Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Sorotan Inovasi Global: Sains & Teknologi

Share

Kumpulan berita ini menghadirkan terobosan dan perkembangan terkini dalam sains dan teknologi, mulai dari material canggih dan energi terbarukan, penelitian biomedis, robotika, hingga penemuan astronomi dan pemantauan cuaca. Ada juga sorotan khusus pada inovasi lokal di Indonesia dan isu lingkungan global.

24 Feb 2026, 19.54 WIB

Kelahiran Bayi Pertama dari Transplantasi Rahim Donor Meninggal di Inggris

Kelahiran Bayi Pertama dari Transplantasi Rahim Donor Meninggal di Inggris
Grace Bell adalah wanita Inggris yang lahir dengan kondisi MRKH sehingga tidak memiliki rahim yang bisa digunakan untuk kehamilan. Kondisi ini membuatnya hanya bisa memilih untuk memiliki anak lewat surrogasi atau transplantasi rahim yang masih baru dan eksperimental. Pada Juni 2024, Grace menerima transplantasi rahim dari seorang donor yang sudah meninggal melalui operasi selama 10 jam di The Churchill Hospital, Oxford. Prosedur ini adalah bagian dari uji coba yang menguji keampuhan penggunaan rahim dari donor meninggal untuk kehamilan. Setelah operasi transplantasi, Grace dan suaminya menjalani prosedur IVF dimana embrio ditanam ke rahim barunya sehingga ia bisa mengandung secara alami. Pada Desember 2025, bayi laki-laki bernama Hugo lahir di Queen Charlotte’s and Chelsea Hospital di London. Keberhasilan ini menunjukan kemajuan riset selama 25 tahun yang dipimpin oleh Professor Richard Smith dan membuka harapan bagi sekitar 5.000 wanita di Inggris yang mengalami kondisi serupa untuk bisa merasakan kehamilan dan melahirkan secara alami. Meskipun transplantasi rahim memerlukan pemakaian obat-obatan imunosupresan yang ketat dan rencana untuk mengangkat rahim setelah kehamilan kedua demi kesehatan jangka panjang Grace, langkah ini adalah inovasi besar dalam bidang pengobatan reproduksi yang memungkinkan lebih banyak wanita menjadi ibu.
24 Feb 2026, 19.41 WIB

Inovasi Robot Pengisi Daya Atas Head di China Permudah Charging Mobil Listrik

Inovasi Robot Pengisi Daya Atas Head di China Permudah Charging Mobil Listrik
Di China, sebuah teknologi baru yang menggunakan robot pengisi daya bergerak di atas rel di garasi parkir mulai diterapkan. Sistem ini memungkinkan satu robot melayani banyak mobil tanpa harus memasang charger di setiap tempat parkir, sehingga menghemat biaya dan ruang. Pengguna kendaraan listrik dapat mengaktifkan layanan pengisian daya lewat aplikasi WeChat atau dengan memindai QR code. Robot kemudian akan bergerak secara otomatis menuju mobil dan menghubungkan kabel pengisian ke port mobil menggunakan kamera dan sensor. Meskipun kecepatan pengisian lebih rendah dibandingkan pengisi daya cepat DC, sistem ini sangat cocok untuk lokasi di mana kendaraan diparkir dalam waktu lama seperti perkantoran, pusat belanja, atau komplek perumahan. Perusahaan seperti LiAuto, CGXi, dan Wave Charging memimpin inovasi ini di China, dengan beberapa mulai memperluas teknologi ke negara lain. Pemerintah Beijing bahkan berencana mengoperasikan hingga 1.000 robot pengisi daya di berbagai titik parkir. Solusi serupa mulai muncul di negara lain seperti Amerika Serikat dengan sistem pengisian otomatis yang juga diharapkan membantu pengisian kendaraan listrik secara praktis dan efisien di tempat parkir terbatas.
24 Feb 2026, 16.10 WIB

