
Cisco menemukan adanya bug keamanan serius pada produk Catalyst SD-WAN yang bisa digunakan peretas untuk mengakses jaringan perusahaan dan pemerintah secara tersembunyi dan jangka panjang. Bug ini memiliki skor kerentanan paling tinggi, yaitu 10.0, dan sudah dieksploitasi selama minimal tiga tahun.
Produk Catalyst SD-WAN sangat penting bagi organisasi besar dan instansi pemerintah karena membantu menghubungkan berbagai kantor dan jaringan privat mereka dengan aman melalui jarak jauh. Namun, cacat ini bisa membuat peretas mengambil alih sistem tersebut dan mengawasi hingga mencuri data penting secara tersembunyi.
Bug tersebut telah menyebabkan beberapa organisasi infrastruktur penting, seperti listrik, air, dan transportasi berada dalam risiko. Beberapa negara seperti Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat sudah mengeluarkan peringatan dan menyerukan penanganan cepat untuk memperbaiki kerentanan ini.
CISA, badan keamanan siber Amerika Serikat, bahkan memerintahkan agar semua lembaga pemerintah melakukan patch atau pembaruan pada sistem mereka secepatnya karena ancaman yang sangat besar dan sedang berlangsung. Sayangnya, serangan ini belum diketahui pasti siapa aktornya, meski aktivitasnya telah terdeteksi dan diberi label UAT-8616.
Cisco sebelumnya juga memberikan peringatan serupa terhadap celah di software Async mereka yang juga berisiko tinggi dan sedang disalahgunakan oleh hacker. Ini menegaskan betapa pentingnya menjaga keamanan perangkat jaringan agar tidak mudah ditembus dan digunakan sebagai pintu masuk serangan cyber.