Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Galaksi Inovasi & Kebijakan

Share

Kelompok artikel ini mengupas beragam perkembangan teknologi terkini di seluruh dunia—mulai dari AI untuk perfilman, komputasi eksaflops, sistem pertahanan mutakhir, hingga inovasi energi seperti fusi nuklir dan baterai kalsium-ion. Selain itu, ditekankan juga implikasi kebijakan dan regulasi di Indonesia, termasuk penanganan kejahatan perbankan digital, pemblokiran aplikasi, dan reformasi GovTech.

23 Feb 2026, 07.20 WIB

Cara Mudah Melindungi Mobile Banking Saat Pakai Wifi Publik yang Berbahaya

Cara Mudah Melindungi Mobile Banking Saat Pakai Wifi Publik yang Berbahaya
Mobile banking memudahkan kita dalam melakukan berbagai transaksi keuangan. Namun, penggunaan mobile banking melalui Wifi publik berisiko tinggi karena jaringan ini sering tidak aman dan mudah disadap oleh peretas. Penjahat siber dapat menggunakan metode seperti Man-in-the-middle untuk mencuri data saat perpindahan informasi antara perangkat pengguna dan router Wifi. Selain itu, ada serangan yang disebut Evil Twin, yaitu penyusup membuat jaringan Wifi palsu dengan nama yang sama seperti Wifi asli untuk mengecoh pengguna agar terhubung dan membuka peluang pencurian data. Jaringan Wifi publik juga membuat data pengguna tidak terenkripsi dengan baik sehingga sangat rentan terhadap ancaman malware, spyware, dan phishing. Untuk mengurangi risiko ini, pengguna mobile banking disarankan memakai VPN yang dapat melindungi trafik internet dan menyembunyikan IP asli sehingga peretas harus bekerja lebih keras untuk menyadap data. Penting juga memastikan akun mobile banking menggunakan autentikasi dua faktor agar saat masuk ke akun memerlukan kode tambahan yang hanya diketahui pengguna. Selain itu, selalu update software ponsel agar keamanan tetap terjaga terhadap ancaman siber terbaru. Jangan biarkan perangkat terus terhubung dengan Wifi publik, segera matikan koneksi setelah penggunaan agar perangkat tidak terbuka dan rentan diserang. Terakhir, pilihlah jaringan Wifi yang aman dan memiliki kata sandi agar tidak mudah diakses oleh banyak orang. Dengan menerapkan tips keamanan ini, risiko pencurian data dan serangan siber saat menggunakan mobile banking lewat Wifi publik dapat diminimalisir. Pengguna menjadi lebih terlindungi dan transaksi keuangan tetap aman meskipun berada di jaringan yang berisiko tinggi.
20 Feb 2026, 22.30 WIB

AI dalam Perfilman: Alat Kreatif atau Ancaman Seni dan Pekerjaan?

AI dalam Perfilman: Alat Kreatif atau Ancaman Seni dan Pekerjaan?
Film pendek 'Murmuray' karya Brad Tangonan menunjukkan bagaimana AI bisa menjadi alat bagi pembuat film independen untuk menceritakan kisah pribadi dengan gaya visual unik tanpa biaya besar. Melalui program Google Flow Sessions, beberapa pembuat film mendapatkan akses ke alat AI canggih untuk menciptakan karya mereka. Para pembuat film ini mengatakan bahwa AI bukanlah pengganti kreatif mereka, melainkan alat tambahan yang memungkinkan mereka menghasilkan efek rumit dan visual menarik yang sebelumnya sulit dijangkau oleh anggaran terbatas. Sementara itu, para kritikus besar industri film sangat skeptis, berpendapat bahwa AI menjauhkan manusia dari proses kreatif dan menurunkan kualitas karya seni. Meskipun AI membawa efisiensi dan membuka jalan bagi film-film orisinal di tengah tekanan biaya tinggi dan dominasi produksi besar, ada kecemasan bahwa teknologi ini bisa menggantikan banyak peran di produksi film, dari aktor hingga kru kreatif, yang berpotensi merusak ekosistem seni dan kolaborasi. Para pembuat film yang menggunakan AI berusaha menjaga rasa personal dan orisinalitas karya mereka dengan menggabungkan metode tradisional dan teknologi AI, serta tetap melibatkan kolaborator manusia ketika memungkinkan. Mereka juga mengedepankan diskusi etis terkait bagaimana menggunakan AI secara bertanggung jawab dan transparan dalam dunia seni. Debat mengenai AI dalam perfilman adalah refleksi lebih luas tentang bagaimana teknologi baru dapat mengubah industri kreatif: membuka peluang sekaligus menimbulkan risiko besar. Menurut para pembuat film muda, keterlibatan aktif dalam teknologi ini penting untuk menjaga agar film ke depan tetap relevan, berjiwa, dan berkualitas.
20 Feb 2026, 18.58 WIB

