagang AS-China

Malaysia Jadi Raja Pusat Data Dunia, Tapi Hadapi Tekanan Perang Dagang AS-China
Malaysia berkembang pesat sebagai pusat data dunia dengan banyak investasi dari perusahaan teknologi global dan China. Negara ini telah membangun pusat data besar dengan kapasitas total mencapai ratusan mW dan berencana menambah kapasitas signifikan hingga 2025. Industri pusat data menjadi salah satu fokus investasi utama Malaysia saat ini. Malaysia menawarkan berbagai fasilitas menarik seperti harga listrik dan tanah murah untuk menarik perusahaan besar seperti Microsoft, Amazon, Tencent, dan Alibaba. Johor menjadi pusat aktivitas dengan 12 pusat data dan proyek bernilai miliaran ringgit yang siap berjalan. Hal ini menunjukkan ambisi Malaysia untuk menjadi pusat teknologi regional yang kuat. Namun, ketegangan perang dagang antara AS dan China memaksa Malaysia menerapkan izin ketat untuk aktivitas chip AI dari AS, termasuk produk Nvidia. Regulasi ini menjadi tantangan besar karena Malaysia harus menyeimbangkan tekanan dari AS dengan hubungan bisnis pentingnya dengan China. Situasi ini akan menentukan arah investasi dan stabilitas industri pusat data Malaysia ke depan.
27 Feb 2026, 07.00 WIB

Fraktur Sel Terukur Membentuk Organ dalam Perkembangan Embrio

Fraktur Sel Terukur Membentuk Organ dalam Perkembangan Embrio
Dalam artikel ini, dijelaskan bagaimana embrio tikus mengalami proses yang disebut fraktur terkendali saat cairan menekan antar sel, menyebabkan terbentuknya rongga pada embrio yang disebut blastokista. Proses ini merupakan contoh bagaimana fisika dan mekanika mempengaruhi perkembangan makhluk hidup, bukan hanya faktor genetik. Tidak seperti fraktur pada benda mati yang bersifat acak dan merusak, fraktur pada jaringan biologis seperti ini sangat teratur dan sementara. Sel-sel yang lebih lemah akan ditembus oleh tekanan cairan, sementara sel yang lebih kuat tetap bertahan, sehingga membentuk pola dan struktur yang esensial dalam perkembangan organ. Penemuan serupa juga terlihat pada kulit gajah Afrika, dimana lapisan kulit yang kaku dan tebal mengalami tekanan yang mengakibatkan munculnya retakan di sepanjang lapisan bawah, membentuk tekstur yang membantu hewan mempertahankan kelembaban dan mengatur suhu tubuhnya. Selain itu, studi pada jantung ikan zebra mengungkap bahwa fraktur pada jaringan protein yang menopang jantung terjadi karena tekanan mekanik dari denyut jantung. Retakan ini menjadi titik di mana sel otot jantung mulai membentuk struktur trabekulae, penting untuk fungsi jantung yang efisien. Penelitian-penelitian terbaru ini menunjukkan bahwa mekanika jaringan hidup sangat krusial dalam membantu pembentukan organ dan jaringan, membuka peluang untuk memahami evolusi dan pengembangan metode medis yang mengandalkan pemahaman tentang gaya fisik yang bekerja dalam tubuh.
26 Feb 2026, 20.31 WIB

