Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Inovasi Global & Dinamika Nusantara

Share

Sekumpulan artikel yang mengulas terobosan sains dan teknologi terkini di skala global, bersamaan dengan perkembangan politik, ekonomi, dan sosial di Indonesia serta kawasan Asia Tenggara.

15 Feb 2026, 09.30 WIB

Gelar Hukum dan Kedokteran Bisa Jadi Buang Waktu, AI Bergerak Terlalu Cepat

Gelar Hukum dan Kedokteran Bisa Jadi Buang Waktu, AI Bergerak Terlalu Cepat
Seorang mantan eksekutif Google, Jad Tarifi, memperingatkan bahwa gelar sarjana hukum dan kedokteran yang memerlukan waktu bertahun-tahun bisa menjadi tidak relevan di era kemajuan AI yang sangat cepat. Ia menyoroti bagaimana jalur pendidikan tradisional saat ini berisiko ketinggalan oleh inovasi teknologi. Tarifi menjelaskan bahwa AI akan berkembang dengan sangat pesat, bahkan saat mahasiswa baru menyelesaikan gelar PhD, teknologi AI yang jauh lebih maju sudah akan tersedia. Hal ini dapat membuat lulusan memasuki dunia kerja dengan pengetahuan yang sudah usang. Menurutnya, metode pendidikan sekarang lebih mengandalkan hafalan daripada pengembangan keterampilan praktis dan relevan, sehingga tidak mendukung kesiapan lulusan menghadapi revolusi AI di industri dan masyarakat. Selain gelar profesional, mahasiswa PhD pun tidak selalu mendapatkan manfaat maksimal karena inovasi di bidang AI melaju lebih cepat daripada durasi pengerjaan gelar. Tarifi mengajak generasi muda untuk fokus mengembangkan kemampuan yang unik dan sifat manusiawi, seperti empati dan keterampilan sosial. Pernyataan ini menjadi bagian dari diskusi luas di Silicon Valley tentang perlunya universitas menyesuaikan kurikulum agar relevan dengan kebutuhan industri yang dipengaruhi oleh AI, menegaskan bahwa kesuksesan masa depan lebih bergantung pada soft skills ketimbang hanya kredensial akademis.
13 Feb 2026, 20.00 WIB

Bahaya Berlangganan Laptop HP: Biaya Tinggi dan Risiko Finansial

Bahaya Berlangganan Laptop HP: Biaya Tinggi dan Risiko Finansial
HP meluncurkan layanan berlangganan laptop untuk konsumen dan gamers dengan harga mulai dari 34,99 sampai 129,99 dolar per bulan. Layanan ini memungkinkan pengguna mendapatkan laptop terbaru dan dukungan 24/7, namun tanpa kepemilikan perangkat, karena laptop harus dikembalikan setelah masa berlangganan selesai. Meski menawarkan upgrade tahunan, layanan berlangganan ini menyimpan risiko besar jika pelanggan membatalkan sebelum 12 bulan penuh, termasuk denda yang sangat tinggi yang bisa mencapai harga penuh laptop. Jika pelanggan gagal mengembalikan perangkat, mereka juga dikenakan biaya yang hampir sama dengan harga laptop baru. Perbandingan harga memperlihatkan bahwa berlangganan lebih mahal dari membeli laptop secara langsung, terutama setelah jangka waktu 14 sampai 24 bulan. Bahkan jika hanya berlangganan satu tahun, biaya yang dikeluarkan sudah menghabiskan sekitar sepertiga hingga setengah harga laptop saat ini di pasaran. Layanan ini cenderung menargetkan konsumen dengan pendapatan lebih rendah yang tidak mampu membeli laptop secara langsung. Namun, model ini justru dapat membebani mereka dengan biaya mahal dan fasilitas yang kurang menguntungkan, sehingga lebih disarankan untuk membeli laptop bekas atau refurbished yang bisa dimiliki secara permanen. HP belum memberikan tanggapan atas kritik dan pertanyaan terkait layanan ini. Ke depannya, layanan berlangganan ini kemungkinan akan lebih diawasi dan dikecam oleh publik, karena konsumen mulai menyadari bahwa membayar berlangganan tidak selalu lebih baik daripada memiliki produk secara langsung.
12 Feb 2026, 05.04 WIB

