Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Dari Reaktor ke Ramadan

Share

Kumpulan artikel yang mencakup penemuan ilmiah dan inovasi teknologi dari penghapusan inti nuklir di Jerman hingga robotaxi otonom di China, fenomena alam mengejutkan serta sorotan budaya Ramadan dan tips kehidupan sehari-hari.

20 Feb 2026, 22.00 WIB

Diskon Terbesar TechCrunch Disrupt 2026: Kesempatan Emas untuk Pelaku Teknologi

Diskon Terbesar TechCrunch Disrupt 2026: Kesempatan Emas untuk Pelaku Teknologi
TechCrunch Disrupt 2026 membuka pendaftaran tiket dengan harga Super Early Bird yang memberikan potongan harga hingga 680 dolar AS. Diskon ini hanya berlaku sampai tanggal 27 Februari pukul 23:59 PT dan merupakan kesempatan terakhir untuk mendapatkan harga termurah tahun ini. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari di Moscone West, San Francisco, dari tanggal 13 hingga 15 Oktober 2026. Disrupt menjadi pusat pertemuan global bagi para pendiri startup, investor, operator, dan pemimpin teknologi dengan lebih dari 10.000 peserta dan 300 startup yang menampilkan inovasi terkini. TechCrunch Disrupt menonjol dengan sesi yang dipandu oleh lebih dari 250 pembicara berpengaruh serta pertandingan pitch startup yang penuh tantangan bernama Startup Battlefield 200. Peserta juga mendapatkan akses ke jaringan profesional yang penting untuk pertumbuhan dan pengembangan bisnis teknologi. Event ini menghadirkan pengalaman yang terkurasi untuk memastikan para peserta dapat melakukan koneksi yang tepat dan mendapatkan wawasan yang relevan. Pendiri startup bertemu langsung dengan investor yang aktif mendukung ide-ide baru, sementara operator saling bertukar pengalaman untuk memajukan teknologi yang sedang dikembangkan. Ada pula berbagai jenis tiket khusus untuk pendiri dan investor, dengan akses dan manfaat yang dirancang khusus untuk kebutuhan mereka. Penawaran ini tidak hanya memberikan akses ke acara utama tetapi juga berbagai sumber daya dan peluang bisnis yang tidak dapat ditemukan di tempat lain.
20 Feb 2026, 11.15 WIB

Usia 40-an dan 60-an: Perubahan Kesehatan Besar dan Tantangan Diagnosis Bahu

Usia 40-an dan 60-an: Perubahan Kesehatan Besar dan Tantangan Diagnosis Bahu
Seiring bertambahnya usia, tubuh manusia mengalami banyak perubahan yang dapat berdampak pada kesehatan, terutama pada usia 40 tahun ke atas. Penelitian baru menunjukkan bahwa hampir semua orang dewasa di atas 40 tahun memiliki kelainan pada bagian otot bahu yang disebut rotator cuff. Namun, tidak semua orang dengan kelainan ini merasakan gejala sakit atau masalah pada bahu mereka. Rotator cuff adalah kumpulan otot dan tendon yang membantu menjaga posisi tulang lengan di sendi bahu. Meski sering dianggap sumber rasa sakit pada bahu, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kelainan pada bagian ini bisa ditemukan bahkan pada orang yang tidak punya keluhan bahu sama sekali. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah semua kelainan yang terdeteksi lewat MRI memang butuh pengobatan. Peneliti juga mengingatkan bahwa penggunaan MRI yang terlalu sering bisa menyebabkan pengobatan berlebihan yang sebenarnya tidak perlu. Oleh karena itu, penting untuk membedakan antara kelainan yang benar-benar menyebabkan gejala dengan temuan insidental yang tidak berdampak pada fungsi bahu atau kualitas hidup seseorang. Selain itu, studi lain menemukan adanya perubahan molekuler besar yang terjadi pada dua fase utama kehidupan, yaitu usia pertengahan 40-an dan awal 60-an. Penelitian ini melacak ratusan ribu molekul seperti RNA, protein, dan mikrobakteri dalam tubuh manusia dari usia 25 sampai 75 tahun. Perubahan ini terjadi pada pria dan wanita, menunjukkan faktor penuaan yang lebih universal daripada hanya perubahan hormon wanita saat menopause. Gelombang perubahan yang terjadi pertama terkait dengan penyakit kardiovaskular dan metabolisme zat seperti kafein dan alkohol, sedangkan gelombang kedua terkait dengan sistem kekebalan dan fungsi ginjal. Temuan ini penting untuk memahami bagaimana penuaan mempengaruhi berbagai proses dalam tubuh dan dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi kesehatan yang lebih efektif di masa depan.
20 Feb 2026, 08.55 WIB