G42 dan Cerebras Bangun Superkomputer AI 8 Exaflops untuk India

G42 dan Cerebras Bangun Superkomputer AI 8 Exaflops untuk India
G42, perusahaan teknologi asal Abu Dhabi, bekerjasama dengan perusahaan pembuat chip asal Amerika Serikat, Cerebras, akan membangun sistem superkomputer dengan kapasitas 8 exaflops di India. Sistem ini bertujuan untuk mendukung aplikasi kecerdasan buatan di institusi pendidikan, pemerintah, dan usaha kecil menengah dengan mematuhi aturan lokal terkait data dan keamanan. Superkomputer ini akan dihosting di India dan akan mengikuti aturan ketat mengenai residensi dan keamanan data. Hal ini dianggap penting untuk menjaga kedaulatan data serta meningkatkan kemampuan nasional dalam bidang kecerdasan buatan, terutama dalam mendukung peneliti dan pengembang lokal agar dapat mengembangkan aplikasi AI yang sesuai dengan kebutuhan negara. Dalam proyek ini, universitas Mohamed bin Zayed untuk Kecerdasan Buatan dan Pusat Pengembangan Komputasi Lanjutan India turut berpartisipasi. Tahun lalu, universitas ini bersama dengan G42 juga merilis model bahasa besar bernama Nanda 87B yang mengerti bahasa Hindi dan Inggris, sehingga menambah relevansi proyek ini bagi kebutuhan lokal. Selain itu, ada beberapa pengumuman investasi besar dari perusahaan dan pemerintah India di bidang AI dan infrastruktur data. Misalnya, Adani merencanakan investasi sebesar 100 miliar dolar AS untuk membangun pusat data, Reliance akan menginvestasikan 110 miliar dolar AS, serta OpenAI bekerja sama dengan Tata Group untuk menghadirkan kapasitas AI hingga 1 gigawatt. Menteri teknologi India, Ashwini Vaishnaw, mengungkapkan bahwa pemerintah akan memberikan insentif pajak dan dukungan kebijakan untuk menarik lebih dari 200 miliar dolar AS investasi dalam dua tahun ke depan. Ini menegaskan betapa pentingnya pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan untuk masa depan teknologi dan ekonomi India.
20 Feb 2026, 17.40 WIB

Ketegangan Sam Altman dan Dario Amodei Tunjukkan Persaingan Sengit Dunia AI

Ketegangan Sam Altman dan Dario Amodei Tunjukkan Persaingan Sengit Dunia AI
Sam Altman, CEO OpenAI, dan Dario Amodei, pendiri Anthropic, terlibat ketegangan saat acara India AI Impact Summit yang dihadiri oleh para pemimpin teknologi dan politik dunia. Mereka berdiri berdampingan namun menunjukkan sikap yang tidak akur, mengangkat kepalan tangan masing-masing tanpa bergandengan. Persaingan kedua perusahaan ini semakin memanas karena mereka sama-sama mengembangkan model AI canggih, dengan OpenAI membangun ChatGPT dan Anthropic menghadirkan Claude. Mereka berlomba untuk menjadi pilihan utama para pengguna dan korporasi di seluruh dunia. Salah satu pemicu konflik adalah iklan Sindiran Anthropic yang ditayangkan di Super Bowl terkait rencana OpenAI menampilkan iklan bagi pengguna gratis ChatGPT, yang kemudian dikritik keras oleh Altman sebagai tidak jujur dan berlebihan. Altman juga mengakui bahwa OpenAI masih mendalami skema monetisasi iklan yang tepat, sementara Anthropic mengklaim fokus mereka adalah mengembangkan bisnis tanpa membuat headline sensasional. Pendiri Anthropic menekankan pentingnya safety-first untuk menghindari risiko serius AI. Dalam forum tersebut, Altman mengatakan soal keselamatan AI bukan hanya teknologi, tapi juga ketahanan sosial, dan percaya tidak ada satu laboratorium AI yang bisa memastikan masa depan yang baik sendirian. Konflik ini memperlihatkan betapa kompleksnya persaingan dan kolaborasi di dunia AI.
19 Feb 2026, 20.57 WIB

