
Courtesy of CNBCIndonesia
Papirus Mesir Kuno Ungkap Bukti Figur Raksasa dalam Alkitab
Menyampaikan bahwa papirus Mesir kuno dan artefak lain dapat menjadi bukti historis yang mendukung keberadaan figur raksasa dalam teks Alkitab, sehingga menantang pandangan tradisional para sejarawan mengenai isi dokumen tersebut.
19 Feb 2026, 04.45 WIB
235 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Papirus Anastasi I dapat menjadi bukti adanya raksasa dalam sejarah.
- Bangsa Shashu memiliki ukuran tubuh yang luar biasa, yang menarik perhatian sejarawan.
- Relief Mesir menunjukkan bahwa musuh mereka digambarkan dengan ukuran yang tidak biasa, meningkatkan keakuratan laporan militer.
Jakarta, Indonesia - Sebuah papirus Mesir kuno yang dikenal sebagai Papirus Anastasi I kembali menjadi perbincangan setelah kelompok Associates for Biblical Research (ABR) mengklaim bahwa dokumen tersebut berisi bukti keberadaan figur raksasa yang disebutkan dalam Alkitab. Papirus ini diperkirakan berusia sekitar 3.300 tahun dan tersimpan di British Museum.
Selama ini, para sejarawan menganggap papirus tersebut sebagai surat satir yang dibuat oleh dua juru tulis militer Mesir yang menceritakan ekspedisi ke wilayah Kanaan. Namun, penafsiran ABR berbeda, mereka menyatakan bahwa isi surat ini bersifat faktual dan menyebut bangsa Shashu memiliki tinggi tubuh antara empat hingga lima hasta.
Menurut ABR, ukuran ini setara dengan tinggi sekitar 2 hingga 2,6 meter jika dikonversi ke satuan modern. Mereka juga mengaitkan temuan ini dengan relief Mesir abad ke-13 SM yang menampilkan orang-orang Shashu dengan ukuran tubuh yang sangat besar, terutama dalam konteks pertempuran Kadesh melawan Kekaisaran Het.
Selain papirus, ABR juga mengutip artefak seperti pecahan tembikar dari Museum Berlin yang mengandung tulisan 'Iy Aneq', yang beberapa peneliti percaya terkait dengan Anakim, suku raksasa dalam kisah Kitab Bilangan. Mereka juga menyebut tokoh raksasa yang muncul dalam Alkitab seperti Goliat, Raja Jalut, dan Og Raja Bashan sebagai referensi tambahan keberadaan raksasa.
Penemuan dan interpretasi ini berpotensi menantang pandangan sejarawan tradisional dan membuka ruang diskusi lebih lanjut tentang keberadaan figur raksasa historis yang mungkin pernah ada di wilayah Kanaan serta bagaimana dokumen kuno itu merekam realitas zaman dahulu.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260218170031-37-711902/bukti-keberadaan-raksasa-musuh-nabi-daud-ditemukan-di-mesir
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260218170031-37-711902/bukti-keberadaan-raksasa-musuh-nabi-daud-ditemukan-di-mesir
Analisis Ahli
Alan Henderson Gardiner
"Sebagai ahli Mesir kuno yang menerjemahkan papirus ini pada 1911, saya melihat isi surat tersebut sebagai satire, bukan catatan faktual tentang figur raksasa."
Jerusalem Post Editorial
"Interpretasi ABR menarik namun masih kontroversial karena bertentangan dengan pemahaman sejarah mainstream."
Analisis Kami
"Interpretasi ABR terhadap Papirus Anastasi I membuka kemungkinan pandangan baru tentang figur raksasa dalam sejarah kuno, tetapi klaim tersebut harus diuji dengan kajian arkeologis dan linguistik yang lebih ketat. Menerima temuan ini tanpa verifikasi bisa memicu kesalahpahaman di kalangan umum mengenai sejarah dan mitologi Alkitab."
Prediksi Kami
Penemuan dan interpretasi seperti ini kemungkinan akan memicu perdebatan akademis lebih lanjut antara ahli sejarah, arkeolog, dan para peneliti Alkitab mengenai keberadaan raksasa di zaman kuno serta relevansi teks-teks kuno tersebut dalam memahami sejarah manusia.




