Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Mengapa Indeks Hang Seng Tech Berkinerja Buruk Sementara Saham AI Melonjak?

Share

Grup ini membahas berbagai topik teknologi, termasuk performa indeks teknologi, perkembangan teknologi militer, penawaran produk teknologi terbaru, dan ekonomi kreator.

25 Feb 2026, 00.44 WIB

OpenAI Frontier: Tantangan dan Peluang AI di Perusahaan Besar Saat Ini

OpenAI Frontier: Tantangan dan Peluang AI di Perusahaan Besar Saat Ini
OpenAI baru-baru ini meluncurkan platform baru bernama OpenAI Frontier untuk membantu perusahaan membangun dan mengelola agen AI dalam proses bisnisnya. Meskipun teknologi AI sudah canggih dan dapat digunakan secara individu, implementasinya di perusahaan besar masih sangat terbatas karena kompleksitas organisasi dan kebutuhan kolaborasi yang tinggi. Brad Lightcap, COO OpenAI, menyatakan bahwa meskipun banyak pembicaraan tentang AI yang mengambil alih proses bisnis dan prediksi SaaS akan hilang, kenyataannya banyak perusahaan, termasuk OpenAI sendiri, masih mengandalkan perangkat lunak tradisional. Ia menyebut bahwa perusahaan besar punya banyak sistem dan tujuan yang harus dicapai secara bersamaan yang membuat adopsi AI penuh menjadi rumit. OpenAI juga mencatat pertumbuhan yang signifikan dalam permintaan penggunaan AI secara global. CFO OpenAI, Sarah Friar, mengungkap bahwa perusahaan akan mencapai pendapatan tahunan lebih dari 20 miliar dolar di tahun 2025. Namun, OpenAI Frontier masih dalam tahap eksperimen untuk menemukan cara terbaik mengimplementasikan AI di dunia bisnis yang kompleks. India menjadi pasar penting bagi OpenAI, dengan lebih dari 100 juta pengguna ChatGPT mingguan dan penggunaan suara yang berkembang pesat berkat teknologi AI yang lebih baik dan dapat bekerja di lingkungan dengan koneksi rendah. OpenAI tengah membuka kantor baru di Mumbai dan Bengaluru dan meningkatkan kerjasama dengan perusahaan konsultansi besar untuk memperluas jangkauan solusi AI di perusahaan-perusahaan. Meski muncul kekhawatiran tentang dampak AI pada lapangan kerja, terutama di sektor IT dan BPO di India, OpenAI menegaskan bahwa pekerjaan akan berubah, bukan hilang secara total. Mereka menekankan pentingnya empati dalam menghadapi perubahan tersebut dan menyadari bahwa AI akan menjadi bagian dari siklus bisnis dan ekonomi global yang terus berkembang.
24 Feb 2026, 23.43 WIB

Anthropic Perbarui Claude Cowork, Kini AI Bisa Otomatisasi Lebih Banyak Tugas Kantor

Anthropic Perbarui Claude Cowork, Kini AI Bisa Otomatisasi Lebih Banyak Tugas Kantor
Anthropic baru saja mengumumkan pembaruan besar untuk platform AI mereka yang dinamakan Claude Cowork. Pembaruan ini memungkinkan Claude Cowork untuk terhubung langsung dengan aplikasi kantor populer seperti Google Workspace, Docusign, dan WordPress. Dengan demikian, pengguna bisa menggunakan AI ini untuk membantu pekerjaan mereka lebih mudah dan efisien. Selain itu, Anthropic juga menambahkan plug-in yang sudah jadi yang bisa digunakan untuk otomatisasi di berbagai bidang kerja seperti sumber daya manusia (HR), desain, teknik, dan keuangan. Ini artinya tidak hanya pekerjaan sederhana, tapi tugas kompleks di berbagai bidang bisa dikerjakan oleh Claude Cowork. Salah satu fitur utama yang diperkenalkan adalah kemampuan Claude untuk menyelesaikan tugas multi-langkah secara menyeluruh di Excel dan PowerPoint. AI ini bisa menjaga konteks dari satu aplikasi ke aplikasi lain sehingga pekerjaan menjadi lebih lancar dan terintegrasi. Anthropic menyebutkan pembaruan ini merupakan kelanjutan dari fokus mereka di AI agen yang dapat membantu pekerjaan kantor. Sebelumnya mereka juga meluncurkan agen coding bernama Claude Code, yang kini semakin populer bahkan di antara pesaing besar seperti Microsoft dengan fitur AI mereka sendiri. Pengguna dengan langganan Pro, Max, Team, dan Enterprise dapat mulai menggunakan fitur baru Claude Cowork ini sejak hari Selasa, yang saat ini masih dalam tahap preview riset. Ini menunjukkan bahwa Anthropic serius dalam menghadirkan AI yang bisa benar-benar membantu di dunia kerja nyata.
23 Feb 2026, 17.00 WIB

