Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Sorotan Inovasi Global: Sains & Teknologi

Share

Kumpulan berita ini menghadirkan terobosan dan perkembangan terkini dalam sains dan teknologi, mulai dari material canggih dan energi terbarukan, penelitian biomedis, robotika, hingga penemuan astronomi dan pemantauan cuaca. Ada juga sorotan khusus pada inovasi lokal di Indonesia dan isu lingkungan global.

21 Feb 2026, 00.11 WIB

Larangan Kacamata Pintar Meta di Pengadilan untuk Lindungi Privasi dan Integritas

Larangan Kacamata Pintar Meta di Pengadilan untuk Lindungi Privasi dan Integritas
Mark Zuckerberg datang ke pengadilan Los Angeles bersama tim yang mengenakan kacamata pintar Meta. Hakim Carolyn Kuhl langsung melarang penggunaan kacamata tersebut karena memiliki kamera yang dapat merekam secara diam-diam, yang dikhawatirkan akan mengancam privasi dan keselamatan jalannya persidangan. Sudah ada kekhawatiran lama bahwa kacamata pintar dapat digunakan untuk merekam tanpa izin di tempat-tempat sensitif, termasuk ruang sidang. Beberapa pengadilan di Amerika Serikat bahkan telah resmi melarang penggunaan kacamata pintar ini untuk mencegah pelanggaran privasi dan penyalahgunaan surveillance. Peraturan federal di AS sejak lama melarang perekaman sidang pengadilan agar tidak mengganggu integritas proses hukum. Saat ini teknologi seperti kacamata pintar semakin canggih, bahkan rencana Meta menambahkan fitur pengenalan wajah yang dapat memperburuk risiko pelanggaran privasi semua pihak yang hadir di pengadilan. Hakim Kuhl menegaskan bahwa tidak ada toleransi untuk perekaman dengan kacamata pintar di ruang sidang. Ia menegaskan bahwa setiap orang yang merekam harus menghapus rekaman tersebut atau menghadapi konsekuensi hukum, memperlihatkan bahwa pengadilan serius melindungi kerahasiaan proses. Dengan semakin populernya kacamata pintar yang dijual jutaan unit, tantangan untuk menegakkan larangan perekaman di pengadilan akan semakin berat. Larangan langsung oleh hakim seperti yang dilakukan oleh Kuhl kemungkinan akan menjadi pendekatan utama sementara aturan resmi melarang penggunaan kacamata pintar di ruang sidang masih langka.
20 Feb 2026, 22.24 WIB

Galaxy Z TriFold Samsung: Harga Mahal dan Stok Terbatas Tapi Penuh Potensi

Galaxy Z TriFold Samsung: Harga Mahal dan Stok Terbatas Tapi Penuh Potensi
Samsung meluncurkan Galaxy Z TriFold, sebuah perangkat lipat berukuran besar yang bisa berubah menjadi tablet 10 inci, membawa konsep baru dalam dunia ponsel pintar. Perangkat ini dijual dengan harga sekitar 2.899,99 dolar dan memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 512GB. Tidak seperti ponsel Samsung lainnya, Galaxy Z TriFold dijual secara terbatas hanya melalui situs resmi Samsung, yang menyebabkan stok awal terjual habis kurang dari sepuluh menit setelah penjualan dibuka. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah perangkat ini sangat populer atau stok yang disediakan terlalu sedikit. Galaxy Z TriFold memungkinkan pengguna untuk menggunakan perangkat dalam tiga mode berbeda: sebagai ponsel saat dilipat, sebagai layar yang lebih besar saat dibuka setengah, hingga sebagai tablet 10 inci saat dibuka sepenuhnya. Hal ini tentunya membuat multitasking menjadi lebih mudah dibandingkan perangkat lipat dengan satu engsel. Seorang jurnalis dari Verge, Allison Johnson, sempat mencoba Galaxy Z Fold 7 dan merasa pengalaman multitasking dengan keyboard nirkabel sangat menyenangkan. Galaxy Z TriFold yang menawarkan layar lebih luas diperkirakan dapat meningkatkan pengalaman tersebut, meskipun harga yang jauh lebih mahal menjadi pertimbangan utama. Sebagai kesimpulan, Galaxy Z TriFold adalah inovasi yang menarik di pasar ponsel lipat, meskipun dengan harga tinggi dan ketersediaan terbatas. Pengguna yang mengedepankan produktivitas dan multitasking dengan layar besar dapat mempertimbangkan perangkat ini, namun keputusan akhir tentu tergantung pada anggaran masing-masing.
20 Feb 2026, 20.26 WIB