Indonesia Peringkat Teratas Dunia dalam Survei Kebahagiaan dan Optimisme Warga

Indonesia Peringkat Teratas Dunia dalam Survei Kebahagiaan dan Optimisme Warga
Sebuah survei besar yang dilakukan oleh Universitas Harvard dan Gallup menemukan bahwa masyarakat Indonesia merupakan salah satu yang paling bahagia dan optimis di dunia. Survei ini melibatkan lebih dari 203.000 orang dari 22 negara yang dikaji melalui berbagai indikator, termasuk kesehatan, kebahagiaan, makna hidup, dan hubungan sosial. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan temuan ini dalam pidatonya di World Economic Forum 2026. Meskipun Indonesia bukanlah negara terkaya, masyarakatnya memiliki tingkat kesejahteraan yang tinggi karena kuatnya hubungan sosial dan karakter pro-sosial, yang merupakan faktor penting dalam mendukung komunitas yang harmonis dan bahagia. Studi tersebut juga menunjukkan bahwa negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris justru memiliki skor lebih rendah dalam hal makna hidup dan hubungan sosial. Jepang bahkan berada di posisi terendah dengan skor paling rendah dalam survei tersebut, meskipun masyarakatnya secara ekonomi lebih maju. Peneliti menekankan bahwa kebahagiaan adalah sesuatu yang multidimensi dan tidak hanya tergantung pada kekayaan atau kesehatan fisik. Faktor spiritualitas, komunitas, dan hubungan interpersonal memiliki peran besar dalam menciptakan kehidupan yang bermakna dan bahagia. Temuan ini menjadi pengingat penting bahwa negara berkembang seperti Indonesia dapat menjadi contoh dalam pencapaian kesejahteraan menyeluruh, menunjukkan bahwa kebahagiaan warga lebih kompleks dan beragam daripada sekedar materi ekonomi.
24 Feb 2026, 15.45 WIB

Kebijakan Trump Melunak ke China Picu Ketegangan Soal Keamanan Nasional AS

Kebijakan Trump Melunak ke China Picu Ketegangan Soal Keamanan Nasional AS
Presiden AS Donald Trump mengambil langkah baru dengan mengizinkan ekspor chip Nvidia H200 yang canggih ke China, meskipun sebelumnya penjualan chip ini dilarang keras. Kebijakan ini mengikuti gencatan senjata perdagangan yang dicapai antara AS dan China pada Oktober 2025, menunjukkan adanya pelemahan sikap keras Trump terhadap China. Langkah pemerintahan Trump tidak hanya soal ekspor chip, tapi juga termasuk penangguhan berbagai tindakan keamanan teknologi yang sebelumnya ditujukan untuk membatasi pengaruh Beijing di sektor teknologi AS. Ini termasuk penangguhan larangan terhadap operasi perusahaan China seperti China Telecom dan penjualan alat dari TP-Link. Partai Demokrat di DPR AS sangat mengkritik keputusan ini. Mereka menilai bahwa kebijakan tersebut membahayakan keamanan nasional AS demi menjaga hubungan relatif stabil dengan China. Beberapa anggota partai Demokrat bahkan mengirim surat resmi ke Menteri Perdagangan untuk meminta penjelasan mengenai dampak keamanan dari keputusan tersebut. Selain itu, ada kekhawatiran bahwa lembaga yang bertugas menilai ancaman teknologi asing di AS diarahkan untuk fokus pada ancaman dari negara lain selain China. Kementerian Perdagangan AS dan Kedutaan China tidak segera merespon permintaan komentar terkait kebijakan ini. Presiden Trump sendiri dijadwalkan melakukan kunjungan ke China pada akhir Maret hingga awal April 2026 untuk bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Langkah ini diharapkan untuk memperkuat hubungan antar kedua negara, meskipun masih penuh tantangan dan ketegangan terkait masalah keamanan teknologi.
24 Feb 2026, 14.39 WIB

