
Courtesy of TechCrunch
Kebocoran Data Besar di Figure, Hampir Sejuta Pelanggan Terkena Dampak
Memberikan informasi tentang skala dan dampak kebocoran data terhadap pelanggan Figure serta mengungkap siapa pelaku di balik serangan tersebut, sehingga pembaca dapat memahami risiko keamanan data di platform pinjaman berbasis blockchain.
19 Feb 2026, 01.14 WIB
281 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Data pribadi dari hampir satu juta pelanggan Figure mungkin telah dicuri.
- ShinyHunters adalah kelompok yang beroperasi dengan cara mempublikasikan data curian untuk memeras perusahaan.
- Peneliti keamanan Troy Hunt mengonfirmasi jumlah besar alamat email yang terpengaruh dalam kebocoran data ini.
Perusahaan pinjaman berbasis blockchain bernama Figure baru-baru ini mengalami kebocoran data penting. Kebocoran ini berdampak pada jutaan pelanggan yang datanya dicuri oleh peretas. Sayangnya, Figure tidak memberikan rincian lengkap tentang jenis data apa saja yang hilang maupun jumlah pasti pelanggan yang terdampak.
Seorang peneliti keamanan ternama, Troy Hunt, menyelidiki data yang diduga dicuri dan menemukan hampir satu juta alamat email yang terkait dengan pelanggan Figure. Selain email, data lain seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat tempat tinggal, dan nomor telepon juga termasuk dalam data yang bocor.
Kelompok peretas bernama ShinyHunters mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Mereka mempublikasikan data yang dicuri dalam situs kebocoran mereka sebagai cara memberi tekanan agar Figure membayar uang tebusan. Jika tidak, data yang dicuri akan tetap tersebar dan merusak reputasi perusahaan.
Meski sudah adanya pengakuan dari kelompok hacker, Figure belum memberikan respons resmi terkait jumlah pelanggan yang terdampak atau jenis data yang bocor. Ketidakjelasan ini membuat banyak pengguna merasa cemas akan keamanan informasi pribadi mereka di platform tersebut.
Kebocoran data ini menjadi peringatan serius bagi perusahaan teknologi yang beroperasi di bidang keuangan dan blockchain. Penting bagi perusahaan untuk meningkatkan keamanan data pelanggan dan transparansi selama penanganan insiden agar mampu menjaga kepercayaan pengguna mereka.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/18/data-breach-at-fintech-giant-figure-affects-close-to-a-million-customers/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/18/data-breach-at-fintech-giant-figure-affects-close-to-a-million-customers/
Analisis Ahli
Troy Hunt
"Data sebanyak hampir satu juta email dan informasi pribadi yang bocor merupakan ancaman serius bagi privasi pengguna dan memperlihatkan betapa pentingnya pengelolaan data yang ketat dan respons yang transparan dari pihak perusahaan."
Analisis Kami
"Kebocoran data sebesar ini menunjukkan bahwa teknologi blockchain belum sepenuhnya kebal terhadap risiko keamanan tradisional yang dihadapi perusahaan keuangan. Tanpa transparansi penuh dan tindakan cepat dari Figure, kepercayaan pelanggan bisa semakin menurun, memicu migrasi ke platform lebih aman."
Prediksi Kami
Kebocoran data ini kemungkinan akan memicu peningkatan kewaspadaan dan regulasi keamanan data pada perusahaan berbasis blockchain, serta potensi tindakan hukum atau perbaikan keamanan dari Figure untuk menghindari kerugian lebih lanjut.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi dengan Figure baru-baru ini?A
Figure mengalami kebocoran data yang melibatkan pencurian sejumlah file dari sistem mereka.Q
Siapa yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan siber terhadap Figure?A
ShinyHunters mengklaim bertanggung jawab atas serangan siber tersebut.Q
Data apa saja yang diduga dicuri dari Figure?A
Data yang dicuri diduga mencakup nama pelanggan, tanggal lahir, alamat fisik, dan nomor telepon.Q
Berapa banyak alamat email yang ditemukan dalam data yang dicuri?A
Ada sekitar 967.200 alamat email unik yang ditemukan dalam data yang dicuri.Q
Apa tujuan ShinyHunters dalam menerbitkan data yang dicuri?A
ShinyHunters menerbitkan data yang dicuri untuk memaksa perusahaan membayar tebusan.