Mengungkap Lubang Gravitasi Antartika yang Mempengaruhi Permukaan Laut dan Es

Mengungkap Lubang Gravitasi Antartika yang Mempengaruhi Permukaan Laut dan Es
Gravitasi di Bumi tidak merata dan titik gravitasi terendah berada di Antartika. Kondisi ini menyebabkan air permukaan laut berpindah menuju wilayah dengan gravitasi yang lebih kuat, sehingga ketinggian permukaan laut di Antartika cenderung menurun. Penelitian terbaru menemukan bahwa ada lubang gravitasi yang terus menguat di Antartika selama jutaan tahun terakhir. Lubang gravitasi ini merupakan wilayah dengan gravitasi yang lebih rendah dan berdampak pada distribusi massa dan permukaan laut. Alessandro Forte dan Petar Glisovic menggunakan data gelombang gempa Bumi dan model komputer berbasis fisika untuk memetakan lubang gravitasi tersebut. Mereka mengumpulkan data dan melakukan rekonstruksi struktur tiga dimensi interior Bumi seperti melakukan CT Scan untuk Bumi. Hasil penelitian menunjukkan lubang gravitasi ini perlahan menguat sejak zaman dinosaurus, meningkat signifikan antara 50 sampai 30 juta tahun lalu. Perubahan ini terkait erat dengan perubahan iklim Antartika dan mulai terjadinya glasiasi luas di benua tersebut. Ke depan, penelitian ini akan mengkaji lebih dalam hubungan antara gravitasi, permukaan laut, serta perubahan ketinggian benua. Pemahaman ini sangat penting dalam menilai pengaruh terhadap perkembangan lapisan es di Antartika dan perubahan iklim global.
20 Feb 2026, 07.06 WIB

Laboratorium Austria Kembangkan Kereta Api Lebih Ringan dan Hemat Energi

Laboratorium Austria Kembangkan Kereta Api Lebih Ringan dan Hemat Energi
Kereta api dan lokomotif terus-menerus menghadapi tekanan mekanis yang berat selama beroperasi. Beban dinamis dan perubahan gaya yang terjadi saat perjalanan menimbulkan tantangan besar bagi keawetan rangka, as roda, dan sistem pengereman. Untuk menjawab kebutuhan akan kendaraan yang lebih ringan, aman, dan hemat energi, sebuah laboratorium riset baru dibuka di Universitas Teknologi Graz, Austria. Laboratorium Christian Doppler untuk Integritas Struktural dalam Desain Kendaraan Kereta api ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi, Energi, dan Pariwisata Austria. Pemerintah menempatkan teknologi kereta api sebagai bagian penting dalam strategi industri dan kebijakan iklim negara, dengan fokus pada efisiensi energi dan daya saing ekonomi jangka panjang. Penelitian di laboratorium dibagi dalam dua bagian utama, yaitu mempelajari kekuatan lelah struktur baja yang dilas serta menganalisis perilaku dinamis sistem rem, khususnya getaran yang disebabkan oleh gesekan. Para peneliti menggunakan alat uji canggih seperti test rig rem untuk mensimulasikan kondisi nyata dan mengembangkan aturan desain praktis bagi produsen. Laboratorium bekerja sama dengan beberapa perusahaan besar di Austria seperti Siemens Mobility Austria, Plasser & Theurer, dan Miba Frictec GmbH. Kolaborasi ini mempercepat proses pengaplikasian hasil riset ke dalam produk yang dapat dipasarkan dan digunakan oleh operator kereta api di berbagai negara. Dengan pendekatan ini, diharapkan masa pakai komponen kereta dapat diperpanjang, biaya pemeliharaan diminimalkan, dan efisiensi energi meningkat secara signifikan. Hasil penelitian ini juga berpotensi mendukung transisi menuju transportasi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan secara global.
20 Feb 2026, 05.50 WIB

