
Courtesy of TechCrunch
Particle Hadirkan Fitur Podcast Clips, Mempermudah Update Berita Lewat Audio
Memberikan cara baru yang lebih efektif dan interaktif bagi pengguna untuk mendapatkan berita terkini dengan menambahkan klip podcast relevan sehingga pembaca bisa langsung mendengar pendapat atau komentar penting tanpa harus mendengarkan keseluruhan podcast.
23 Feb 2026, 23.55 WIB
180 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Particle mengintegrasikan podcast dengan berita untuk memberikan konteks tambahan.
- Fitur Klip Podcast memungkinkan pengguna mendengarkan komentar singkat tanpa harus mendengarkan seluruh podcast.
- Particle+ menawarkan fitur premium dengan biaya bulanan yang terjangkau.
Particle adalah aplikasi berita baru dari mantan insinyur Twitter yang kini bisa menggabungkan berita dari web dengan potongan podcast. Dengan fitur Podcast Clips, aplikasi ini mengekstrak momen-momen penting dari podcast sehingga kamu bisa mendengarkan komentar singkat saat membaca berita tanpa harus memutar keseluruhan podcast yang panjang.
Kamu juga diberi pilihan untuk membaca transkrip yang menyoroti kata-kata saat diucapkan, membuat pengalaman mengikuti berita jadi lebih interaktif dan mudah dipahami. CEO Particle, Sara Beykpour, menjelaskan bahwa mereka menggunakan teknologi AI untuk menghubungkan bagian podcast yang relevan dengan setiap berita, sehingga satu podcast yang membahas banyak topik bisa dipecah menjadi klip-klip yang berkaitan dengan cerita tertentu.
Podcast kini jadi sumber berita yang makin dipercaya dan penting. Teknologi ini penting karena banyak tokoh teknologi dan pejabat publik yang memilih podcast untuk menyampaikan pernyataan penting, bukan media tradisional. Selain itu, Particle menggunakan teknologi dari ElevenLabs untuk transkripsi, tapi cara mereka menentukan tepatnya bagian mana yang harus dipotong adalah rahasia perusahaan.
Fitur Podcast Clips memungkinkan kamu bahkan melihat daftar semua podcast yang membahas seorang tokoh terkenal, contoh CEO OpenAI, lengkap dalam satu halaman. Selain itu, Particle juga meluncurkan langganan berbayar bernama Particle+ yang menambah kemampuan seperti memilih suara dalam audio, meringkas berita dengan gaya penulisan favorit, dan fitur AI chatbot untuk pertanyaan pribadi.
Tidak hanya itu, versi Android terbaru menghadirkan konten berita yang lebih aktual, misalnya soal Olimpiade Musim Dingin 2026, serta tambahan halaman definisi entitas dan topik terkait. Menariknya, sebagian besar pengguna Particle ada di luar Amerika Serikat, dengan India sebagai pasar terbesar kedua.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/23/particles-ai-news-app-listens-to-podcasts-for-interesting-clips-so-you-you-dont-have-to/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/23/particles-ai-news-app-listens-to-podcasts-for-interesting-clips-so-you-you-dont-have-to/
Analisis Ahli
Sara Beykpour
"Teknologi embedding dan AI memungkinkan kami mengaitkan konten podcast dengan berita secara tepat sehingga pengguna mendapat gambaran lengkap dari berbagai perspektif yang relevan."
Analisis Kami
"Integrasi podcast dengan berita dalam aplikasi seperti Particle memperlihatkan bagaimana teknologi AI dapat mengubah cara kita mengonsumsi berita menjadi lebih interaktif dan personal. Pendekatan ini tidak hanya mempermudah akses informasi penting dari sumber audio, tetapi juga mengubah dinamika penyebaran berita di era digital."
Prediksi Kami
Penggunaan podcast sebagai sumber berita utama akan semakin meningkat dan aplikasi berita akan semakin mengintegrasikan konten audio secara otomatis untuk memberikan pemahaman berita yang lebih mendalam dan cepat.





