Metode Baru Menghasilkan Etilena dari Gas Limbah Lebih Ramah Lingkungan
Courtesy of InterestingEngineering

Metode Baru Menghasilkan Etilena dari Gas Limbah Lebih Ramah Lingkungan

Mengembangkan metode produksi etilena yang lebih ramah lingkungan dan efisien energi menggunakan gas limbah dan elektroda khusus, guna mengurangi jejak karbon dan mendukung rantai pasok etilena yang lebih hijau.

19 Feb 2026, 12.27 WIB
229 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Metode baru ini berpotensi mengubah cara produksi etilena dengan mengurangi dampak lingkungan.
  • Penggunaan sumber energi terbarukan dapat meningkatkan keberlanjutan dalam rantai pasokan etilena.
  • Sodium polyacrylate berperan penting dalam meningkatkan efisiensi proses produksi etilena.
Amerika Serikat - Para peneliti di Amerika Serikat telah menciptakan metode baru untuk menghasilkan etilena, bahan penting dalam pembuatan plastik, dari gas limbah yang disebut syngas. Metode ini membantu mengurangi jejak karbon yang besar dari produksi etilena konvensional.
Metode tersebut menggunakan alat bernama elektroda yang mengubah syngas menjadi etilena dengan bantuan bahan khusus sodium polyacrylate. Bahan ini memungkinkan reaksi terjadi tanpa kebutuhan air cair, membuat proses lebih efisien dan ramah lingkungan.
Sistem yang dikembangkan dapat menghasilkan etilena dengan penggunaan listrik yang jauh lebih rendah, sekitar 60 persen lebih efisien dibanding metode sebelumnya. Hal ini menjadikan produksi etilena lebih hemat energi dan terjangkau.
Selain itu, teknologi ini mampu beroperasi dengan stabil selama lebih dari 80 jam serta tahan terhadap hidup dan matinya listrik yang biasa terjadi pada sumber energi terbarukan. Ini artinya teknologi ini cocok untuk masa depan energi bersih.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah menciptakan rantai pasok bahan kimia yang melingkar dan ramah lingkungan, yang memanfaatkan limbah dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sehingga mengarah pada masa depan yang lebih hijau.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/science/scientists-develop-ethylene-waste-gas

Analisis Ahli

Ted Sargent
"Karya ini adalah langkah besar dalam mendekarbonisasi sektor kimia dan menunjukkan bagaimana inovasi material dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi proses produksi kimia."

Analisis Kami

"Penemuan ini sangat revolusioner karena tidak hanya mengurangi jejak karbon dalam produksi etilena, tetapi juga memanfaatkan limbah sebagai bahan baku yang berharga. Namun, tantangan dalam mengkomersialisasikan teknologi ini masih ada, terutama dalam hal skala dan biaya produksi di dunia nyata."

Prediksi Kami

Di masa depan, teknologi ini dapat mengurangi ketergantungan industri plastik pada produksi berbasis bahan bakar fosil dan mempercepat transisi menuju industri kimia yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan utama penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Weinberg College?
A
Tujuan utama penelitian adalah untuk mendekarbonisasi produksi bahan kimia, khususnya etilena.
Q
Bagaimana metode baru ini mengurangi jejak karbon dalam produksi etilena?
A
Metode baru ini mengurangi jejak karbon dengan menghasilkan etilena dari gas limbah tanpa menggunakan bahan bakar fosil.
Q
Apa bahan baru yang digunakan sebagai katalis dalam proses ini?
A
Bahan baru yang digunakan sebagai katalis adalah sodium polyacrylate.
Q
Mengapa syngas dipilih sebagai umpan dalam elektroliser?
A
Syngas dipilih karena merupakan gas limbah yang dihasilkan dari proses gasifikasi termal dan dapat digunakan untuk menghasilkan etilena.
Q
Apa manfaat dari penggunaan sodium polyacrylate dalam sistem ini?
A
Sodium polyacrylate membantu menciptakan lingkungan mikro yang meningkatkan efisiensi produksi dalam sistem elektroliser.