
Courtesy of CNBCIndonesia
Usia 40-an dan 60-an: Perubahan Kesehatan Besar dan Tantangan Diagnosis Bahu
Memberi pemahaman tentang perubahan kesehatan tubuh manusia di usia 40-an dan kaitannya dengan kelainan otot bahu serta perubahan molekuler penting yang berdampak pada kesehatan. Ini relevan untuk meningkatkan kesadaran pengobatan dan diagnosis yang tepat agar tidak terjadi overtreatment.
20 Feb 2026, 11.15 WIB
27 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Sebagian besar orang berusia di atas 40 tahun mengalami kelainan pada rotator cuff meskipun tidak semua merasakan gejala.
- Usia pertengahan 40-an dan awal 60-an merupakan periode penting dengan perubahan kesehatan yang signifikan.
- Penggunaan MRI untuk diagnosis dapat menyebabkan pengobatan berlebihan jika tidak diimbangi dengan gejala klinis.
Jakarta, Indonesia - Seiring bertambahnya usia, tubuh manusia mengalami banyak perubahan yang dapat berdampak pada kesehatan, terutama pada usia 40 tahun ke atas. Penelitian baru menunjukkan bahwa hampir semua orang dewasa di atas 40 tahun memiliki kelainan pada bagian otot bahu yang disebut rotator cuff. Namun, tidak semua orang dengan kelainan ini merasakan gejala sakit atau masalah pada bahu mereka.
Rotator cuff adalah kumpulan otot dan tendon yang membantu menjaga posisi tulang lengan di sendi bahu. Meski sering dianggap sumber rasa sakit pada bahu, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kelainan pada bagian ini bisa ditemukan bahkan pada orang yang tidak punya keluhan bahu sama sekali. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang apakah semua kelainan yang terdeteksi lewat MRI memang butuh pengobatan.
Peneliti juga mengingatkan bahwa penggunaan MRI yang terlalu sering bisa menyebabkan pengobatan berlebihan yang sebenarnya tidak perlu. Oleh karena itu, penting untuk membedakan antara kelainan yang benar-benar menyebabkan gejala dengan temuan insidental yang tidak berdampak pada fungsi bahu atau kualitas hidup seseorang.
Selain itu, studi lain menemukan adanya perubahan molekuler besar yang terjadi pada dua fase utama kehidupan, yaitu usia pertengahan 40-an dan awal 60-an. Penelitian ini melacak ratusan ribu molekul seperti RNA, protein, dan mikrobakteri dalam tubuh manusia dari usia 25 sampai 75 tahun. Perubahan ini terjadi pada pria dan wanita, menunjukkan faktor penuaan yang lebih universal daripada hanya perubahan hormon wanita saat menopause.
Gelombang perubahan yang terjadi pertama terkait dengan penyakit kardiovaskular dan metabolisme zat seperti kafein dan alkohol, sedangkan gelombang kedua terkait dengan sistem kekebalan dan fungsi ginjal. Temuan ini penting untuk memahami bagaimana penuaan mempengaruhi berbagai proses dalam tubuh dan dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi kesehatan yang lebih efektif di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260220110122-37-712408/manusia-berubah-drastis-saat-masuk-usia-40-tahun-ini-kata-peneliti
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260220110122-37-712408/manusia-berubah-drastis-saat-masuk-usia-40-tahun-ini-kata-peneliti
Analisis Ahli
Michael Snyder
"Perubahan dramatis pada molekul tubuh saat usia 40-an dan 60-an menunjukkan adanya fase transisi penting dalam penuaan yang harus diperhatikan dalam penelitian dan pengembangan pengobatan penuaan."
Xiaotao Shen
"Perubahan pada usia pertengahan 40-an tidak hanya karena menopause, melainkan ada faktor lain yang mempengaruhi pria dan wanita. Ini membuka peluang bagi penelitian lebih lanjut mengenai faktor penuaan universal."
Analisis Kami
"Meski kelainan rotator cuff ditemukan hampir pada semua orang di atas 40 tahun, tidak semua kelainan ini bermakna secara klinis sehingga diagnosis dan pengobatan harus disesuaikan dengan kondisi nyata pasien, bukan hanya hasil MRI semata. Penemuan perubahan molekuler di usia pertengahan 40-an dan 60-an juga menegaskan perlunya pemantauan kesehatan yang lebih proaktif untuk mengantisipasi risiko penyakit yang mungkin muncul."
Prediksi Kami
Di masa depan, akan ada peningkatan pendekatan diagnostik yang lebih berhati-hati dan personalized dalam menangani masalah kesehatan bahu dan perubahan penuaan, meminimalkan pengobatan berlebihan yang tidak diperlukan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan dalam penelitian terkait rotator cuff pada orang berusia di atas 40 tahun?A
Penelitian menunjukkan bahwa 99% orang dewasa di atas 40 tahun memiliki setidaknya satu kelainan pada rotator cuff.Q
Mengapa penelitian ini menimbulkan pertanyaan baru tentang penggunaan MRI?A
Beberapa partisipan tidak mengalami gejala meskipun MRI menunjukkan kelainan, yang mengindikasikan kemungkinan pengobatan berlebihan.Q
Apa yang diungkap oleh penelitian lain mengenai perubahan kesehatan pada usia 44 dan 60 tahun?A
Penelitian menunjukkan adanya perubahan drastis pada kesehatan manusia di usia pertengahan 40-an dan awal 60-an.Q
Apa peran Michael Snyder dalam penelitian ini?A
Michael Snyder adalah direktur Pusat Genomik dan Pengobatan Personal di Universitas Stanford dan terlibat dalam penelitian perubahan kesehatan.Q
Apa saja faktor yang berkontribusi pada perubahan kesehatan di usia pertengahan 40-an?A
Selain perubahan akibat menopause pada wanita, terdapat faktor signifikan lain yang mempengaruhi perubahan kesehatan pada pria dan wanita di usia tersebut.