Penemuan Pulsar di Pusat Galaksi Bima Sakti Bisa Uji Teori Einstein

Penemuan Pulsar di Pusat Galaksi Bima Sakti Bisa Uji Teori Einstein
Para ilmuwan baru-baru ini mendeteksi sinyal yang diduga berasal dari sebuah pulsar di pusat galaksi kita, Bima Sakti. Pulsar adalah inti bintang yang sangat padat dan berputar sangat cepat, mengirimkan sinyal radio seperti lampu mercusuar yang berkelip-kelip ke Bumi. Pulsar yang ditemukan tersebut berputar setiap 8.19 milidetik dan berada sangat dekat dengan Sagittarius A*, sebuah lubang hitam supermasif yang massanya mencapai 4 juta kali Matahari. Ini adalah pertama kalinya ada kemiripan sinyal pulsar dari pusat galaksi yang sangat padat dan kompleks ini. Penemuan ini sangat penting karena melalui sinyal pulsar, para peneliti bisa mengamati bagaimana ruang dan waktu melengkung akibat gravitasi superkuat dari lubang hitam. Fenomena tersebut terkait langsung dengan prediksi teori relativitas umum karya Albert Einstein. Penelitian yang dipimpin oleh Karen Perez dan dipublikasikan di The Astrophysical Journal menjelaskan bahwa mereka mengandalkan data Breakthrough Listen, sebuah program pencarian sinyal luar angkasa yang membagikan data secara terbuka agar para ilmuwan bisa melakukan analisis independen. Meskipun sinyal ini harus dikonfirmasi lebih lanjut apakah benar-benar berasal dari pulsar, penemuan awal ini membuka jalan bagi studi baru tentang gravitasi ekstrem dan mungkin memperkuat pengujian teori relativitas secara presisi yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
12 Feb 2026, 01.55 WIB

Samsung Umumkan Galaxy S26 dan Promo Trade-In Hingga Rp 15.03 juta ($900) di Acara Unpacked

Samsung Umumkan Galaxy S26 dan Promo Trade-In Hingga Rp 15.03 juta ($900) di Acara Unpacked
Samsung akan menggelar acara Unpacked pada tanggal 25 Februari yang dipenuhi antisipasi untuk memperkenalkan lini ponsel terbaru Galaxy S26. Acara ini juga diharapkan menampilkan berbagai perangkat wearable dan earbuds baru yang akan melengkapi ekosistem Samsung. Selain perangkat keras, teknologi Galaxy AI akan menjadi sorotan utama di acara tersebut. Samsung ingin menunjukkan bagaimana mereka mengembangkan teknologi AI untuk membuat pengalaman pengguna menjadi lebih canggih dan menyenangkan. Untuk menarik minat pelanggan yang ingin upgrade, Samsung mengadakan program registrasi preorder di situs mereka atau aplikasi Shop Samsung. Dengan registrasi ini, pelanggan bisa mendapatkan kredit Rp 501.00 ribu ($30) yang dapat digunakan untuk membeli aksesori saat periode preorder berlangsung. Samsung juga menawarkan promo trade-in dengan nilai hingga Rp 15.03 juta ($900) untuk tukar tambah ponsel lama saat melakukan pembelian Galaxy S26 di masa preorder. Nilai ini meningkat dari sebelumnya yang hanya mencapai Rp 11.69 juta ($700) untuk model seperti S24 Ultra, dengan syarat kondisi ponsel yang masih layak. Meski demikian, kredit Rp 501.00 ribu ($30) tidak berlaku untuk potongan harga perangkat baru, melainkan hanya untuk aksesori. Pelanggan disarankan untuk mempertimbangkan penawaran trade-in ini saat preorder guna mendapatkan keuntungan maksimal dari peluncuran produk Samsung terbaru.
12 Feb 2026, 01.18 WIB

Penelitian Baru Ungkap Materi Gelap Bisa Jadi Gelombang Kuantum Bukan Partikel

Penelitian Baru Ungkap Materi Gelap Bisa Jadi Gelombang Kuantum Bukan Partikel
Banyak ilmuwan selama ini meyakini bahwa sebagian besar materi di alam semesta adalah materi gelap yang terdiri dari partikel kecil lambat dalam teori yang disebut cold dark matter (CDM). Namun, teori ini menghadapi sejumlah masalah ketika menjelaskan gerakan galaksi kecil dan struktur kosmik tertentu. Para peneliti melakukan studi baru menggunakan data lensa gravitasi, sebuah fenomena dimana cahaya dari galaksi jauh dibengkokkan oleh gravitasi objek masif di antara sumber dan pengamat. Mereka ingin melihat apakah data tersebut lebih mendukung CDM yang halus, self-interacting dark matter, atau teori fuzzy dark matter (FDM). Hasilnya sangat mengejutkan karena model CDM yang sebelumnya dipercaya kurang cocok dengan data pengamatan. Sebaliknya, data menunjukkan preferensi kuat terhadap teori fuzzy dark matter yang menggambarkan materi gelap bukan partikel, tapi berupa gelombang kuantum super ringan yang menciptakan pola kabur pada skala kosmik. Jika fuzzzy dark matter benar, konsep materi gelap sebagai partikel diskret harus direvisi, dan alam semesta mungkin sebenarnya berfungsi seperti samudera gelombang kuantum yang sangat halus. Ini juga berarti kita harus memikirkan ulang model pembentukan galaksi dan bagaimana materi gelap berinteraksi dengan materi biasa. Penemuan ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut oleh studi lain. Namun, ini merupakan kemajuan penting yang bisa menggiring ilmuwan pada pemahaman baru tentang alam semesta yang lebih kompleks dan aneh daripada yang kita bayangkan sebelumnya.
11 Feb 2026, 20.55 WIB

