
Particle adalah aplikasi berita baru dari mantan insinyur Twitter yang kini bisa menggabungkan berita dari web dengan potongan podcast. Dengan fitur Podcast Clips, aplikasi ini mengekstrak momen-momen penting dari podcast sehingga kamu bisa mendengarkan komentar singkat saat membaca berita tanpa harus memutar keseluruhan podcast yang panjang.
Kamu juga diberi pilihan untuk membaca transkrip yang menyoroti kata-kata saat diucapkan, membuat pengalaman mengikuti berita jadi lebih interaktif dan mudah dipahami. CEO Particle, Sara Beykpour, menjelaskan bahwa mereka menggunakan teknologi AI untuk menghubungkan bagian podcast yang relevan dengan setiap berita, sehingga satu podcast yang membahas banyak topik bisa dipecah menjadi klip-klip yang berkaitan dengan cerita tertentu.
Podcast kini jadi sumber berita yang makin dipercaya dan penting. Teknologi ini penting karena banyak tokoh teknologi dan pejabat publik yang memilih podcast untuk menyampaikan pernyataan penting, bukan media tradisional. Selain itu, Particle menggunakan teknologi dari ElevenLabs untuk transkripsi, tapi cara mereka menentukan tepatnya bagian mana yang harus dipotong adalah rahasia perusahaan.
Fitur Podcast Clips memungkinkan kamu bahkan melihat daftar semua podcast yang membahas seorang tokoh terkenal, contoh CEO OpenAI, lengkap dalam satu halaman. Selain itu, Particle juga meluncurkan langganan berbayar bernama Particle+ yang menambah kemampuan seperti memilih suara dalam audio, meringkas berita dengan gaya penulisan favorit, dan fitur AI chatbot untuk pertanyaan pribadi.
Tidak hanya itu, versi Android terbaru menghadirkan konten berita yang lebih aktual, misalnya soal Olimpiade Musim Dingin 2026, serta tambahan halaman definisi entitas dan topik terkait. Menariknya, sebagian besar pengguna Particle ada di luar Amerika Serikat, dengan India sebagai pasar terbesar kedua.