Adani Investasi 100 Miliar Dolar Bangun Pusat Data AI Berenergi Terbarukan di India
Courtesy of TechCrunch

Adani Investasi 100 Miliar Dolar Bangun Pusat Data AI Berenergi Terbarukan di India

Menggarisbawahi ambisi India untuk menjadi pemain utama dalam perlombaan global AI dengan investasi besar untuk membangun infrastruktur pusat data bertenaga energi terbarukan yang mendukung beban kerja AI dan mengembangkan ekosistem AI sebesar 250 miliar dolar AS selama satu dekade.

17 Feb 2026, 20.08 WIB
256 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Adani Group berkomitmen untuk investasi besar dalam infrastruktur AI di India.
  • Pusat data yang dibangun akan menggunakan energi terbarukan untuk mendukung operasionalnya.
  • Investasi ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi terkait dan menciptakan ekosistem AI yang kuat di India.
New Delhi, India - Adani Group, sebuah konglomerat besar asal India, mengumumkan rencana ambisius untuk berinvestasi 100 miliar dolar AS selama 10 tahun ke depan demi membangun pusat data khusus AI di India. Investasi ini ditujukan untuk mendukung perkembangan kecerdasan buatan dengan menggunakan energi terbarukan agar ramah lingkungan. Langkah ini juga menegaskan keinginan India untuk menjadi pemain penting dalam bidang teknologi AI di dunia.
Proyek ini akan berjalan hingga tahun 2035 dan diharapkan bisa menarik tambahan investasi sekitar 150 miliar dolar AS ke industri terkait. Hasilnya, ekosistem infrastruktur AI di India diperkirakan mencapai nilai 250 miliar dolar AS dalam satu dekade ke depan. Lokasi pusat data akan mencakup kota Visakhapatnam, Noida, Hyderabad, dan Pune, dengan dukungan dari perusahaan teknologi besar seperti Google, Microsoft, dan Flipkart.
Adani berencana membangun infrastruktur pusat data yang menghubungkan kapasitas daya dan pengolahan data secara paralel hingga mencapai 5 gigawatt. Mereka juga memanfaatkan portofolio energi terbarukan yang sudah ada, termasuk proyek besar di Khavda dengan daya 30 gigawatt, sebagian sudah beroperasi dan sebagian lagi dalam pengembangan. Tujuan utama adalah memastikan pusat data ini menggunakan listrik karbon-netral.
Untuk mendukung rencana tersebut, Adani juga akan mengembangkan produksi domestik komponen penting seperti transformator, perangkat elektronik daya, dan sistem manajemen termal. Strategi ini bertujuan mengurangi risiko gangguan pada rantai pasok global yang selama ini menjadi kendala bagi pembangunan teknologi canggih.
Sebelumnya, Adani melalui joint venture AdaniConneX bersama EdgeConneX sudah mengoperasikan kapasitas pusat data sekitar 2 gigawatt di India. Dengan rencana perluasan ini, mereka berharap bisa memimpin perkembangan infrastruktur AI yang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus mendorong India menjadi pusat teknologi AI yang kompetitif di panggung global.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/17/adani-pledges-100b-for-ai-data-centers-as-india-seeks-bigger-role-in-global-ai/

Analisis Ahli

Dr. Ramesh Kumar (Profesor IT dan Energi Terbarukan)
"Investasi Adani ini merupakan loncatan penting yang tidak hanya memperkuat infrastruktur AI India, tetapi juga mendukung transisi energi bersih yang sangat diperlukan dunia saat ini. Kesuksesan inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi negara berkembang lain dalam mengintegrasikan revolusi teknologi dengan keberlanjutan lingkungan."

Analisis Kami

"Langkah Adani Group sangat strategis karena menyelaraskan kebutuhan akan energi bersih dengan revolusi teknologi AI yang sedang berlangsung, sehingga menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Namun, keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kemampuan mereka dalam mengelola rantai pasok domestik dan memastikan implementasi teknologi yang tepat waktu."

Prediksi Kami

Investasi besar ini akan mempercepat perkembangan infrastruktur AI di India, menjadikan negara ini sebagai hub teknologi AI utama yang mampu menarik investasi global dan mengurangi ketergantungan pada pusat data di luar negeri.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diinvestasikan oleh Adani Group dalam dekade mendatang?
A
Adani Group berencana untuk menginvestasikan $100 miliar untuk membangun pusat data khusus AI di seluruh India.
Q
Bagaimana rencana Adani Group akan mempengaruhi infrastruktur AI di India?
A
Rencana Adani Group diharapkan dapat menciptakan ekosistem infrastruktur AI senilai $250 miliar di India dalam dekade mendatang.
Q
Apa yang menjadi fokus utama dari pusat data yang akan dibangun?
A
Pusat data yang akan dibangun akan berfokus pada penggunaan energi terbarukan untuk mendukung beban kerja AI.
Q
Siapa saja perusahaan besar yang hadir dalam KTT Dampak AI di New Delhi?
A
Perusahaan besar yang hadir termasuk OpenAI, Nvidia, Anthropic, Microsoft, dan Google.
Q
Apa tujuan dari investasi sebesar $100 miliar tersebut?
A
Tujuan dari investasi tersebut adalah untuk membangun infrastruktur AI domestik dan memperkuat posisi India dalam perlombaan AI global.