Canva Perkuat Kreativitas dan Pemasaran dengan Akuisisi Startup Animasi dan AI

Canva Perkuat Kreativitas dan Pemasaran dengan Akuisisi Startup Animasi dan AI
Canva mengumumkan akuisisi dua startup, Cavalry yang bergerak di bidang animasi 2D dan Mango AI yang fokus pada peningkatan performa iklan menggunakan AI. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Canva untuk memperluas fitur dan kapabilitas desain serta pemasaran dalam platformnya. Cavalry adalah startup asal Inggris yang menyediakan tools animasi untuk berbagai industri seperti iklan, marketing, dan gaming. Akuisisi ini akan menambah kemampuan motion editing pada Affinity, suite kreatif profesional yang sebelumnya diakuisisi Canva dan sudah diunduh lebih dari lima juta kali. Mango AI merupakan startup yang membangun sistem pembelajaran penguatan untuk meningkatkan performa iklan video. Pendiri Mango AI, yang sebelumnya bekerja di Netflix dan Roblox, kini bergabung ke Canva untuk memimpin pengembangan algoritma dan produk pemasaran. Selain akuisisi ini, Canva juga telah meluncurkan Canva Grow, sebuah alat pertumbuhan yang mendukung pembuatan aset serta pengukuran kinerja pemasaran, yang saat ini menunjukkan hasil positif terutama untuk konten statis yang dipublikasikan di platform Meta. Dengan tambahan fitur animasi dan AI pemasaran, Canva berharap dapat menyediakan solusi lengkap untuk kebutuhan kreatif dan pemasaran profesional, memperkuat posisi perusahaan yang telah mencapai pendapatan tahunan sebesar 4 miliar dolar dengan lebih dari 265 juta pengguna.
24 Feb 2026, 12.15 WIB

Investasi Besar Amerika-AS dan India Perkuat Ekosistem AI Global di Asia

Perusahaan teknologi besar asal Amerika Serikat seperti Amazon, Microsoft, Meta, dan Alphabet memperluas pengaruh mereka di Asia melalui investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (AI) di India. Diperkirakan, investasi hyperscaler global dalam AI tahun ini mencapai Rp 11.69 quadriliun (US$700 miliar) atau sekitar Rp 11.000 triliun. Microsoft mengumumkan rencana investasi sebesar Rp 835.00 triliun (US$50 miliar) khusus untuk pengembangan AI di kawasan Global South termasuk India hingga akhir dekade. Selain itu, OpenAI dan AMD menggandeng Tata Group, perusahaan asal India, untuk memperkuat kemampuan AI di negara tersebut. Di sisi lokal, konglomerasi besar India seperti Reliance Industries dan Adani Group menyiapkan investasi masing-masing Rp 1.84 quadriliun (US$110 miliar) dan Rp 1.67 quadriliun (US$100 miliar) untuk membangun data center dan infrastruktur digital AI dalam 10 tahun ke depan. Ini menunjukkan betapa seriusnya India dalam membangun ekosistem teknologi mereka. Selain investasi korporasi, kerja sama bilateral antara pemerintah AS dan India juga semakin erat dengan penandatanganan kesepakatan Pax Silica yang bertujuan mengamankan rantai pasok teknologi berbasis silikon di masa depan. Tokoh penting dunia teknologi pun turut hadir dalam acara ini. Meski ada potensi besar, sejumlah analis menilai India masih menghadapi tantangan dalam menarik modal ventura dan memperbaiki iklim usaha di sektor AI. Namun, dengan talenta teknik yang kuat dan kemitraan yang semakin erat, India dapat menjadi kekuatan besar dalam pengembangan AI di masa depan.
24 Feb 2026, 11.45 WIB