NASA Sukses Atasi Kebocoran Hidrogen, Artemis 2 Siap Menuju Bulan

NASA Sukses Atasi Kebocoran Hidrogen, Artemis 2 Siap Menuju Bulan
NASA baru saja menyelesaikan sebuah pengujian penting bernama wet dress rehearsal untuk misi Artemis 2 yang bertujuan mengirim manusia mengelilingi bulan. Pengujian ini dilakukan di Kennedy Space Center, Florida, selama dua hari dan bertujuan memastikan semua sistem roket dan pesawat ruang angkasa siap untuk peluncuran. Sebelumnya, NASA menghadapi masalah serius berupa kebocoran hidrogen cair pada roket Space Launch System, yang membuat tes-tes sebelumnya gagal atau terhenti. Kali ini, masalah tersebut berhasil diatasi dengan mengganti segel-segel yang bermasalah, sehingga pengisian bahan bakar roket dengan 730.000 galon berjalan lancar tanpa kebocoran. Selain pengisian bahan bakar, tim NASA juga memeriksa berbagai sistem penting seperti penutupan pintu kapsul Orion dan sistem pelolosan darurat. Pengujian termasuk simulasi hitungan mundur terakhir yang mereplikasi kondisi peluncuran sebenarnya sampai detik-detik sebelum mesin roket menyala. Artemis 2 tidak akan mendarat di bulan, melainkan akan mengitari bulan menggunakan lintasan yang memanfaatkan gravitasi bulan agar dapat kembali ke Bumi tanpa perlu dorongan tambahan. Misi ini akan menjadi penerbangan manusia pertama NASA melintasi orbit rendah Bumi sejak era Apollo. Empat astronot yang akan ikut dalam misi ini berasal dari NASA dan Canadian Space Agency, menunjukkan kerja sama internasional dalam eksplorasi luar angkasa. Peluncuran Artemis 2 direncanakan berlangsung pada awal Maret 2024, dengan peluang peluncuran cadangan di bulan April.
20 Feb 2026, 17.30 WIB

Terobosan Heat Pump Raksasa Turboden Hasilkan Uap Panas Tanpa Emisi CO₂

Terobosan Heat Pump Raksasa Turboden Hasilkan Uap Panas Tanpa Emisi CO₂
Sebuah perusahaan asal Italia bernama Turboden telah mengembangkan pompa panas terbesar di dunia yang dapat menghasilkan uap superheated dengan kapasitas 12 MWth pada tekanan 3,4 bar dan suhu antara 150-180°C. Teknologi ini dirancang khusus untuk mendukung proses industri yang membutuhkan uap panas tinggi tanpa menaikkan emisi karbon dioksida secara langsung. Sistem ini menggabungkan teknologi Large Heat Pump (LHP) dengan Mechanical Vapor Recompression (MVR) yang memungkinkan efisiensi tinggi dan pengolahan limbah panas dari proses industri. Listrik yang digunakan juga bebas karbon, sehingga seluruh proses menjadi lebih ramah lingkungan dan mendorong dekarbonisasi energi industri. Instalasi pompa panas ini dipasang di pabrik Delfort yang bergerak di bidang produksi kertas spesial. Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat menggantikan boiler berbahan bakar fosil yang sebelumnya digunakan dan mampu mengurangi sekitar 19.000 ton emisi CO₂ setiap tahunnya. Faktor teknis yang menjadi tantangan adalah terbatasnya ruang di pabrik sehingga sistem harus dirancang agar muat dan mudah diakses untuk pemeliharaan tanpa mengurangi performa. Proses integrasi dan kontrol dilakukan secara cermat agar operasi berjalan stabil dan efisien dalam berbagai kondisi produksi. Keberhasilan proyek ini menjadi bukti bahwa teknologi heat pump skala besar sudah siap digunakan dalam industri berat dan dapat menjadi solusi nyata untuk mengurangi jejak karbon serta mendukung transisi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
20 Feb 2026, 12.20 WIB

Trump Umumkan Rilis Dokumen Rahasia UFO dan Kehidupan Luar Bumi

Trump Umumkan Rilis Dokumen Rahasia UFO dan Kehidupan Luar Bumi
Pada 19 Februari 2026, Presiden Donald Trump mengumumkan melalui platform Truth Social bahwa dirinya akan memerintahkan Departemen Pertahanan dan lembaga pemerintah terkait untuk mulai mengidentifikasi dan merilis dokumen rahasia mengenai UFO dan fenomena udara tak teridentifikasi (UAP). Ini merupakan langkah baru menuju transparansi terkait isu yang telah lama menarik perhatian publik dan pemerintah Amerika Serikat. Dalam pengumuman tersebut, Trump menyebut minat besar masyarakat sebagai alasan di balik keputusan ini. Ia meminta agar semua berkas terkait kehidupan alien, UFO, dan fenomena udara misterius diusut dan dipublikasikan demi kepentingan bangsa dan pengetahuan umat manusia. Departemen Pertahanan Amerika Serikat, yang bertanggung jawab atas beberapa investigasi UAP dalam beberapa tahun terakhir, diharapkan akan membuka berbagai berkas yang selama ini disimpan rapat. Langkah ini bisa membuka jendela baru bagi publik dalam memahami fenomena yang selama ini masih misterius dan penuh spekulasi. Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, juga menyambut baik pengumuman tersebut di platform X dengan menyebutnya sebagai berita 'out of this world' yang menandakan keseriusan pemerintah dalam menanggapi isu UFO dan kehidupan ekstraterestrial. Kebijakan ini berpotensi memicu berbagai reaksi dan diskusi baik di kalangan ilmuwan, media, maupun masyarakat luas, karena selama ini keberadaan dan fenomena UFO sering menjadi bahan perdebatan dan teori konspirasi. Publik kini menantikan dokumen apa saja yang akan dibuka serta informasi baru apa yang bisa diperoleh dari langkah tersebut.
20 Feb 2026, 06.40 WIB