Inovasi Baja Memori Pintar Perkuat dan Perpanjang Umur Jembatan Beton Tua

Inovasi Baja Memori Pintar Perkuat dan Perpanjang Umur Jembatan Beton Tua
Para ilmuwan di Swiss berhasil mengembangkan sistem baru yang menggabungkan beton serat ultra-tinggi (UHPFRC) dengan baja bentuk memori berbasis besi (Fe-SMA). Teknologi ini dirancang untuk memperkuat jembatan beton yang sudah tua dan mengalami kerusakan, dengan cara yang efisien dan dapat memperpanjang masa pakainya secara signifikan. Sistem penguatan ini bekerja dengan memanfaatkan baja yang dapat mengerut saat dipanaskan hingga 200 derajat Celsius. Baja ini dipasang pada struktur beton yang retak, kemudian dipanaskan agar mengencang dan menutup retakan secara otomatis, sehingga memperbaiki kekuatan dan menjaga keutuhan struktur jembatan. Dalam uji coba menggunakan slab beton berukuran nyata, sistem campuran ini mampu menggandakan daya tahan beban slab tersebut dibandingkan metode perkuatan konvensional. Metode ini juga lebih mudah diterapkan karena tidak membutuhkan alat pengencang yang rumit, hanya perlu memanaskan baja yang sudah terpasang. Teknologi ini sangat berpotensi membantu perbaikan infrastruktur lama, terutama mengingat banyak jembatan di Swiss dan negara lain yang mendekati akhir umur pakainya. Selain jembatan, metode ini juga dapat diaplikasikan pada area lain seperti balkon dan atap beton yang butuh penguatan ringkas dan kuat. Dengan semakin banyaknya penggunaan teknologi ini, diharapkan biaya produksi baja bentuk memori akan turun sehingga menjadi solusi ekonomis dan tahan lama untuk renovasi bangunan beton. Program kolaborasi dengan berbagai institusi juga menjanjikan perkembangan teknologi lebih lanjut dan implementasi yang luas di masa depan.
20 Feb 2026, 02.00 WIB

Penemuan Spinosaurus mirabilis Ungkap Predator Sungai Purba di Sahara

Pada tahun 2019, sekelompok 20 paleontolog yang dipimpin oleh Paul Sereno dari University of Chicago menemukan potongan tengkorak dinosaurus yang sangat unik di tengah gurun Sahara, Niger. Potongan ini terlalu besar dan aneh untuk langsung dikenali, yang kemudian memicu ekspedisi lanjutan pada tahun 2022 untuk mendapatkan lebih banyak fosil dari tempat tersebut. Dinosaurus baru ini diberi nama Spinosaurus mirabilis, yang menonjol dengan tonjolan kepala berbentuk sabit besar yang diselimuti oleh tanduk keratin, mirip paruh burung. Penampilan unik ini diduga berfungsi sebagai alat komunikasi visual yang mencolok di tepi sungai yang subur pada masa prasejarah. Penemuan ini juga memperkuat hipotesis bahwa Spinosaurus bukan penghuni laut dalam seperti yang sempat diduga. Fosil ditemukan jauh dari garis pantai kuno, yang mengindikasikan habitat aslinya adalah di sungai besar dan hutan, di mana ia mengandalkan kaki kuat untuk berjalan di air hingga kedalaman dua meter demi menangkap ikan besar. Salah satu fitur paling menarik dari S. mirabilis adalah giginya yang unik dengan pola penguncian interdigitasi, yang membuatnya efektif untuk menangkap mangsa air seperti ikan prasejarah yang besar. Hal ini menambah dasar ilmiah tentang gaya berburu spesifik predator ini. Fosil-fosil tersebut kini akan dipamerkan di Museum of the River di Niamey, Niger, sebuah museum ramah lingkungan yang sedang dibangun. Pada 1 Maret, replika tonjolan kepala warna-warni dinosaurus ini akan dipamerkan di Chicago Children’s Museum, memungkinkan publik untuk lebih mengenal makhluk menakjubkan ini.
19 Feb 2026, 23.03 WIB

