
Perusahaan AI bernama Cohere baru saja meluncurkan keluarga model AI multibahasa yang dinamai Tiny Aya. Model-model ini unik karena bobotnya terbuka untuk umum, yang berarti siapa saja bisa menggunakan dan mengubah kode dasarnya. Tiny Aya mendukung lebih dari 70 bahasa dan bisa digunakan langsung di perangkat seperti laptop tanpa harus terhubung ke internet.
Model Tiny Aya dikembangkan oleh anak perusahaan riset Cohere, Cohere Labs. Model ini sangat mendukung berbagai bahasa di Asia Selatan, seperti Bengali, Hindi, Punjabi, Urdu, Gujarati, Tamil, Telugu, dan Marathi. Ukuran model dasarnya berisi sekitar 3,35 miliar parameter yang menunjukkan tingkat kompleksitas dan kapabilitasnya.
Selain model dasar, Cohere juga menghadirkan varian TinyAya-Global yang disesuaikan agar lebih baik dalam mengikuti perintah pengguna. Ada juga varian regional seperti TinyAya-Earth untuk bahasa Afrika, TinyAya-Fire untuk bahasa Asia Selatan, dan TinyAya-Water untuk bahasa Asia Pasifik, Asia Barat, dan Eropa.
Cohere menggunakan sumber daya komputer yang tidak berlebihan untuk melatih model ini, yakni dengan menggunakan 64 GPU H100 dari Nvidia. Karena model ini bisa dijalankan di perangkat tanpa internet, mereka sangat cocok untuk wilayah dengan banyak bahasa dan koneksi internet yang tidak selalu stabil, seperti di India.
Model-model Tiny Aya bisa diunduh dan digunakan dari platform populer seperti HuggingFace, Kaggle, dan Ollama untuk pengembangan lokal. Cohere juga akan membagikan dataset pelatihan dan evaluasi serta laporan teknis terkait proses pelatihannya. Rencana perusahaan untuk go public juga semakin memperlihatkan potensi bisnis yang besar.