Microrobot Magnetik Manipulasi Objek dengan Pusaran Cairan Tanpa Sentuhan
Courtesy of InterestingEngineering

Microrobot Magnetik Manipulasi Objek dengan Pusaran Cairan Tanpa Sentuhan

Mengembangkan microrobot magnetik yang dapat memanipulasi, merakit, dan memutar objek kecil tanpa kontak fisik langsung dengan memanfaatkan gaya fluida, mempermudah pekerjaan presisi dalam manufaktur mikro dan aplikasi medis yang membutuhkan perlakuan objek halus.

26 Feb 2026, 20.31 WIB
23 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Mikrorobot dapat melakukan manipulasi objek tanpa kontak fisik dengan menggunakan torque fluida.
  • Teknologi ini berpotensi besar untuk aplikasi dalam produksi mikro dan bidang medis.
  • Swarma mikrorobot dapat beradaptasi dan mengubah perilakunya berdasarkan tugas dan lingkungan yang dihadapi.
Stuttgart, Jerman - Para peneliti dari Max Planck Institute, University of Michigan, dan Cornell University berhasil menciptakan microrobot magnetik berukuran sekitar 300 mikrometer yang dapat memanipulasi objek kecil tanpa menyentuhnya secara langsung. Robot-robot kecil ini berputar ketika mendapat medan magnet dan menciptakan pusaran cairan di sekitarnya.
Dengan berkerumun dalam jumlah banyak, robot-robot ini menghasilkan torsi fluida yang mampu memutar roda gigi, merakit struktur rumit, dan mengangkut benda-benda yang ukurannya jauh lebih besar dari mereka. Ini merupakan sebuah terobosan karena manipulasi terjadi tanpa kontak fisik, sehingga cocok untuk benda yang sangat rapuh.
Penggunaan gaya hidrodinamika ini memungkinkan peneliti mengatur arah dan kecepatan putaran objek cukup dengan mengubah jumlah robot, kecepatan putarannya, atau bagaimana robot-robot itu disusun di dalam cairan. Hasilnya, microrobot dapat menggerakkan benda yang beratnya ribuan kali lipat dibanding robot individual.
Salah satu aplikasi potensial dari teknologi ini adalah bidang medis. Microrobot bisa digunakan untuk membersihkan sumbatan di pembuluh darah, mengantarkan obat ke organ tertentu, atau merakit implan medis langsung di dalam tubuh dengan manipulasi yang sangat presisi dan minim risiko.
Penemuan ini dipublikasikan di jurnal Science Advances dan diharapkan dapat membuka jalan baru di bidang manufaktur mikro dan teknologi kesehatan, dengan microrobot yang dapat beradaptasi dan mengorganisasi diri secara otomatis sesuai kebutuhan tugasnya.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/science/magnetic-microrobot-swarms-manipulate-objects

Analisis Ahli

Steven Ceron
"Penggunaan gaya hidrodinamik sebagai alat pengendalian objek di skala mikro bukan hanya meningkatkan fleksibilitas tapi juga membuka potensi adaptasi otomatis yang sebelumnya sulit dicapai."
Gaurav Gardi
"Fluidic torque merupakan terobosan fundamental yang memungkinkan manipulasi presisi tanpa kontak fisik yang dapat mengubah paradigma di industri manufaktur mikro dan teknologi medis."

Analisis Kami

"Inovasi ini membuka cakrawala baru dalam pengendalian tepat objek mikroskopis dengan metode yang sangat elegan dan minim risiko kerusakan. Namun, tantangan pengoperasian dalam sistem biologis kompleks masih memerlukan riset lebih lanjut agar dapat diadopsi secara klinis."

Prediksi Kami

Dalam waktu dekat, microrobot ini akan digunakan secara luas dalam prosedur medis non-invasif dan produksi mikro, meningkatkan efisiensi dan keamanan dengan manipulasi tepat tanpa kontak langsung.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dapat dilakukan oleh swarma mikrorobot ini?
A
Swarma mikrorobot ini dapat memanipulasi, memutar, dan merakit objek tanpa kontak fisik.
Q
Bagaimana mikrorobot memanipulasi objek tanpa kontak fisik?
A
Mikrorobot memanipulasi objek dengan menciptakan pusaran terkendali dalam cairan di sekitarnya untuk memberikan gaya pada objek yang lebih besar.
Q
Apa yang dimaksud dengan torque fluida?
A
Torque fluida adalah gaya yang dihasilkan oleh gerakan mikrorobot yang menciptakan arus dalam cairan, memungkinkan manipulasi objek dari jarak jauh.
Q
Mengapa pengembangan teknologi ini penting dalam bidang medis?
A
Pengembangan teknologi ini penting dalam bidang medis karena memungkinkan manipulasi komponen yang rapuh dan melakukan prosedur medis non-invasif.
Q
Siapa peneliti utama yang terlibat dalam studi ini?
A
Peneliti utama yang terlibat dalam studi ini adalah Steven Ceron dan Gaurav Gardi.