Peretas Rusia Manfaatkan AI untuk Bobol 600 Firewall di Seluruh Dunia

Peretas Rusia Manfaatkan AI untuk Bobol 600 Firewall di Seluruh Dunia
Serangan siber berbahasa Rusia yang berlangsung dari Januari hingga Februari 2026 berhasil membobol lebih dari 600 firewall FortiGate di 55 negara. Mereka tidak menggunakan celah zero-day, melainkan memanfaatkan antarmuka manajemen yang dapat diakses lewat internet dan kredensial yang lemah tanpa perlindungan MFA. Setelah berhasil masuk, pelaku meng-ekstrak data penting seperti kredensial SSL-VPN dan akun administrator. Data ini kemudian dianalisis dengan menggunakan alat berbasis Python dan Go yang dikembangkan dengan bantuan teknologi AI generatif agar serangan lebih terstruktur dan efektif. Serangan juga menyasar server cadangan menggunakan Veeam Backup & Replication untuk menurunkan kemampuan pemulihan file dari backup sebelum melancarkan langkah serangan selanjutnya seperti ransomware. Strategi ini memperlihatkan tingkat ancaman yang semakin serius dan terorganisir. Amazon dan laporan Google mengonfirmasi bahwa AI generatif seperti layanan Gemini semakin disalahgunakan dalam berbagai tahap serangan siber. Hal ini membuat serangan menjadi lebih cepat, efisien, dan mampu meningkatkan skala intrusi secara signifikan. Indonesia pun berpotensi terdampak jika konfigurasi keamanan firewall dan server cadangan tidak diperketat. Para pengguna disarankan untuk segera memperkuat sistem keamanan, seperti mengamankan antarmuka manajemen dan menerapkan multi-factor authentication untuk mencegah serangan seperti ini.
23 Feb 2026, 13.00 WIB

Sam Altman: Pusat Data Luar Angkasa Tidak Realistis untuk Dekade Ini

Sam Altman: Pusat Data Luar Angkasa Tidak Realistis untuk Dekade Ini
Sam Altman, CEO OpenAI, menyatakan bahwa gagasan membangun pusat data di luar angkasa saat ini adalah tidak realistis dan konyol karena biaya peluncuran yang sangat tinggi serta kesulitan teknis memperbaiki perangkat di orbit. Pandangan ini berbeda dengan Elon Musk, pendiri SpaceX, yang mendorong penggunaan satelit dan energi surya di luar angkasa untuk menunjang komputasi AI, ide yang menurutnya bisa merevolusi teknologi. Ketegangan antara Altman dan Musk sudah berlangsung sejak lama, terutama setelah Musk keluar dari OpenAI pada 2018 karena konflik kepentingan, dan kini mereka memiliki visi serta jalur yang berbeda dalam pengembangan teknologi AI. Kebutuhan komputasi AI yang terus meningkat juga membawa tantangan baru terkait konsumsi energi, dan meskipun tenaga terbarukan mulai digunakan, solusi stabil dan siap pakai untuk skala besar masih belum tersedia. Altman mengakui kehebatan teknis Musk, namun menganggap kemungkinan mereka kembali akur kecil, sementara diskusi tentang pusat data orbital masih penuh tantangan regulasi dan teknis yang besar.
23 Feb 2026, 09.46 WIB