Microrobot Magnetik Manipulasi Objek dengan Pusaran Cairan Tanpa Sentuhan

Microrobot Magnetik Manipulasi Objek dengan Pusaran Cairan Tanpa Sentuhan
Para peneliti dari Max Planck Institute, University of Michigan, dan Cornell University berhasil menciptakan microrobot magnetik berukuran sekitar 300 mikrometer yang dapat memanipulasi objek kecil tanpa menyentuhnya secara langsung. Robot-robot kecil ini berputar ketika mendapat medan magnet dan menciptakan pusaran cairan di sekitarnya. Dengan berkerumun dalam jumlah banyak, robot-robot ini menghasilkan torsi fluida yang mampu memutar roda gigi, merakit struktur rumit, dan mengangkut benda-benda yang ukurannya jauh lebih besar dari mereka. Ini merupakan sebuah terobosan karena manipulasi terjadi tanpa kontak fisik, sehingga cocok untuk benda yang sangat rapuh. Penggunaan gaya hidrodinamika ini memungkinkan peneliti mengatur arah dan kecepatan putaran objek cukup dengan mengubah jumlah robot, kecepatan putarannya, atau bagaimana robot-robot itu disusun di dalam cairan. Hasilnya, microrobot dapat menggerakkan benda yang beratnya ribuan kali lipat dibanding robot individual. Salah satu aplikasi potensial dari teknologi ini adalah bidang medis. Microrobot bisa digunakan untuk membersihkan sumbatan di pembuluh darah, mengantarkan obat ke organ tertentu, atau merakit implan medis langsung di dalam tubuh dengan manipulasi yang sangat presisi dan minim risiko. Penemuan ini dipublikasikan di jurnal Science Advances dan diharapkan dapat membuka jalan baru di bidang manufaktur mikro dan teknologi kesehatan, dengan microrobot yang dapat beradaptasi dan mengorganisasi diri secara otomatis sesuai kebutuhan tugasnya.
26 Feb 2026, 18.20 WIB

Accenture Wajibkan Karyawan Senior Kuasai AI untuk Bisa Dipromosikan

Accenture Wajibkan Karyawan Senior Kuasai AI untuk Bisa Dipromosikan
Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini semakin menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja. Banyak perusahaan mulai memanfaatkan AI untuk mempermudah pekerjaan dan meningkatkan produktivitas. Salah satu perusahaan global yang menerapkan kebijakan terkait AI adalah Accenture. Accenture secara resmi mewajibkan penggunaan AI bagi staf senior seperti associate director dan senior manager agar bisa dipromosikan ke posisi lebih tinggi. Kebijakan ini tertuang dalam email internal perusahaan yang menegaskan bahwa adopsi teknologi AI adalah syarat penting dalam evaluasi talenta dan karier. Kebijakan ini tidak berlaku untuk staf di 12 negara Eropa dan divisi yang menangani kontrak pemerintah Amerika Serikat. Namun, secara keseluruhan, Accenture memberikan pelatihan AI generatif kepada lebih dari setengah jumlah total karyawan mereka, yaitu 550.000 dari total 780.000 orang. Accenture juga membangun kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan seperti OpenAI, Anthropic, dan Palantir untuk menyediakan pelatihan dan akses ke alat AI canggih seperti ChatGPT Enterprise dan Claude AI. Langkah ini menunjukkan upaya besar perusahaan dalam transformasi digital dan peningkatan skill karyawan. CEO Accenture, Julie Sweet, menekankan bahwa upskilling dalam waktu singkat adalah strategi utama perusahaan agar dapat bersaing di era AI. Ia juga memperingatkan bahwa karyawan yang tidak mampu mengikuti pelatihan dan adaptasi AI berisiko kehilangan pekerjaan. Kebijakan ini mencerminkan tren global di mana AI menjadi faktor penentu karier dan kesuksesan perusahaan.
26 Feb 2026, 04.51 WIB

Panasonic Luncurkan Rangkaian TV 2026 Canggih dan Terjangkau Meski Kerjasama Baru

