Mikroelektroda Lentur ala Kirigami untuk Antarmuka Otak-COMPUTER Lebih Canggih
Courtesy of SCMP

Mikroelektroda Lentur ala Kirigami untuk Antarmuka Otak-COMPUTER Lebih Canggih

Mengembangkan mikroelektroda yang lentur dan dapat mengikuti pergerakan otak untuk merekam aktivitas neuron secara lebih akurat dan stabil, sehingga meningkatkan kemampuan antarmuka otak-komputer yang dapat digunakan dalam aplikasi medis dan teknologi masa depan.

14 Feb 2026, 05.00 WIB
288 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Mikroelektroda fleksibel dapat meningkatkan efektivitas antarmuka otak-komputer.
  • Desain kirigami memberikan pendekatan inovatif untuk teknologi mikroelektroda.
  • Penelitian ini menunjukkan potensi besar dalam merekam aktivitas neuron secara bersamaan.
Beijing, Republik Rakyat Tiongkok - Para ilmuwan dari Chinese Academy of Sciences telah menciptakan mikroelektroda yang lentur dan dapat bergerak mengikuti pergerakan otak. Inovasi ini diharapkan mengatasi masalah pergeseran elektroda yang sering terjadi pada teknologi antarmuka otak-komputer.
Desain elektroda ini terinspirasi oleh seni kirigami dari Jepang, yang menggunakan teknik potong dan lipat untuk membuat struktur tiga dimensi yang rumit. Dengan desain ini, elektroda menjadi lebih fleksibel dan mampu beradaptasi dengan pergerakan jaringan otak.
Sistem mikroelektroda tersebut telah diuji pada monyet makaka, di mana berhasil merekam aktivitas ratusan neuron secara bersamaan. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal Nature Electronics pada awal Februari.
Teknologi ini membuka peluang besar bagi pengembangan antarmuka otak-komputer yang lebih adaptif, stabil, dan mampu merekam sinyal saraf dengan presisi tinggi. Hal ini penting untuk aplikasi medis seperti terapi neuroprotesa dan kendali perangkat robotik melalui pikiran.
Dengan kemajuan ini, masa depan teknologi BCI diprediksi akan semakin canggih dan personal, menghadirkan solusi inovatif untuk membantu orang dengan gangguan neurologis serta memperluas kemampuan manusia melalui teknologi.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3343486/japanese-paper-cutting-art-inspires-flexible-brain-implants-china?module=top_story&pgtype=subsection

Analisis Ahli

Prof. John Donoghue
"Teknologi mikroelektroda lentur ini sangat menjanjikan karena dapat meningkatkan kualitas sinyal yang diterima dari otak secara signifikan, membuka potensi baru dalam pengembangan prostetik dan alat bantu neurologis."
Dr. Maryam Shanechi
"Integrasi konsep seni tradisional ke dalam teknologi modern ini adalah contoh nyata bagaimana inovasi dapat lahir dari interdisipliner dan sangat berpotensi mempercepat kemajuan BCI."

Analisis Kami

"Pendekatan menggunakan prinsip kirigami dalam desain mikroelektroda adalah inovasi brilian yang membawa revolusi pada teknologi BCI dengan mengurangi masalah pergeseran yang selama ini menjadi hambatan. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan daya tahan dan keamanan jangka panjang dari perangkat ini ketika diimplementasikan pada manusia."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, teknologi elektroda lentur ini akan menjadi standar dalam pengembangan brain-computer interfaces, memungkinkan peralatan medis yang lebih responsif dan personalisasi yang lebih baik dalam terapi neurologis.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menjadi tujuan pengembangan mikroelektroda yang fleksibel?
A
Tujuan pengembangan mikroelektroda yang fleksibel adalah untuk mengatasi tantangan pergeseran elektroda dalam penelitian antarmuka otak-komputer.
Q
Siapa yang mengembangkan mikroelektroda baru ini?
A
Mikroelektroda baru ini dikembangkan oleh para peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan China.
Q
Apa inspirasi desain dari mikroelektroda tersebut?
A
Desain mikroelektroda tersebut terinspirasi oleh seni kirigami Jepang, yang melibatkan pemotongan dan pelipatan kertas.
Q
Di mana mikroelektroda ini diuji coba?
A
Mikroelektroda ini diuji coba pada monyet makaka.
Q
Apa potensi aplikasi dari antarmuka otak-komputer?
A
Potensi aplikasi dari antarmuka otak-komputer termasuk mengontrol lengan robotik dengan menggunakan sinyal neural yang direkam.