Baterai Ramah Lingkungan dari Air Rendaman Tahu Tahan Hingga 120.000 Siklus
Courtesy of InterestingEngineering

Baterai Ramah Lingkungan dari Air Rendaman Tahu Tahan Hingga 120.000 Siklus

Mengembangkan baterai berbasis air yang ramah lingkungan, aman, dan tahan lama dengan menggunakan bahan dari air rendaman tahu (tofu brine) sebagai elektrolit, serta menguji potensinya untuk aplikasi praktis terutama dalam penyimpanan energi terbarukan dan cadangan listrik.

21 Feb 2026, 15.19 WIB
190 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Baterai berbasis brine tahu menawarkan stabilitas siklus pengisian yang luar biasa.
  • Baterai ini lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan baterai lithium-ion.
  • Penelitian ini menunjukkan potensi besar untuk aplikasi dalam penyimpanan energi terbarukan.
Hong Kong, Republik Rakyat Tiongkok - Para peneliti dari City University of Hong Kong dan Southern University of Science and Technology mengembangkan baterai baru dengan menggunakan air rendaman tahu (tofu brine) sebagai bahan utama. Baterai ini menggunakan elektrode organik dan elektrolit yang netral dan tidak beracun, menjadikannya ramah lingkungan dan sangat aman digunakan dibandingkan baterai lithium-ion yang biasa dipakai.
Salah satu keunggulan utama baterai ini adalah daya tahan siklus pengisian yang sangat lama, lebih dari 120.000 kali, jauh melampaui baterai konvensional yang hanya sampai ribuan siklus. Ini berarti baterai ini bisa dipakai bertahun-tahun tanpa perlu diganti, yang sangat bagus untuk aplikasi penyimpanan energi besar seperti di pembangkit listrik tenaga surya atau angin.
Karena menggunakan elektrolit netral dan berbahan dasar air, baterai ini tidak bersifat asam maupun mudah terbakar, sehingga sangat aman digunakan tanpa risiko kebakaran atau polusi lingkungan. Namun, kapasitas energi baterai ini belum setinggi baterai lithium-ion, sehingga kurang cocok untuk aplikasi yang membutuhkan energi besar dalam volume kecil seperti ponsel atau kendaraan listrik.
Walaupun masih dalam tahap penelitian, baterai ini punya potensi besar untuk mengatasi masalah limbah dan bahaya yang sering muncul dari baterai konvensional. Dengan siklus umur yang panjang dan bahan yang murah serta ramah lingkungan, teknologi ini sangat menjanjikan untuk masa depan penyimpanan energi hijau.
Akan tetapi, untuk benar-benar bisa digunakan secara luas di pasaran, teknologi ini harus bisa diskalakan, harga produksinya murah, dan kapabilitasnya stabil di luar laboratorium. Jika berhasil, baterai dari rendaman tahu bisa menjadi solusi efisien untuk penyimpanan energi di jaringan listrik dan sistem cadangan listrik di berbagai bidang.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/energy/chinas-water-battery-outlast-lithium

Analisis Ahli

John B. Goodenough
"Jika baterai ini memang aman dan tahan lama, maka ini adalah lompatan besar dalam teknologi penyimpanan energi yang selama ini menghadapi kendala keamanan dan keberlanjutan."
Dr. Yet-Ming Chiang
"Baterai berbasis air dengan siklus pengisian melebihi 100 ribu siklus adalah prestasi besar, tapi energi yang dapat disimpan per volume harus ditingkatkan agar bisa bersaing dengan lithium-ion."

Analisis Kami

"Penemuan ini sangat menjanjikan terutama untuk mengatasi masalah kestabilan dan keselamatan baterai yang menjadi kendala utama pada baterai lithium-ion. Namun, fokus utama harus pada peningkatan densitas energi agar teknologi ini bisa diterapkan secara luas, terutama di sektor kendaraan listrik dan perangkat elektronik portabel."

Prediksi Kami

Jika teknologi ini berhasil diskalakan dan memiliki densitas energi yang kompetitif, baterai berbasis air dari rendaman tahu dapat merevolusi industri penyimpanan energi, khususnya untuk aplikasi grid dan cadangan energi yang aman dan berkelanjutan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang digunakan sebagai bahan dasar baterai baru ini?
A
Bahan dasar baterai baru ini adalah brine tahu.
Q
Berapa banyak siklus pengisian yang mampu dilakukan oleh baterai berbasis brine tahu?
A
Baterai berbasis brine tahu mampu melakukan lebih dari 120.000 siklus pengisian.
Q
Apa keuntungan dari baterai air dibandingkan baterai lithium-ion?
A
Keuntungan dari baterai air adalah sifatnya yang tidak mudah terbakar dan lebih ramah lingkungan.
Q
Apa aplikasi potensial dari baterai baru ini?
A
Aplikasi potensial dari baterai baru ini termasuk penyimpanan energi grid dan sistem cadangan untuk pusat data.
Q
Di mana penelitian ini diterbitkan?
A
Penelitian ini diterbitkan di jurnal Nature Communications.