Indeks Saham Teknologi Hong Kong Terpuruk, Perusahaan AI Baru Naik Drastis

Indeks Saham Teknologi Hong Kong Terpuruk, Perusahaan AI Baru Naik Drastis
Indeks Hang Seng Tech yang mencakup 30 perusahaan teknologi besar seperti Tencent, Alibaba, dan Meituan tercatat mengalami penurunan sebesar 5,5 persen tahun ini hingga akhir minggu lalu. Ini menjadi tantangan tersendiri sebab tahun sebelumnya indeks ini justru sukses mencetak kenaikan sebesar 23,5 persen, menunjukkan gejolak yang dialami pasar teknologi Hong Kong. Sementara itu, indeks saham utama Hong Kong yaitu Hang Seng Index hanya naik tipis sebesar 0,3 persen sepanjang tahun ini. Bahkan, jika dibandingkan dengan indeks teknologi utama di Amerika Serikat, Nasdaq 100, indeks teknologi Hong Kong masih tertinggal karena Nasdaq hanya turun 0,8 persen selama periode yang sama. Berbeda dengan kinerja indeks teknologi yang melemah, perusahaan-perusahaan AI baru yang baru terdaftar di Hong Kong justru mencatatkan lonjakan harga saham yang luar biasa. Misalnya, Zhipu AI yang harganya naik 523 persen menjadi HK$ 725, MiniMax naik 488 persen menjadi HK$ 970, dan Beijing Haizhi Technology Group naik 469 persen menjadi HK$ 154,10 dalam waktu kurang dari enam minggu setelah IPO. Selain perusahaan AI, produsen robot seperti Shenzhen Dobot juga mendapatkan perhatian setelah robot humanoid mereka ditampilkan dalam Gala Festival Musim Semi yang disiarkan oleh CCTV, acara TV paling banyak ditonton di Tiongkok daratan. Hal ini turut meningkatkan nilai saham mereka di pasar. Kondisi ini menunjukan bahwa meskipun indeks teknologi utama Hong Kong sedang berjuang, sektor AI dan robotika mendapatkan minat besar dari investor dan berpotensi menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar teknologi di masa depan. Namun, tantangan tetap ada dalam memilih pemimpin industri yang tepat untuk mengembalikan performa indeks utama.
22 Feb 2026, 21.03 WIB

Tetris Fleksibel di Sampul Majalah: Inovasi Gaming di Media Cetak

Tetris yang dikenal sebagai permainan puzzle legendaris telah diberi bentuk baru dengan integrasi ke dalam sampul majalah kertas yang fleksibel. Red Bull, berkolaborasi dengan pembuat perangkat Kevin Bates, menciptakan majalah edisi khusus yang menampilkan game Tetris yang bisa dimainkan langsung dari sampulnya. Konsep ini adalah bagian dari upaya membawa teknologi permainan portabel ke ranah media cetak. Layarnya terdiri dari 180 LED RGB kecil yang dipasang di papan sirkuit fleksibel setebal 0,1 mm sehingga sampul majalah tetap tipis dan mudah ditekuk. Untuk tombol, sensor sentuh kapasitif langsung dicetak pada papan sirkuit, memberikan respons tanpa perlu tombol mekanik, membuatnya sangat tipis dibandingkan perangkat gaming biasa. Prosesor ARM 32-bit dan baterai isi ulang ditempatkan di bagian tepi sampul menggunakan papan sirkuit kaku namun tipis, menjaga keseimbangan antara fleksibilitas dan kebutuhan daya. Pengisian daya menggunakan port USB-C yang ditempatkan secara tersembunyi pada pinggir sampul, membuat perangkat ini tidak hanya fungsional, tetapi juga praktis dari segi penggunaan. Meski tidak menyertakan fitur-fitur canggih terbaru dalam permainan Tetris seperti preview bentuk yang akan datang, perangkat ini tetap menawarkan pengalaman bermain yang menyenangkan dengan suara dan scoring sederhana. Pembuatan majalah ini dilakukan terbatas sebanyak 1.000 eksemplar, dengan 150 di antaranya memiliki sampul interaktif yang diperuntukkan bagi peserta turnamen dan influencer. Inovasi ini bukan hanya sekadar penggabungan teknologi, melainkan menunjukkan kemungkinan masa depan di mana media cetak dapat dihidupkan kembali dengan fitur interaktif, membuka peluang baru bagi pengembangan teknologi gaming portabel dan perangkat fleksibel di industri hiburan.
22 Feb 2026, 18.04 WIB