Panasonic Luncurkan Rangkaian TV 2026 Canggih dan Terjangkau Meski Kerjasama Baru
Panasonic baru saja mengumumkan kerja sama strategis dengan Skyworth, produsen TV besar dari China, yang akan mulai berlaku pada April 2026. Untuk menunjukkan bahwa kerja sama ini tidak akan mengurangi kualitas dan inovasinya, Panasonic meluncurkan rangkaian TV 2026 yang luas dan canggih. Model tertinggi yang diperkenalkan adalah Z85C/Z86C, TV OLED terbaru yang menggunakan panel OLED SE untuk harga yang lebih terjangkau namun tetap menawarkan fitur unggulan seperti refresh rate 120Hz dan dukungan HDR Dolby Vision dan HDR10+. Model ini tersedia dalam ukuran 55 dan 65 inci dan menggunakan platform Fire TV atau Google TV. Di sisi TV LCD, Panasonic menghadirkan beberapa seri dengan teknologi Mini-LED yang memiliki ribuan zona local dimming dan fitur pengurangan silau bernama Glare Free Ultra. Model-model ini menawarkan refresh rate hingga 144Hz, dukungan VRR, dan kualitas warna yang tinggi mencapai 105% DCI-P3, cocok untuk para gamer dan pencinta film. Varian smart TV berbeda disediakan untuk pasar Inggris dan Eropa dengan Fire TV, Google TV, Roku, dan TiVo sebagai platform. Panasonic juga menyediakan pilihan berbagai ukuran layar dari 32 inci hingga 86 inci agar memenuhi kebutuhan berbagai pelanggan. Rangkaian TV 2026 dari Panasonic menegaskan komitmen untuk perkembangan teknologi dan variasi produk demi menghadapi persaingan pasar TV global, dan kemitraan dengan Skyworth diharapkan mendukung perluasan jangkauan serta efisiensi biaya produksi.
26 Feb 2026, 03.37 WIB

Trump Gagas Pledge Tenaga Listrik Mandiri untuk Perusahaan AI Demi Redam Kenaikan Biaya

Kenaikan biaya listrik di Amerika Serikat menjadi isu penting karena permintaan tenaga listrik yang terus meningkat, terutama dari pusat data AI yang sedang berkembang pesat. Presiden Donald Trump mengumumkan rencana untuk meminta perusahaan teknologi besar menyediakan secara mandiri kebutuhan daya listrik mereka melalui sebuah 'rate payer protection pledge'. Beberapa perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Google, Meta, Microsoft, dan OpenAI direncanakan akan mengikuti inisiatif tersebut dalam sebuah acara penandatanganan yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Maret. Namun, rincian mengenai isi janji dan aturan pengawasan untuk menjamin pelaksanaan komitmen masih minim. Meta telah mengambil langkah nyata dengan mengikat perjanjian 15 tahun untuk membiayai pembangunan tiga pembangkit gas di Louisiana guna menyuplai energi pusat data mereka. Namun, terdapat kekhawatiran dari warga lokal dan kelompok konsumen bahwa penggunaan pembangkit berbahan fosil akan mempengaruhi harga energi dan lingkungan setempat. Pusat data diperkirakan akan terus meningkatkan permintaan listrik hingga dua sampai tiga kali lipat pada tahun 2028. Inisiatif mempermudah perizinan dan pembangunan pembangkit baru, termasuk yang berbahan bakar fosil, menjadi bagian dari rencana pemerintah untuk mencapai keunggulan global dalam pengembangan AI. Namun, hambatan utama seperti penolakan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur energi baru dan keterbatasan pasokan peralatan membatasi akselerasi rencana tersebut. Demokrat, seperti Gubernur Abigail Spanberger dari Virginia, menekankan pentingnya menanggapi keluhan masyarakat tentang tingginya biaya listrik agar tidak menjadi isu politik lebih luas.
26 Feb 2026, 02.24 WIB

Space Beyond: Kirim Abu ke Luar Angkasa dengan Biaya Terjangkau Mulai Rp 4.16 juta ($249)