Mastodon Permudah Pengguna Baru dengan Rekomendasi Server dan Fitur Baru

Mastodon, salah satu jejaring sosial desentralisasi yang unik, sedang menguji cara baru untuk memudahkan pengguna baru memulai dengan platform mereka. To membantu pengguna baru, kini mereka akan melihat tombol bergabung dengan server yang direkomendasikan berdasarkan lokasi dan bahasa, bukan tombol default mastodon.social. Hal ini bertujuan agar pengguna tidak bingung memilih server di antara ratusan pilihan yang ada. Mastodon memiliki banyak server independen yang melayani komunitas dan minat berbeda, sehingga pemilihan server yang tepat sangat penting agar pengalaman pengguna lebih menyenangkan. Rekomendasi server ini awalnya hanya tersedia pada aplikasi mobile iOS dan Android, dan nantinya akan diperluas dengan klasifikasi server berdasarkan demografi dan minat lebih spesifik. Selain itu, Mastodon juga membuat pusat bantuan baru dengan panduan dan tutorial bagi pemula, sehingga mereka bisa belajar menggunakan platform ini dengan lebih mudah. Fitur 'Packs' juga baru diluncurkan untuk menyarankan grup akun yang bisa diikuti oleh pengguna baru agar mereka langsung mendapatkan konten yang menarik bagi mereka. Dalam hal komunikasi internal, Mastodon mengumumkan bahwa mereka akan meninggalkan Discord dan beralih ke Zulip, sebuah aplikasi chat open-source. Langkah ini bagian dari rencana jangka panjang mereka untuk mendukung perangkat lunak bebas dan terbuka, sekaligus menanggapi kebijakan privasi dan verifikasi usia yang mulai diterapkan Discord secara global. Secara keseluruhan, perubahan ini menunjukkan usaha Mastodon untuk meningkatkan keterlibatan dan kenyamanan pengguna baru, sekaligus menunjukkan komitmen mereka terhadap prinsip open-source. Hal ini bisa mendorong perkembangan komunitas pengguna Mastodon yang lebih aktif dan beragam di masa depan.
19 Feb 2026, 19.34 WIB

Penemuan Hiu Sleeper Besar di Perairan Antartika Mengubah Pengetahuan Laut Selatan

Antartika dikenal sebagai wilayah yang sangat dingin dan selama bertahun-tahun diyakini bebas dari kehadiran hiu. Para ilmuwan menganggap suhu dan kondisi kimia perairan di sana tidak memungkinkan hiu untuk hidup. Namun, sebuah penemuan baru yang dihasilkan dari penelitian di Samudra Selatan mengubah pandangan tersebut secara drastis. Pada Januari 2025, kamera bawah laut di sekitar Kepulauan Shetland Selatan merekam sosok hiu sleeper besar saat menyusuri dasar laut pada kedalaman sekitar 490 meter. Hiu ini bergerak lambat dengan tubuh besar dan berbentuk seperti barel. Keberadaannya di lapisan air yang sedikit lebih hangat dari lingkungan sekitar membuatnya bisa bertahan hidup di suhu mendekati 1,27°C. Ukuran hiu ini diperkirakan mencapai 3 hingga 4 meter, cukup besar untuk menjadi predator puncak di ekosistem tersebut. Keberadaan hiu ini menjadi kejutan besar bagi para peneliti karena belum ada bukti sebelumnya yang mendokumentasikan hiu di perairan sedemikian ekstrim di selatan 60 derajat lintang selatan. Para ilmuwan menduga hoiu ini mungkin sudah lama hidup tersembunyi di wilayah tersebut namun tidak terdeteksi karena kamera dan alat pengawasan biasanya hanya aktif selama musim panas yang singkat. Di sisi lain, pemanasan global dan perubahan suhu laut juga mungkin mendorong hiu dan spesies lain untuk bermigrasi lebih jauh ke selatan. Penemuan ini dapat meredefinisi pemahaman ekologi Samudra Selatan dan menunjukkan bahwa ekosistemnya lebih kompleks dengan kehadiran predator besar baru. Studi lanjutan akan sangat penting untuk memahami peran hiu sleeper dalam rantai makanan di Antartika dan dampaknya terhadap keanekaragaman hayati.
19 Feb 2026, 07.00 WIB