Hyundai Rotem Tampilkan Teknologi Hidrogen untuk Kendaraan Tempur Masa Depan

Hyundai Rotem memperkenalkan teknologi propulsi berbasis hidrogen di ajang World Defense Show 2026 di Riyadh. Dalam pameran tersebut, fokus utama adalah platform tanpa awak bernama Black Veil yang menggunakan sel bahan bakar hidrogen sebagai sumber tenaga. Teknologi ini menunjukkan bagaimana energi alternatif dapat mendukung persyaratan pertempuran generasi berikutnya dengan mengurangi jejak suara dan panas sekaligus meningkatkan masa operasi. Selain Black Veil, Hyundai Rotem juga memamerkan model K2 Black Panther dan kendaraan lapis baja roda 30 ton untuk ekspor. Model HR-Sherpa dengan sistem kontra-drone ikut melengkapi konsep integrasi kendaraan berawak dan tanpa awak yang tanggap terhadap ancaman udara di medan tempur yang kompleks dan didominasi oleh drone. Penekanan pada hidrogen bukan hanya sebagai konsep eksperimen, tetapi sebagai solusi praktis dan siap pakai untuk misi militer. Hyundai Rotem menegaskan bahwa masa depan operasi militer mengutamakan daya tahan tinggi, pengurangan jejak suara dan panas, serta pengisian cepat, bersama dengan performa kendaraan yang optimal. Teknologi propulsi hidrogen adalah contoh bagaimana inovasi di sektor otomotif sipil dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan militer sehingga memungkinkan pengembangan dan investasi riset yang lebih hemat biaya dan cepat. Hyundai Rotem menargetkan aplikasi teknologi ini terutama di lingkungan dengan kondisi temperatur tinggi dan medan sulit. Langkah ini sejalan dengan visi Saudi Arabia 2030 yang ingin mengurangi ketergantungan pada energi fosil, mendiversifikasi industri, serta menerapkan teknologi berkelanjutan di sektor pertahanan. Dengan memperkenalkan teknologi ini pada panggung internasional, Hyundai Rotem memperlihatkan kesiapan teknologi hidrogen sebagai solusi nyata dan modern bagi misi tempur masa depan.
21 Feb 2026, 21.45 WIB

Penawaran Menarik Google Pixel 10A dan Diskon Besar Aksesori Teknologi Akhir Pekan Ini

Tim Reviews and Guides di The Verge sedang mempersiapkan peluncuran berbagai teknologi terbaru, termasuk Google Pixel 10A yang kini sudah bisa dipesan dengan bonus kartu hadiah senilai 100 dolar AS. Selain itu, ada beragam diskon menarik yang bisa dimanfaatkan oleh pembaca pada sejumlah produk elektronik lainnya. Google Pixel 10A dibanderol seharga 499 dolar AS dengan penyimpanan 128GB dan menawarkan tujuh tahun pembaruan perangkat lunak serta fitur-fitur praktis seperti pengisian daya yang lebih cepat dan SOS satelit. Tersedia juga opsi bundling dengan earbud Pixel Buds 2A tanpa biaya tambahan. Anker menghadirkan power strip dengan kapasitas 12 stopkontak dan beberapa port USB yang saat ini mendapat diskon signifikan, membuatnya menjadi pilihan tepat untuk kebutuhan pengisian daya dan proteksi perangkat elektronik di rumah atau kantor. Turtle Beach Stealth Pivot hadir sebagai controller PC inovatif dengan fitur unik yang memudahkan pengguna, terutama penggemar game fighting, untuk mengkostumisasi setelan kontrol dengan harga diskon terbaik sepanjang masa. Sementara itu, headphone Soundcore Space One menawarkan pengalaman ANC yang memadai dengan harga terjangkau dan daya tahan baterai hingga 40 jam. Selain itu, produk robot vacuum dan buku edisi khusus juga mendapatkan potongan harga, menambah ragam penawaran teknologi yang bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan konsumen dalam momen akhir pekan ini.
21 Feb 2026, 06.00 WIB

