Pada tanggal 28 Februari, enam planet dari tata surya kita akan muncul bersama di langit malam, termasuk Venus, Merkurius, Saturnus, Neptunus, Uranus, dan Yupiter. Ini adalah kesempatan langka untuk mengamati banyak planet sekaligus setelah matahari terbenam, dengan catatan kondisi langit yang cerah dan pandangan ke arah barat tidak terhalang.
Venus, Merkurius, dan Saturnus bisa langsung dilihat dengan mata telanjang, tetapi Neptunus dan Uranus membutuhkan teleskop kecil atau kacamata pembesar (binoculars) untuk terlihat. Para pengamat bisa menemukan Yupiter di arah selatan dengan mudah karena planet ini sangat terang dan berwarna putih stabil tanpa berkedip seperti bintang.
Jendela waktu untuk mengamati sebagian planet, khususnya Venus, Merkurius, Saturnus, dan Neptunus agak singkat, yaitu sekitar 45 menit setelah matahari terbenam. Uranus dan Yupiter tetap hadir lebih lama dan bisa diamati dengan peralatan yang sesuai.
Selain planet, bulan yang hampir penuh (waxing gibbous) juga akan berada dekat gugus bintang Beehive pada malam itu, menambah pengalaman pengamatan langit yang sangat menarik dan edukatif.
Hanya beberapa hari setelah parade planet ini, pada tanggal 3 Maret akan terjadi gerhana bulan total yang dikenal sebagai 'Worm Moon' atau 'bulan cacing'. Fenomena ini akan berubah warna menjadi kemerahan selama hampir satu jam dan dapat diamati terbaik dari beberapa bagian dunia seperti Amerika Serikat bagian barat dan Asia Timur.