Kelompok Peretas Asal China Serang Empat Telco Besar Singapura dengan Alat Canggih

Empat perusahaan telekomunikasi besar di Singapura, yakni Singtel, StarHub, M1, dan Simba Telecom, menjadi target serangan siber oleh kelompok peretas asal China yang dikenal sebagai UNC3886. Pemerintah Singapura menyatakan bahwa kelompok ini berhasil masuk ke beberapa sistem, namun tidak mengganggu layanan atau mengambil data pribadi. Kelompok peretas ini menggunakan alat canggih seperti rootkit yang memungkinkan mereka mengakses sistem secara jangka panjang tanpa terdeteksi. Meskipun mereka menembus sistem, perusahaan telekomunikasi tersebut mengklaim telah menerapkan perlindungan berlapis untuk menghadapi berbagai serangan termasuk DDoS dan malware. Selain menyerang telekomunikasi di Singapura, UNC3886 diketahui menyasar berbagai industri penting di dunia seperti pertahanan dan teknologi. Serangan ini juga meluas ke pemerintah dan infrastruktur penting lebih dari 37 negara, termasuk Indonesia, dengan target yang sangat beragam mulai dari lembaga penegak hukum hingga kementerian keuangan. Perusahaan keamanan siber Palo Alto Networks menemukan bahwa para peretas memanfaatkan email palsu dan celah keamanan yang belum ditambal untuk mendapatkan akses ke jaringan korban. Mereka juga berhasil bersembunyi di dalam sistem selama berbulan-bulan tanpa terdeteksi sambil memata-matai komunikasi penting. Operasi spionase ini berlangsung dalam skala besar dan terus berlanjut selama setahun terakhir. Hal ini menunjukkan pentingnya peningkatan sistem keamanan siber dan kewaspadaan tinggi dari semua organisasi agar dapat mengantisipasi metode serangan yang terus berkembang.
10 Feb 2026, 18.10 WIB

Indonesia Raja Kecanduan HP Asia Tenggara, Ini Tips Kurangi Durasi Pemakaian

Indonesia menduduki peringkat kedua dunia dalam hal durasi penggunaan aplikasi di HP pada tahun 2025, hanya kalah dari India. Masyarakat Indonesia tercatat menghabiskan total 414 miliar jam di depan layar perangkat mobile, jumlah yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia dan Singapura yang bahkan tidak masuk dalam daftar 20 besar dunia. Menurut laporan dari firma riset pasar Sensor Tower, aplikasi yang paling banyak diakses oleh masyarakat Indonesia adalah media sosial, dengan TikTok menempati posisi teratas. Selain itu, aplikasi short drama seperti Melolo juga mengalami lonjakan popularitas yang signifikan, mencapai pertumbuhan unduhan sebesar 329% di tahun 2025. Aplikasi lain yang sering digunakan berkategori utilitas, perbankan, streaming OTT, dan e-commerce. Di satu sisi, penggunaan HP yang sangat tinggi ini menimbulkan kekhawatiran akan kecanduan gadget. Oleh sebab itu, laman kesehatan Alodokter memberikan beberapa tips penting untuk mengurangi ketergantungan pada gadget, seperti membatasi waktu penggunaan maksimal tiga jam sehari, menghindari penggunaan saat berjalan atau berkendara, dan menetapkan area bebas gadget di rumah. Tips lain yang dianjurkan adalah menggantikan waktu layar dengan aktivitas yang lebih sehat seperti olahraga atau membaca buku dan tidak menggunakan gadget saat akan tidur. Orang tua juga diimbau untuk mendampingi anak-anak dalam penggunaan HP agar kebiasaan ini tidak mengganggu perkembangan dan aktivitas belajar mereka. Kunci utama untuk mengatasi kecanduan gadget adalah menerapkan kedisiplinan diri secara sadar. Jika hal ini berhasil dilakukan, diharapkan masyarakat Indonesia dapat menggunakan teknologi secara lebih bijak dan produktif tanpa mengorbankan kesehatan maupun kualitas interaksi sosial.
Sebelumnya

Baca Juga

  • Frontier Teknologi Terkini

  • Semua berita penting dari KTT Dampak AI India yang sedang berlangsung

  • Google adds music-generation capabilities to the Gemini app

  • Revolusi AI Chip 2026

  • Inovasi Teknologi Terdepan

  • Tekno-Bisnis Nusantara

  • Revolusi Tekno-Bisnis 2026

  • Era Robotika dan Energi Bersih

  • Panorama Sains & Teknologi

  • Spektrum AI Terobosan