
Sebuah perusahaan Tiongkok, Hunan Tyen dari Changan, telah menciptakan perangkat baru yang disebut Power Turbine Generator (PTG) untuk mengatasi masalah utama kendaraan listrik yakni keterbatasan jarak tempuh. Perangkat ini dapat dipasang dan dilepas sesuai kebutuhan, memungkinkan kendaraan listrik menempuh jarak lebih jauh tanpa harus menambah baterai besar.
PTG bekerja dengan menghasilkan listrik dari bahan bakar melalui sistem turbin yang efisien dan kompak. Dengan teknologi simulasi canggih, desain internalnya memaksimalkan aliran udara dan performa komponen-komponennya, seperti bantalan bola dan kompresor, sehingga meningkatkan efisiensi konversi energi.
Keunggulan utama PTG selain ukuran yang lebih kecil dan daya yang lebih tinggi, adalah kemampuannya untuk menggunakan berbagai jenis bahan bakar. Ini membuat perangkat sangat fleksibel, cocok untuk pengemudi yang jarang memerlukan jarak jauh, tetapi membutuhkan cadangan ketika melakukan perjalanan jauh.
Selain untuk mobil penumpang, teknologi ini juga memiliki potensi aplikasi lainnya, seperti sistem tenaga portabel dan kendaraan udara tanpa awak. Dengan keberadaan PTG, ketergantungan pada baterai besar yang berat dan mahal dapat dikurangi, membantu menekan biaya dan meningkatkan daya jelajah kendaraan listrik.
PTG diharapkan bisa membantu mengatasi kecemasan jarak tempuh yang sering dialami pengguna mobil listrik terutama di wilayah dengan infrastruktur pengisian yang masih kurang, serta memberikan solusi praktis untuk kondisi cuaca buruk dan penggunaan kecepatan tinggi yang biasanya mengurangi jarak tempuh baterai.