AI summary
Sam Altman skeptis terhadap gagasan pembangunan pusat data di luar angkasa. Perbedaan pandangan antara Altman dan Musk mencerminkan ketegangan dalam industri AI. Lonjakan dalam kemampuan AI memerlukan infrastruktur komputasi yang lebih besar dan lebih kompleks. Sam Altman, CEO OpenAI, menyatakan bahwa gagasan membangun pusat data di luar angkasa saat ini adalah tidak realistis dan konyol karena biaya peluncuran yang sangat tinggi serta kesulitan teknis memperbaiki perangkat di orbit.Pandangan ini berbeda dengan Elon Musk, pendiri SpaceX, yang mendorong penggunaan satelit dan energi surya di luar angkasa untuk menunjang komputasi AI, ide yang menurutnya bisa merevolusi teknologi.Ketegangan antara Altman dan Musk sudah berlangsung sejak lama, terutama setelah Musk keluar dari OpenAI pada 2018 karena konflik kepentingan, dan kini mereka memiliki visi serta jalur yang berbeda dalam pengembangan teknologi AI.Kebutuhan komputasi AI yang terus meningkat juga membawa tantangan baru terkait konsumsi energi, dan meskipun tenaga terbarukan mulai digunakan, solusi stabil dan siap pakai untuk skala besar masih belum tersedia.Altman mengakui kehebatan teknis Musk, namun menganggap kemungkinan mereka kembali akur kecil, sementara diskusi tentang pusat data orbital masih penuh tantangan regulasi dan teknis yang besar.
Penolakan Altman terhadap pusat data orbital menunjukkan bahwa teknologi saat ini belum siap untuk skala besar dan perlu fokus pada solusi yang lebih praktis. Sementara itu, gagasan Musk meskipun ambisius, membuka peluang bagi inovasi di masa depan jika teknologi peluncuran dan perbaikan di luar angkasa bisa berkembang pesat.