Waspada Risiko Data Pribadi Saat Ikut Tren Karikatur AI Viral

Saat ini banyak orang sedang mengikuti tren membuat foto animasi atau karikatur menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Mereka mengunggah foto pribadi dan informasi tentang diri seperti pekerjaan, hobi, dan keluarga untuk mendapatkan gambar menarik versi animasi. Namun, di balik keseruan ini ada risiko keamanan digital yang serius yang perlu diketahui. Para ahli dari Kaspersky menjelaskan bahwa saat pengguna memberikan begitu banyak data kepada alat AI, termasuk nama, jabatan, lokasi, dan foto, mereka tidak sadar telah membentuk profil digital lengkap yang bisa saja disalahgunakan oleh penjahat siber. Profil digital ini memungkinkan penipu membuat skema penipuan yang sangat personal dan meyakinkan karena berisi informasi detail tentang korban, seperti tempat kerja dan keluarga, yang biasanya tidak dimiliki penipu dalam penipuan phishing biasa. Risiko ini makin tinggi di Asia Pasifik di mana penggunaan AI sangat luas namun literasi keamanan siber masih rendah, sehingga pengguna mudah tertipu oleh rekayasa sosial yang menggunakan data dari tren karikatur AI. Sebagai antisipasi, Kaspersky menyarankan agar pengguna berhati-hati dan tidak memasukkan data yang mudah dikenali pada platform AI, menghindari foto dengan logo atau dokumen penting, serta selalu membaca kebijakan privasi layanan untuk memahami bagaimana data mereka digunakan.
24 Feb 2026, 04.46 WIB

Investor AI Mulai Hilangkan Loyalitas, Berani Investasi di Dua Rival Sekaligus

Dalam dunia kecerdasan buatan (AI), persaingan pendanaan semakin sengit setelah OpenAI dan Anthropic masing-masing mendapatkan suntikan dana yang sangat besar. OpenAI akan mengamankan putaran pendanaan 100 miliar dolar, sementara Anthropic baru saja menutup 30 miliar dolar. Namun, yang menarik adalah banyak investor yang berani mendukung kedua perusahaan yang secara langsung bersaing ini. Investor ternama seperti Sequoia Capital, Founders Fund, dan BlackRock diketahui berinvestasi di kedua startup sekaligus. Meskipun hal ini sudah biasa bagi dana hedge fund atau manajer aset yang mengelola investasi publik, ini cukup mengejutkan untuk venture capital yang biasanya menjaga loyalitas investor kepada satu startup saja. Sam Altman, CEO OpenAI yang juga mantan presiden Y Combinator, pernah memperingatkan investor untuk tidak melakukan investasi aktif di rival-rival OpenAI seperti Anthropic. Hal ini bertujuan untuk melindungi informasi bisnis rahasia dan kepentingan OpenAI. Namun, Altman mengakui bahwa jika investasinya tidak aktif, maka tidak ada batasan bagi investor. Perubahan besar di ekosistem investasi AI terjadi karena kebutuhan dana yang sangat besar dan potensi keuntungan yang tinggi. Ini mendorong beberapa investor melewati batas loyalitas konvensional, bahkan membuka kemungkinan konflik kepentingan yang sebelumnya dihindari oleh venture capital. Beberapa venture capital masih setia hanya mendukung salah satu dari kedua perusahaan, misalnya Andreessen Horowitz yang mendukung OpenAI tapi belum Anthropic, dan Menlo Ventures yang mendukung Anthropic. Namun, tren ini mungkin tidak bertahan lama karena tekanan besar dari kebutuhan pendanaan besar-besaran di sektor AI.
24 Feb 2026, 02.18 WIB