Setelah pengalaman pribadi mengubur keluarga di laut dan tidak bisa melacak abu mereka, Ryan Mitchell, mantan insinyur NASA dan Blue Origin, mengembangkan ide untuk mengirim abu jenazah ke ruang angkasa. Dia ingin menciptakan cara yang lebih baik dan dapat dilacak untuk memorial abu dengan biaya lebih murah dibandingkan layanan yang sudah ada. Mitchell mendirikan startup bernama Space Beyond yang menggunakan teknologi CubeSat untuk membawa abu hingga 1.000 orang dalam satu misi ke orbit menggunakan Falcon 9 SpaceX. Dengan konsep ini, Space Beyond dapat menawarkan harga mulai dari Rp 4.16 juta ($249) per klien, jauh lebih terjangkau dibandingkan perusahaan seperti Celestis yang menawarkan mulai dari Rp 50.10 ribu ($3.000) . Misi pertama Space Beyond dijadwalkan pada Oktober 2027 dengan peluncuran menggunakan Falcon 9 rideshare Transporter-22. CubeSat akan mengorbit pada ketinggian sekitar 550 kilometer dengan orbit sun-synchronous yang memungkinkan satelit melewati lokasi tertentu secara konsisten setiap beberapa hari, memberikan makna tambahan untuk keluarga yang memiliki memorial di satelit itu. Memorial abu di orbit hanya akan bertahan hingga 5 tahun sebelum satelit secara alami jatuh ke atmosfer bumi dan terbakar seperti bintang jatuh. Mitchell berharap pendekatan ini bisa memberikan kenyamanan psikologis karena memori orang yang meninggal diarahkan ke langit, bukan ke benda yang statis di darat seperti batu nisan. Meski risiko kegagalan peluncuran tetap ada, Space Beyond bekerja sama dengan SpaceX dan Arrow Science and Technology yang memiliki rekam jejak unggul dan menawarkan layanan pengiriman ulang gratis jika terjadi kegagalan. Space Beyond berkomitmen untuk membuat ruang angkasa lebih terjangkau, membuka peluang memorial angkasa bagi banyak orang.
26 Feb 2026, 01.49 WIB

Retakan Serpihan Sampah Antariksa Gagalkan Pulang Taikonaut Shenzhou-20

Pada November 2025, tiga astronot Tiongkok dalam misi Shenzhou-20 hampir mengalami kecelakaan serius saat mereka hendak kembali ke Bumi. Para astronot mengetahui ada retakan pada jendela kapsul pulang setelah menemukan tanda berbentuk segitiga yang mencurigakan. Ini menandai pertama kalinya dalam sejarah penerbangan luar angkasa Tiongkok terjadi keadaan darurat terkait kerusakan pesawat. Komandan Chen Dong awalnya berpikir tanda tersebut seperti daun yang menempel, namun segera menyadari hal itu tidak mungkin terjadi di luar angkasa. Setelah diperiksa, ternyata itu adalah akibat retakan yang bahkan menembus jendela kapsul mereka, memicu kekhawatiran keselamatan besar. Tim darat dan misi bantuan Shenzhou-21 pun segera dihubungi untuk memeriksa kondisi dan menentukan tindakan selanjutnya. Penundaan keberangkatan dari stasiun luar angkasa Tiangong dilakukan selama sembilan hari sampai kondisi kapsul dinyatakan aman. Selama proses itu, para taikonaut bekerja sama dengan tim darat dengan tenang dan terkoordinasi. Mereka akhirnya bisa kembali ke Bumi menggunakan kapsul Shenzhou-21 setelah menghabiskan 204 hari di orbit, sebuah rekor bagi astronot Tiongkok. Kejadian ini menunjukkan bahaya nyata dari sampah luar angkasa yang semakin banyak beredar di orbit Bumi. Sampah seperti roket bekas dan bagian kendaraan luar angkasa bisa mengenai pesawat berawak atau tanpa awak, mengancam keselamatan misi. Berbagai ide untuk menanggulangi sampah luar angkasa telah diajukan, tapi belum ada solusi yang siap diterapkan secara luas hingga kini. Insiden tersebut mengingatkan dunia atas pentingnya peningkatan teknologi dan prosedur keamanan dalam penerbangan luar angkasa. Untuk masa depan, negara-negara dengan program luar angkasa harus mengutamakan manajemen risiko untuk melindungi para astronot agar misi eksplorasi antariksa bisa terus berkembang dengan aman.
26 Feb 2026, 01.02 WIB

