
iRobot, perusahaan yang terkenal dengan robot penyedot debu Roomba, baru-baru ini mengajukan kebangkrutan dan kemudian dibeli oleh Picea Robotics, sebuah perusahaan berbasis di China. Meskipun dimiliki oleh perusahaan asing, iRobot berusaha untuk menjaga kepercayaan konsumen AS dengan menjaga keamanan data mereka.
Untuk melindungi data pelanggan di Amerika Serikat, iRobot membentuk anak perusahaan baru bernama iRobot Safe yang sepenuhnya berbasis di AS. Anak perusahaan ini bertanggung jawab atas pengelolaan dan perlindungan data konsumen supaya tetap terpisah dari kontrol pemilik asing.
iRobot Safe akan memiliki struktur manajemen independen, termasuk dewan direksi, CEO, dan petugas keamanan data yang berbasis di Amerika Serikat. Hal ini dimaksudkan agar pengelolaan data tetap transparan dan sesuai dengan standar keamanan AS.
Langkah iRobot ini mirip dengan kesepakatan yang dilakukan oleh TikTok pada bulan sebelumnya, yang juga berusaha memisahkan pengelolaan data konsumen dari entitas asing agar memenuhi regulasi dan kekhawatiran keamanan nasional di AS.
Dengan adanya iRobot Safe, pengguna robot Roomba di AS diharapkan dapat terus menggunakan produk mereka seperti biasa tanpa khawatir data pribadi mereka disalahgunakan oleh pemilik baru yang berbasis di China. Ini memberikan solusi jangka panjang untuk masalah keamanan data dalam konteks akuisisi perusahaan teknologi asing.