
Courtesy of Forbes
Mengapa Setiap Kelompok Teman Memiliki Peran Psikologis yang Sama?
Membantu pembaca memahami mengapa kelompok pertemanan biasanya terdiri dari tipe kepribadian tertentu dan bagaimana mengenali peran ini dapat memperdalam pemahaman tentang teman dan diri sendiri untuk pertumbuhan pribadi dan kestabilan kelompok.
26 Feb 2026, 21.30 WIB
82 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Peran sosial dalam kelompok teman adalah hasil dari interaksi yang berulang dan saling melengkapi.
- Identitas individu sering kali dibentuk melalui umpan balik sosial dari teman-teman mereka.
- Kelompok yang terdiri dari anggota dengan kepribadian yang beragam dapat berfungsi lebih baik daripada kelompok dengan kepribadian yang serupa.
Kelompok pertemanan sering kali terlihat memiliki anggota yang menjalankan peran yang serupa, seperti perencana, penguat emosional, atau yang kadang menghilang dan kembali tanpa masalah. Hal ini bukan kebetulan tapi merupakan hasil alami dari pola hubungan sosial yang membuat orang mengisi peran tertentu secara organik.
Penelitian psikologi sosial menunjukkan bahwa kelompok yang efektif terdiri dari orang-orang yang memainkan peran yang melengkapi satu sama lain, bukan yang sama. Peran ini membantu kelompok berfungsi dengan lancar karena setiap orang mengisi kekosongan yang tidak diisi oleh anggota lain.
Teori kepribadian Big Five yang meliputi keterbukaan, kehati-hatian, ekstroversi, kesopanan, dan neurotisisme menunjukkan bagaimana sifat-sifat ini membentuk gaya interpersonal tertentu. Sifat-sifat ini membantu memperkirakan peran yang akan diambil seseorang dalam kelompoknya.
Ketika seseorang dianggap sebagai ‘si perencana’ atau ‘teman yang bijak secara emosional’ oleh kelompoknya, identitas ini mulai terbentuk melalui proses yang disebut reflected appraisal atau cerminan penilaian sosial. Orang kemudian berperilaku sesuai dengan peran yang dipersepsikan ini, memperkuat keutuhan kelompok dan membuat hubungan menjadi lebih aman.
Namun, peran sosial yang mengakar ini juga bisa membuat perubahan dalam kelompok menjadi sulit karena membuat harapan yang stabil dan meminimalisir ketidakpastian. Meski begitu, stabilitas ini penting untuk menciptakan rasa aman dan kohesi di antara anggota kelompok.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/traversmark/2026/02/26/every-friend-group-has-these-personality-types-which-one-are-you/
[1] https://www.forbes.com/sites/traversmark/2026/02/26/every-friend-group-has-these-personality-types-which-one-are-you/
Analisis Ahli
Susan Fiske (Profesor Psikologi Terapan)
"Peran dalam kelompok bukan hanya memudahkan interaksi, melainkan juga menjadi fondasi bagi pembentukan kepercayaan dan kohesi sosial jangka panjang."
Daniel Goleman (Psikolog, Ahli Inteligensi Emosional)
"Peran emosional dalam kelompok sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan membantu anggota lain mengelola stres serta konflik."
Analisis Kami
"Fakta bahwa peran sosial dalam kelompok pertemanan terbentuk secara alami menegaskan betapa kuatnya pengaruh dinamika sosial terhadap pembentukan identitas individu. Namun, kecenderungan ini juga bisa membatasi perubahan dan perkembangan individu jika terlalu terpaku pada stereotip peran yang melekat."
Prediksi Kami
Ke depan, semakin banyak orang yang menyadari pentingnya memahami peran dalam kelompok mereka akan mampu menciptakan hubungan sosial yang lebih harmonis dan mendukung pertumbuhan pribadi serta komunikasi yang lebih efektif.