Dulu Sungai Amazon Mengalir Terbalik: Fakta Menarik Dari Sejarah Geologi

Sungai Amazon yang terkenal saat ini mengalir dari barat ke timur, tapi sekitar 20 tahun lalu, ditemukan fakta menarik bahwa dulu sungai ini berlawanan arah. Bahkan penelitian oleh Russel Mapes pada tahun 2006 menemukan bukti berupa potongan mineral zirkon di wilayah timur Amerika Selatan yang menunjukkan aliran sungai pernah dari timur ke barat. Wilayah timur laut Amerika Selatan ternyata merupakan dataran tinggi yang terbentuk pada periode Cretaceous sekitar 65 hingga 145 juta tahun yang lalu. Data ini menjadi kunci penting untuk memahami bagaimana sungai Amazon bisa berubah arah aliran selama jutaan tahun. Karena wilayah Amazon sangat datar, sedikit perubahan kemiringan tanah bisa mengakibatkan perubahan besar pada arah aliran sungai. Kondisi ini dipengaruhi oleh pengangkatan wilayah Andes yang menyebabkan pola aliran hujan dan proses erosi berlangsung secara intensif. Penelitian pemodelan yang dilakukan pada tahun 2014 menunjukkan adanya kenaikan permukaan daratan akibat penumpukan sedimen. Penumpukan ini menciptakan lahan basah baru yang akhirnya menjadi penyebab aliran sungai berubah menuju arah barat ke timur yang kita kenal sekarang. Perubahan ini terjadi sekitar 10 juta tahun lalu, dan menjelaskan mengapa pola sungai Amazon saat ini sangat berbeda dengan kondisi masa lalu. Penemuan ini membuka wawasan baru terkait dinamika geologi dan lingkungan yang terus berubah sepanjang waktu.
19 Feb 2026, 16.15 WIB

Gabon Blokir Media Sosial di Tengah Krisis Ekonomi dan Sosial yang Parah

Pemerintah Gabon memutus akses ke platform media sosial utama seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok mulai tanggal 18 Februari 2026. Keputusan ini diambil di tengah krisis ekonomi dan sosial yang sedang melanda negara Afrika Tengah tersebut. Krisis likuiditas dan ketergantungan pada impor makanan menyebabkan tekanan berat pada masyarakat Gabon, terutama di tengah biaya hidup yang mahal dan tingkat pengangguran yang tinggi mencapai 20 persen. Hal ini memicu perdebatan dan diskusi tajam di media sosial. Regulator media di Gabon menyatakan pemblokiran ini dilakukan karena konten yang beredar dianggap dapat merusak kohesi sosial dan mengancam keamanan nasional. Mereka menyebutkan ada banyak konten yang tidak pantas, fitnah, dan berisi kebencian yang tersebar secara luas. Dampak dari pemblokiran platform digital ini cukup besar, karena masyarakat mengandalkan media sosial bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai alat kerja, berdagang, berinovasi, dan menyuarakan aspirasi politik. Langkah ini dinilai melumpuhkan berbagai aktivitas penting di tengah kondisi yang sudah sulit. Situasi politik Gabon berubah setelah kudeta yang dipimpin Brice Oligui Nguema pada Agustus 2023, yang mengakhiri rezim Ali Bongo selama lebih dari 50 tahun. Namun, meskipun ada transisi politik dan reformasi, Bank Dunia memprediksi kondisi ekonomi Gabon masih sangat rapuh.
19 Feb 2026, 12.27 WIB

