Penelitian pada kristal zirkon yang berasal dari Jack Hills, Australia Barat, menemukan bahwa uranium di tepi kristal tersebut lebih teroksidasi dari yang sebelumnya diperkirakan. Para ilmuwan menyimpulkan adanya oksigen lebih banyak pada masa Hadean serta kemungkinan pergerakan lempeng tektonik sejak 3,3 miliar tahun lalu.
Metode analisis menggunakan X-ray di Argonne National Laboratory memungkinkan para peneliti mengamati tingkat oksidasi uranium, yang menjadi indikator adanya oksigen, dan implikasinya terhadap atmosfer dan magma Bumi awal. Penelitian ini mengindikasikan proses geologi yang kompleks sudah berjalan sejak fase awal pembentukan Bumi.
Temuan ini mengubah perspektif bahwa Bumi awal sangat gersang dan miskin oksigen, serta menandakan kondisi lebih kondusif untuk kehidupan. Namun, para ahli menegaskan masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memahami proses oksidasi dan dampak presisi dari temuan tersebut.