Sebuah tim peneliti dari ETH Zurich dan Anthropic menciptakan sistem AI otomatis yang mampu mengidentifikasi akun anonim menggunakan analisis pola tulisan dan data terkait. Eksperimen mereka menunjukkan sistem ini dapat menghubungkan akun-akun yang disamarkan dengan akurasi tinggi, melampaui metode dekonsiliasi tradisional yang ada.
Sistem ini bekerja dengan memproses petunjuk dalam teks seperti gaya bahasa, detail biografis tersembunyi, waktu dan frekuensi posting, lalu membandingkannya dengan jutaan akun lain secara otomatis. Pengujian dilakukan menggunakan data dari Reddit, Hacker News, LinkedIn, dan wawancara ilmuwan, dengan hasil pencocokan yang bervariasi tergantung kompleksitas data.
Temuan ini memperingatkan agar pengguna internet lebih berhati-hati dalam membagikan informasi, sebab anonimitas online semakin terancam oleh kemajuan AI. Namun, para ahli menegaskan bahwa anonimitas sejati masih mungkin dan penggunaan alat pelindung privasi seperti Signal tetap relevan.