Metode Baru Menghasilkan Etilena dari Gas Limbah Lebih Ramah Lingkungan

Para peneliti di Amerika Serikat telah menciptakan metode baru untuk menghasilkan etilena, bahan penting dalam pembuatan plastik, dari gas limbah yang disebut syngas. Metode ini membantu mengurangi jejak karbon yang besar dari produksi etilena konvensional. Metode tersebut menggunakan alat bernama elektroda yang mengubah syngas menjadi etilena dengan bantuan bahan khusus sodium polyacrylate. Bahan ini memungkinkan reaksi terjadi tanpa kebutuhan air cair, membuat proses lebih efisien dan ramah lingkungan. Sistem yang dikembangkan dapat menghasilkan etilena dengan penggunaan listrik yang jauh lebih rendah, sekitar 60 persen lebih efisien dibanding metode sebelumnya. Hal ini menjadikan produksi etilena lebih hemat energi dan terjangkau. Selain itu, teknologi ini mampu beroperasi dengan stabil selama lebih dari 80 jam serta tahan terhadap hidup dan matinya listrik yang biasa terjadi pada sumber energi terbarukan. Ini artinya teknologi ini cocok untuk masa depan energi bersih. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menciptakan rantai pasok bahan kimia yang melingkar dan ramah lingkungan, yang memanfaatkan limbah dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sehingga mengarah pada masa depan yang lebih hijau.
19 Feb 2026, 07.35 WIB

Material Perovskit Hibrida Baru Meningkatkan Deteksi Radiasi dengan Emisi Cepat

Para peneliti dari Universitas Oklahoma telah menciptakan material perovskit hibrida yang memanfaatkan bagian organik dalam struktur kristalnya untuk menghasilkan cahaya dengan sangat cepat dan efisien ketika terkena radiasi. Ini merupakan perubahan besar dari fokus tradisional yang hanya mengutamakan bagian anorganik. Dengan menyisipkan molekul stilbene ke dalam perovskit dua dimensi yang dirancang khusus, emisi cahaya dari bagian organik meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan dengan molekul organik yang berdiri sendiri, menunjukkan pengaruh lingkungan kristal yang positif. Levantannya adalah kemampuan emisi cahaya yang sangat cepat dari bagian organik, yang sangat penting untuk aplikasi deteksi radiasi neutron, sinar-X, dan gamma di mana kecepatan respons adalah hal utama. Selain cepat dan terang, material tersebut juga menunjukkan stabilitas yang sangat baik terhadap kondisi lingkungan terbuka, bertahan lebih dari satu tahun tanpa perlu pelapis pelindung yang biasanya diperlukan untuk material serupa. Kesuksesan penelitian ini membuka kemungkinan bahwa dengan penyempurnaan lebih lanjut, material perovskit hybrid berbasis organik bisa melampaui detektor radiasi generasi sekarang dan meningkatkan teknologi deteksi radiasi secara signifikan.
19 Feb 2026, 01.14 WIB

Kebocoran Data Besar di Figure, Hampir Sejuta Pelanggan Terkena Dampak

Perusahaan pinjaman berbasis blockchain bernama Figure baru-baru ini mengalami kebocoran data penting. Kebocoran ini berdampak pada jutaan pelanggan yang datanya dicuri oleh peretas. Sayangnya, Figure tidak memberikan rincian lengkap tentang jenis data apa saja yang hilang maupun jumlah pasti pelanggan yang terdampak. Seorang peneliti keamanan ternama, Troy Hunt, menyelidiki data yang diduga dicuri dan menemukan hampir satu juta alamat email yang terkait dengan pelanggan Figure. Selain email, data lain seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat tempat tinggal, dan nomor telepon juga termasuk dalam data yang bocor. Kelompok peretas bernama ShinyHunters mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Mereka mempublikasikan data yang dicuri dalam situs kebocoran mereka sebagai cara memberi tekanan agar Figure membayar uang tebusan. Jika tidak, data yang dicuri akan tetap tersebar dan merusak reputasi perusahaan. Meski sudah adanya pengakuan dari kelompok hacker, Figure belum memberikan respons resmi terkait jumlah pelanggan yang terdampak atau jenis data yang bocor. Ketidakjelasan ini membuat banyak pengguna merasa cemas akan keamanan informasi pribadi mereka di platform tersebut. Kebocoran data ini menjadi peringatan serius bagi perusahaan teknologi yang beroperasi di bidang keuangan dan blockchain. Penting bagi perusahaan untuk meningkatkan keamanan data pelanggan dan transparansi selama penanganan insiden agar mampu menjaga kepercayaan pengguna mereka.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • Dari Reaktor ke Ramadan

  • Radar Inovasi Harian

  • Teknologi Frontier: Sains, Energi & Keamanan

  • Mengapa Indeks Hang Seng Tech Berkinerja Buruk Sementara Saham AI Melonjak?

  • Spektrum AI: Wearable hingga Data Center

  • Revolusi Tekno-Bisnis 2026

  • Lompatan Teknologi Global

  • Jejak Teknologi Masa Depan

  • Robot humanoid tampilkan kung fu mabuk dengan nunchaku di Gala Musim Semi China

  • Gelombang Teknologi Pintar