Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Papirus Mesir Kuno Ungkap Bukti Figur Raksasa dalam Alkitab

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
19 Feb 2026
177 dibaca
2 menit
Papirus Mesir Kuno Ungkap Bukti Figur Raksasa dalam Alkitab

AI summary

Papirus Anastasi I dapat menjadi bukti adanya raksasa dalam sejarah.
Bangsa Shashu memiliki ukuran tubuh yang luar biasa, yang menarik perhatian sejarawan.
Relief Mesir menunjukkan bahwa musuh mereka digambarkan dengan ukuran yang tidak biasa, meningkatkan keakuratan laporan militer.
Sebuah papirus Mesir kuno yang dikenal sebagai Papirus Anastasi I kembali menjadi perbincangan setelah kelompok Associates for Biblical Research (ABR) mengklaim bahwa dokumen tersebut berisi bukti keberadaan figur raksasa yang disebutkan dalam Alkitab. Papirus ini diperkirakan berusia sekitar 3.300 tahun dan tersimpan di British Museum.Selama ini, para sejarawan menganggap papirus tersebut sebagai surat satir yang dibuat oleh dua juru tulis militer Mesir yang menceritakan ekspedisi ke wilayah Kanaan. Namun, penafsiran ABR berbeda, mereka menyatakan bahwa isi surat ini bersifat faktual dan menyebut bangsa Shashu memiliki tinggi tubuh antara empat hingga lima hasta.Menurut ABR, ukuran ini setara dengan tinggi sekitar 2 hingga 2,6 meter jika dikonversi ke satuan modern. Mereka juga mengaitkan temuan ini dengan relief Mesir abad ke-13 SM yang menampilkan orang-orang Shashu dengan ukuran tubuh yang sangat besar, terutama dalam konteks pertempuran Kadesh melawan Kekaisaran Het.Selain papirus, ABR juga mengutip artefak seperti pecahan tembikar dari Museum Berlin yang mengandung tulisan 'Iy Aneq', yang beberapa peneliti percaya terkait dengan Anakim, suku raksasa dalam kisah Kitab Bilangan. Mereka juga menyebut tokoh raksasa yang muncul dalam Alkitab seperti Goliat, Raja Jalut, dan Og Raja Bashan sebagai referensi tambahan keberadaan raksasa.Penemuan dan interpretasi ini berpotensi menantang pandangan sejarawan tradisional dan membuka ruang diskusi lebih lanjut tentang keberadaan figur raksasa historis yang mungkin pernah ada di wilayah Kanaan serta bagaimana dokumen kuno itu merekam realitas zaman dahulu.

Experts Analysis

Alan Henderson Gardiner
Sebagai ahli Mesir kuno yang menerjemahkan papirus ini pada 1911, saya melihat isi surat tersebut sebagai satire, bukan catatan faktual tentang figur raksasa.
Jerusalem Post Editorial
Interpretasi ABR menarik namun masih kontroversial karena bertentangan dengan pemahaman sejarah mainstream.
Editorial Note
Interpretasi ABR terhadap Papirus Anastasi I membuka kemungkinan pandangan baru tentang figur raksasa dalam sejarah kuno, tetapi klaim tersebut harus diuji dengan kajian arkeologis dan linguistik yang lebih ketat. Menerima temuan ini tanpa verifikasi bisa memicu kesalahpahaman di kalangan umum mengenai sejarah dan mitologi Alkitab.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.