Tes Darah Sederhana Bisa Prediksi Risiko dan Waktu Muncul Alzheimer

Penyakit Alzheimer disebabkan oleh akumulasi protein tau abnormal yang membentuk serat kusut di otak dan mengganggu komunikasi antar sel saraf. Biasanya, deteksi protein tau ini dilakukan lewat pencitraan otak yang mahal dan rumit. Penelitian terbaru memperkenalkan tes darah sederhana yang dapat mengukur kadar protein tau abnormal dalam darah. Tes ini mampu mendeteksi tanda-tanda Alzheimer jauh sebelum gejala seperti kehilangan memori muncul. Jika tes darah ini terbukti akurat dalam studi lebih luas, ini bisa memudahkan diagnosis dini Alzheimer sehingga pengobatan dapat diberikan lebih cepat dan efektif. Selain itu, tes ini juga membantu mempercepat dan mempermurah uji klinis obat baru. Meski demikian, para ahli seperti Suzanne Schindler memperingatkan agar orang tanpa gangguan kognitif tidak melakukan tes ini sendiri dulu, karena masih perlu penelitian lanjutan untuk memastikan manfaat dan risiko penggunaannya. Kemajuan teknologi ini membuka harapan bahwa suatu hari nanti Alzheimer dapat dideteksi dan ditangani lebih awal, meningkatkan kualitas hidup pasien dan mengurangi beban penyakit yang sangat besar bagi masyarakat.
19 Feb 2026, 04.45 WIB

Papirus Mesir Kuno Ungkap Bukti Figur Raksasa dalam Alkitab

Sebuah papirus Mesir kuno yang dikenal sebagai Papirus Anastasi I kembali menjadi perbincangan setelah kelompok Associates for Biblical Research (ABR) mengklaim bahwa dokumen tersebut berisi bukti keberadaan figur raksasa yang disebutkan dalam Alkitab. Papirus ini diperkirakan berusia sekitar 3.300 tahun dan tersimpan di British Museum. Selama ini, para sejarawan menganggap papirus tersebut sebagai surat satir yang dibuat oleh dua juru tulis militer Mesir yang menceritakan ekspedisi ke wilayah Kanaan. Namun, penafsiran ABR berbeda, mereka menyatakan bahwa isi surat ini bersifat faktual dan menyebut bangsa Shashu memiliki tinggi tubuh antara empat hingga lima hasta. Menurut ABR, ukuran ini setara dengan tinggi sekitar 2 hingga 2,6 meter jika dikonversi ke satuan modern. Mereka juga mengaitkan temuan ini dengan relief Mesir abad ke-13 SM yang menampilkan orang-orang Shashu dengan ukuran tubuh yang sangat besar, terutama dalam konteks pertempuran Kadesh melawan Kekaisaran Het. Selain papirus, ABR juga mengutip artefak seperti pecahan tembikar dari Museum Berlin yang mengandung tulisan 'Iy Aneq', yang beberapa peneliti percaya terkait dengan Anakim, suku raksasa dalam kisah Kitab Bilangan. Mereka juga menyebut tokoh raksasa yang muncul dalam Alkitab seperti Goliat, Raja Jalut, dan Og Raja Bashan sebagai referensi tambahan keberadaan raksasa. Penemuan dan interpretasi ini berpotensi menantang pandangan sejarawan tradisional dan membuka ruang diskusi lebih lanjut tentang keberadaan figur raksasa historis yang mungkin pernah ada di wilayah Kanaan serta bagaimana dokumen kuno itu merekam realitas zaman dahulu.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • Dari Reaktor ke Ramadan

  • Radar Inovasi Harian

  • Teknologi Frontier: Sains, Energi & Keamanan

  • Mengapa Indeks Hang Seng Tech Berkinerja Buruk Sementara Saham AI Melonjak?

  • Spektrum AI: Wearable hingga Data Center

  • Revolusi Tekno-Bisnis 2026

  • Lompatan Teknologi Global

  • Jejak Teknologi Masa Depan

  • Robot humanoid tampilkan kung fu mabuk dengan nunchaku di Gala Musim Semi China

  • Gelombang Teknologi Pintar