Bitcoin telah naik mendekati harga 72.000 dolar AS dan memasuki area yang dikenal sebagai 'air pocket', yaitu rentang antara 72.000 hingga 80.000 dolar AS yang memiliki sedikit aktivitas perdagangan sebelumnya. Data dari Glassnode menunjukkan bahwa hanya sekitar 1% dari total suplai bitcoin yang pernah diperdagangkan di rentang harga ini. Fenomena ini penting karena semakin sedikit volume di area ini, maka semakin kecil resistensi harga yang akan dihadapi bitcoin.
Secara historis, bitcoin jarang bertahan lama di zona harga antara 72.000 ke 80.000 dolar AS dan biasanya bergerak melalui area ini dengan cepat, seperti yang terjadi setelah kemenangan Donald Trump di pilpres AS dan penurunan tajam awal tahun. Selain itu, CoinDesk Research melaporkan bahwa lebih dari 400.000 BTC terkumpul dalam konsolidasi harga 60.000 sampai 70.000 dolar AS, memberikan dukungan kuat di bawah harga saat ini.
Karena minimnya suplai yang berpindah tangan di zona 'air pocket', jika bitcoin mampu menembus level 72.000 dolar AS secara meyakinkan, kemungkinan harga akan naik dengan cepat menuju 80.000 dolar AS. Ini menunjukkan bahwa investor harus mempersiapkan diri menghadapi potensi kenaikan signifikan dengan risiko volatilitas yang tetap ada.