AI Pada Tiga Front: Kecerdasan, Kecepatan, dan Biaya Skala Besar

Michael Gerstenhaber, VP produk di Google Cloud yang fokus pada Vertex AI, berbagi wawasan menarik tentang bagaimana model AI saat ini menghadapi tantangan bukan hanya soal kecerdasan, tapi juga waktu respons dan biaya operasional. Vertex AI sebagai platform menyediakan alat untuk pengembang membangun aplikasi berbasis AI agentic, meskipun aplikasi itu sendiri dibuat oleh perusahaan lain. Google memiliki keunggulan unik karena mengontrol seluruh rantai teknologi dari perangkat keras, infrastruktur, hingga aplikasi AI yang mendukung. Hal ini memungkinkan mereka mengoptimalkan performa dan biaya secara lebih efektif dibandingkan perusahaan lain yang hanya fokus bagian tertentu. Gerstenhaber memecah batasan model AI menjadi tiga: model dengan kecerdasan tinggi tapi lambat, model yang cepat tapi kecerdasannya harus cukup dalam waktu singkat, dan model yang bisa dijalankan secara murah dalam skala sangat besar untuk kebutuhan seperti moderasi konten internet secara massal. Meskipun teknologi agentic AI sangat menjanjikan dan sudah cukup matang dalam dua tahun terakhir, adopsinya masih terbatas karena infrastruktur pendukung seperti audit, keamanan data, dan pola otorisasi masih harus dibangun. Di bidang pengembangan perangkat lunak sudah lebih cepat, sebab penggunaan AI terintegrasi dengan budaya pengembangan yang aman dan terstruktur. Gerstenhaber menegaskan bahwa investasi dalam pengembangan pola dan sistem pendukung untuk agentic AI akan memungkinkan teknologi ini menyebar ke berbagai bidang profesi lain, bukan hanya software engineering. Ini adalah tantangan sekaligus peluang besar bagi perkembangan AI di masa depan.
23 Feb 2026, 20.20 WIB

Mikroplastik dari Ban Terbawa Angin hingga Greenland Ancaman Ekosistem

Seorang peneliti bernama Kristian Louis Jensen melakukan penelitian untuk menelusuri jejak mikroplastik di daerah yang sangat alami, yaitu Greenland. Ia menggunakan alat bernama Plastsaq yang mampu mengumpulkan sampel air permukaan berisi puing plastik, termasuk dari ban kendaraan. Penelitian ini membuka fakta bahwa mikroplastik tidak hanya ditemukan di kota-kota besar saja. Jensen mendapati banyak partikel mikroplastik bahkan di gletser di Greenland Timur, yang menandakan bahwa partikel itu terbawa angin bisa sejauh ribuan kilometer. Hal ini menunjukkan bahwa wilayah Arktik menjadi penyerap polusi dunia, yang sebelumnya dianggap sangat bersih dan alami. Saat ini, lebih dari lima miliar ban beredar di seluruh dunia dan selama masa pakainya, ban kehilangan 10%-30% massanya yang berubah menjadi debu beracun. Debu ini kemudian mengendap di lingkungan dan memasuki rantai makanan manusia, yang bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan lingkungan. Partikel mikroplastik dari ban membawa dampak negatif pada ekosistem di Greenland, seperti bahan kimia 6PPD yang bisa mematikan ikan salmon Coho dan menyebabkan kelainan pada telur ikan kod Atlantik. Kerusakan ini juga mengancam keberlangsungan perikanan nasional di daerah tersebut. Selain merusak ekosistem, polusi mikroplastik juga menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat adat di Greenland. Dengan semakin meluasnya masalah ini, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan melakukan tindakan agar polusi mikroplastik tidak semakin memperburuk kondisi lingkungan dan kesehatan manusia.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • Lompatan Teknologi Global

  • Dari Reaktor ke Ramadan

  • Jejak Teknologi Masa Depan

  • Robot humanoid tampilkan kung fu mabuk dengan nunchaku di Gala Musim Semi China

  • Gelombang Teknologi Pintar

  • Dinamika AI Global 2026

  • Humanoids go mainstream as China’s robotics champions appear at CCTV spectacle

  • Sorotan Inovasi Global: Sains & Teknologi

  • Frontier Otomasi & AI

  • AI menciptakan hewan buatan yang seiring waktu mengembangkan penglihatan yang berfungsi tanpa instruksi