
Courtesy of InterestingEngineering
Bintang Raksasa WR 112 Hasilkan Butiran Debu Terkecil di Alam Semesta
Untuk mengungkap rahasia ukuran dan distribusi butiran debu yang dihasilkan oleh bintang Wolf–Rayet, khususnya di sistem biner WR 112, serta memahami kontribusi debu karbon ini pada pembentukan galaksi dan planet di alam semesta.
28 Feb 2026, 19.43 WIB
293 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Bintang WR 112 menghasilkan debu kosmik yang sangat kecil, yang dapat memengaruhi pembentukan galaksi.
- Penggabungan data dari JWST dan ALMA membantu menyelesaikan teka-teki ukuran debu di sekitar bintang ekstrem.
- Penelitian ini meningkatkan pemahaman tentang bagaimana bintang masif berkontribusi pada penyebaran karbon di galaksi.
Chile, Chili - Sebuah studi baru menemukan bahwa bintang biner Wolf–Rayet WR 112 menghasilkan butiran debu berukuran nanometer yang sangat kecil, menyelesaikan misteri lama tentang ukuran debu di sekitar bintang ekstrem.
Pengamatan gabungan dari James Webb Space Telescope dan ALMA membuktikan bahwa spiralisme debu di WR 112 didominasi oleh butiran kecil yang tidak terdeteksi oleh satu instrumen saja, dengan distribusi bimodal antara nanometer dan 0,1 mikrometer.
Penemuan ini penting untuk memahami bagaimana karbon didistribusikan di galaksi dan dapat memengaruhi proses pembentukan planet serta evolusi debu di alam semesta, membuka jalan untuk penelitian lanjutan pada sistem bintang serupa.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/space/biggest-stars-produce-smallest-dust-grains
[1] https://www.interestingengineering.com/space/biggest-stars-produce-smallest-dust-grains
Analisis Ahli
Donglin Wu
"Kombinasi data dari JWST dan ALMA memungkinkan analisis komprehensif yang menunjukkan distribusi ukuran debu yang sebelumnya sulit dideteksi, terutama di lingkungan ekstrem seperti WR 112."
Analisis Kami
"Penemuan ini sangat penting karena menjelaskan bagaimana debu dengan ukuran yang sangat kecil ternyata mendominasi lingkungan ekstrem yang selama ini sulit dipahami. Ini menegaskan bahwa tanpa teknologi pengamatan canggih seperti JWST dan ALMA, pemahaman kita tentang proses pembentukan bahan penyusun galaksi akan tetap terbatas dan penuh teka-teki."
Prediksi Kami
Penelitian lebih lanjut dengan observasi gabungan JWST dan ALMA pada sistem Wolf–Rayet lainnya akan memperjelas peran debu kecil nanometer pada evolusi galaksi dan pembentukan planet di masa depan.