Samsung Galaxy S26: Harga Naik, Layar Privacy Canggih, dan Bixby Pintar

Samsung baru saja meluncurkan seri Galaxy S26 dengan tiga model utama: S26, S26 Plus, dan S26 Ultra. Seri ini mengalami kenaikan harga sekitar 30 sampai 100 poundsterling di Inggris dan kenaikan harga khusus pada model dasar di Amerika Serikat, yang disebabkan oleh kelangkaan chip memori global yang memengaruhi biaya produksi. Semua model sekarang dimulai dengan kapasitas memori 256GB, menghilangkan opsi 128GB yang sebelumnya lebih murah. Kenaikan harga ini juga disertai dengan beberapa fitur canggih, seperti layar privacy baru yang menghitamkan tampilan dari sudut, memberikan perlindungan privasi ketika pengguna berada di lingkungan ramai. Bixby, asisten virtual Samsung, mendapatkan pembaruan signifikan dan sekarang bisa merespons perintah bahasa alami untuk mengubah pengaturan ponsel. Misalnya, pengguna dapat meminta Bixby melakukan pengaturan mode layar atau penerangan tanpa harus tahu nama fitur tersebut, memudahkan akses ke fitur-fitur kompleks yang biasanya tersembunyi. Kamera di Samsung Galaxy S26 Ultra juga ditingkatkan dengan sensor utama 200MP dan aperture lebih besar, membuat foto dan video malam hari lebih cerah dan minim noise. Ada juga alat pengeditan gambar berbasis AI yang memungkinkan pengguna menambahkan atau menghapus elemen dari foto hanya dengan perintah teks. Seri Galaxy S26 hadir dengan bodi yang lebih ringan dan tipis dibanding pendahulunya, meskipun kapasitas baterai tetap sama. Fitur pengisian daya cepat 60 watt memungkinkan pengisian hingga 75% dalam 30 menit, dan pengisian nirkabel 25 watt hadir tanpa magnet bawaan, menyesuaikan dengan tren pengguna yang lebih banyak memakai casing.
26 Feb 2026, 01.00 WIB

Gemini AI Google Kini Bisa Pesan Uber dan Makanan Otomatis di Ponsel

Google merilis pengembangan terbaru dari AI mereka yang bernama Gemini, dengan kemampuan baru untuk melakukan automasi tugas seperti memesan Uber atau DoorDash secara mandiri di beberapa ponsel terbaru, termasuk Pixel 10 dan Samsung Galaxy S26. Ini menandai kemajuan nyata agar AI menjadi lebih seperti asisten pribadi. Fitur task automation pada Gemini bekerja dengan cara membuka aplikasi dalam jendela virtual dan secara otomatis melanjutkan proses pemesanan langkah demi langkah. Pengguna dapat mengamati proses tersebut, menghentikannya, mengambil alih kendali, atau membiarkannya berjalan di latar belakang dengan mudah. Gemini juga akan meminta perhatian pengguna jika ada pilihan yang harus diputuskan, atau jika produk yang diinginkan habis stok. Setelah proses selesai, Gemini akan mengingatkan pengguna untuk memeriksa dan melakukan konfirmasi akhir pada pesanan atau pemesanan. Google sedang mendorong platform Android untuk mendukung teknologi ini lebih luas, dengan tools seperti MCP dan Android app functions untuk memudahkan developer aplikasi mengintegrasikan automasi AI. Fitur ini akan semakin diperluas di rilis Android berikutnya, yang disebut Android 17. Saat ini, fitur automasi baru ini terbatas di beberapa aplikasi dan negara tertentu sebagai uji coba awal. Google mengajak komunitas developer untuk bekerja sama agar teknologi AI ini bisa berkembang dengan baik tanpa mengganggu pengalaman aplikasi yang sudah ada.
Setelahnya

Baca Juga

  • Humanoids go mainstream as China’s robotics champions appear at CCTV spectacle

  • Bos Microsoft Ramal AI Gantikan Karyawan Kantoran dalam 18 Bulan

  • Front Baru AI dan Perangkat Pintar

  • Terobosan Teknologi Global

  • Gejolak Tekno-Ekonomi

  • Frontier Teknologi Terkini

  • Semua berita penting dari KTT Dampak AI India yang sedang berlangsung

  • Google adds music-generation capabilities to the Gemini app

  • Revolusi AI Chip 2026

  • Inovasi Teknologi Terdepan