Bagaimana Kreator Digital Bangun Bisnis Nyata di Luar Pendapatan Iklan

Pendapatan iklan yang selama ini menjadi sumber utama penghasilan pembuat konten di platform digital seperti YouTube kini sudah tidak mencukupi. Banyak kreator besar mulai mencari cara lain untuk menghasilkan uang agar pendapatan mereka lebih stabil dan beragam. Akibatnya, tren baru muncul di kalangan pembuat konten di mana mereka tidak hanya mengandalkan konten video saja. Salah satu contoh terdepan adalah MrBeast, seorang YouTuber terkenal, yang membeli startup fintech bernama Step dan juga menjalankan bisnis cokelatnya sendiri. Menariknya, bisnis cokelat tersebut ternyata menghasilkan pendapatan yang lebih besar daripada divisi medianya, menandakan bahwa usaha di luar konten bisa menjadi sangat menguntungkan. Tren ini bukan hanya terjadi pada MrBeast saja, tapi sudah menjadi pola bagi banyak kreator lain. Mereka mulai meluncurkan produk, melakukan akuisisi startup, serta membangun perusahaan dan brand mereka sendiri sebagai strategi jangka panjang. Strategi ini bahkan dianggap sebagai 'playbook baru' di industri ekonomi kreator. Dalam podcast TechCrunch Equity, para pembawa acara juga membahas apakah model bisnis diversifikasi ini dapat berkembang dan diterapkan oleh kreator di luar top 1% yang selama ini mendominasi penghasilan tinggi. Ini menjadi diskusi penting karena membuka peluang bagaimana kreator pemula atau menengah bisa juga mendapatkan manfaat dari pendekatan ini. Selain itu, ada pembahasan mengenai India’s AI Impact Summit yang menyoroti berbagai perkembangan terbaru di bidang kecerdasan buatan. Semua diskusi ini memberikan gambaran tentang dinamika dan tren terbaru di dunia teknologi dan ekonomi kreator yang semakin menguat.
20 Feb 2026, 20.48 WIB

Mengungkap Asal Efek Magnetik Ruthenium Dioksida Dalam Altermagnetisme

Peneliti di Amerika Serikat menemukan sumber asli dari efek magnetik yang muncul pada bahan ruthenium dioksida (RuO₂), yang merupakan fokus perdebatan dalam bidang altermagnetisme yang sedang berkembang cepat. Altermagnetisme adalah bidang penelitian yang mendapat banyak perhatian karena potensi dampaknya pada teknologi komputasi cepat dan hemat energi. RuO₂ menjadi bahan yang menarik karena diduga dapat menunjukkan kondisi magnetik unik yang sangat relevan untuk spintronik dan elektronik berkecepatan tinggi. Bukti dari exchange bias, yang biasa muncul saat RuO₂ bersentuhan dengan ferromagnet seperti besi, digunakan sebagai indikator adanya altermagnetisme. Namun, tim peneliti dari Naval Research Laboratory (NRL) memutuskan untuk memeriksa lebih jauh dengan menggunakan teknik neutron scattering di Oak Ridge National Laboratory. Neutron memiliki kemampuan khusus untuk meneliti struktur magnetik di dalam bahan karena membawa momen magnetik sendiri. Teknik neutron scattering yang digunakan termasuk polarized neutron reflectometry dan neutron diffraction membantu mengungkap bahwa exchange bias yang ditemukan bukan berasal dari sifat intrinsik RuO₂ sendiri, melainkan karena pengaruh antarmuka antara RuO₂ dan ferromagnet. Ini menegaskan bahwa magnetometri saja kurang cukup untuk menganalisa fenomena ini. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa adanya exchange bias tidak bisa dijadikan bukti pasti bahwa RuO₂ memang material altermagnetik. Studi ini membuka jalan untuk penelitian lebih lanjut yang bisa menemukan kondisi khusus saat altermagnetisme benar-benar muncul, sekaligus memahami lebih baik interaksi di antarmuka material.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • Lompatan Teknologi Global

  • Dari Reaktor ke Ramadan

  • Jejak Teknologi Masa Depan

  • Robot humanoid tampilkan kung fu mabuk dengan nunchaku di Gala Musim Semi China

  • Gelombang Teknologi Pintar

  • Dinamika AI Global 2026

  • Humanoids go mainstream as China’s robotics champions appear at CCTV spectacle

  • Sorotan Inovasi Global: Sains & Teknologi

  • Frontier Otomasi & AI

  • AI menciptakan hewan buatan yang seiring waktu mengembangkan penglihatan yang berfungsi tanpa instruksi