Cami Tellez, pendiri Parade yang kini telah berakhir, meluncurkan platform baru bernama Devotion bersama mantan eksekutif TikTok, Jon Kroopf. Devotion bertujuan membantu merek besar mengelola program influencer mereka dengan teknologi AI yang dapat menskalakan penemuan dan manajemen creator secara efisien. Peluncuran ini merupakan jawaban atas tantangan signifikan dalam pemasaran influencer yang kini dipengaruhi algoritma baru media sosial.
Devotion sudah melewati fase beta dengan lebih dari 10 klien dan pendapatan mencapai tujuh digit, serta memperoleh pendanaan sebesar 4 juta dolar yang dipimpin oleh Basecase dan Will Ventures. Platform ini mengintegrasikan AI untuk memastikan konten influencer sesuai dengan pedoman brand, menentukan konten mana yang harus didorong, memberikan skor kecocokan, dan membantu pembayaran influencer secara otomatis. Peran manusia tetap ada untuk meninjau keputusan AI yang dibuat, menjaga keseimbangan antara kecepatan dan akurasi.
Dengan algoritma yang semakin menuntut konten berkualitas dan distribusi yang terukur, Devotion membangun ekosistem influencer berskala tinggi yang inklusif dan adaptif terhadap perubahan digital. Hal ini memungkinkan merek untuk menjangkau ribuan influencer sekaligus mengoptimalkan biaya dan dampak pemasaran mereka. Tren ini memprediksi revolusi cara merek memanfaatkan konten berbasis influencer dan meningkatkan keterhubungan otentik dengan audiens beragam.