Dua Perusahaan AS Bangun ‘Wall of Steel’ Canggih Amankan Energi dan Pelabuhan

Dua Perusahaan AS Bangun ‘Wall of Steel’ Canggih Amankan Energi dan Pelabuhan
Dua perusahaan pertahanan Amerika yaitu Janus Marine & Defense dari Carolina Selatan dan Raven Defense dari New Mexico bekerja sama membangun sistem keamanan maritim canggih yang disebut 'wall of steel' di Teluk Amerika. Sistem ini bertujuan untuk melindungi infrastruktur energi penting seperti minyak dan gas serta jalur pelayaran komersial vital dari ancaman berbahaya. Teknologi yang digunakan menggabungkan pengawasan dan intelijen terus-menerus (ISR), patroli laut dan udara tanpa awak, kecepatan intersepsi, dan pusat operasi jarak jauh. Solusi ini dirancang khusus untuk menghadapi ancaman unik yang dihadapi operator energi lepas pantai dengan lebih efisien dan aman tanpa mengandalkan kapal berawak yang rentan. Sistem keamanan ini akan memanfaatkan drone permukaan dan udara, deteksi sinyal canggih, serta perlindungan keamanan siber berlapis. Dengan integrasi platform otonom dan kemampuan pengendalian jarak jauh, sistem memberikan perlindungan maritim 24 jam dengan respons lebih cepat saat ada risiko muncul. Jalur energi lepas pantai, pelabuhan, dan koridor maritim penting akan mendapat penjagaan ekstra sambil mengurangi risiko untuk personel karena lebih sedikit kapal berawak yang diperlukan. Inisiatif ini didukung oleh pengalaman lebih dari satu dekade dalam operasi kapal tanpa awak untuk pertahanan, termasuk operasi pengelolaan ranjau di bawah US 5th Fleet sejak 2014. Sementara itu, di Timur Tengah, Amerika Serikat terus memperkuat kehadiran militernya untuk menghadapi ketegangan dengan Iran, termasuk melakukan penempatan kelompok kapal induk, pesawat tempur canggih, sistem pertahanan rudal, dan drone ISR yang lengkap sebagai bagian dari strategi pencegahan. Upaya ini menunjukkan fokus AS pada perlindungan aset dan mitra regional dari potensi eskalasi konflik.
19 Feb 2026, 19.24 WIB

Prototipe Sensor Neutron Suhu Tinggi Berhasil Diuji untuk Reaktor Nuklir Masa Depan

Para peneliti di Oak Ridge National Laboratory (ORNL) berhasil memvalidasi prototipe sensor neutron bernama fission chamber yang mampu beroperasi dengan stabil pada suhu sangat tinggi hingga 800 derajat Celsius. Sensor ini sangat penting untuk mengawasi dan mengendalikan reaktor nuklir generasi baru yang beroperasi pada suhu ekstrim, seperti reaktor gas suhu tinggi dan reaktor cair. Pengujian dilakukan di reaktor riset The Ohio State University dengan menggunakan perangkat uji khusus yang dibuat untuk meniru kondisi ekstrem di dalam reaktor. Selama pengujian berlangsung selama satu minggu, sensor mampu mempertahankan performanya tanpa tanda-tanda kerusakan meskipun berada di bawah radiasi dan suhu tinggi. Sensor neutron ini digunakan untuk memulai dan mengatur daya reaktor agar energi yang dihasilkan tetap aman dan efisien. Dibandingkan dengan reaktor air ringan yang beroperasi pada suhu lebih rendah, reaktor generasi baru punya tuntutan lebih tinggi terhadap ketahanan sensor karena lingkungan yang lebih keras. Kolaborasi ini melibatkan beberapa pakar dari ORNL dan Curtiss-Wright serta difasilitasi oleh program dukungan GAIN yang diselenggarakan Departemen Energi Amerika Serikat. Program ini bertujuan mempercepat inovasi teknologi nuklir dengan akses fasilitas dan keahlian laboratorium nasional. Hasil pengujian ini merupakan salah satu langkah kunci untuk mempersiapkan sensor suhu tinggi yang handal agar dapat dipakai secara komersial dalam pembangkit listrik nuklir maju. Ini penting untuk mewujudkan reaktor efisien dengan keamanan dan keandalan yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhan energi masa depan.
19 Feb 2026, 07.33 WIB

MinKav: Desain Baling-Baling Baru untuk Lautan yang Lebih Sunyi dan Ramah

Kebisingan yang dihasilkan oleh baling-baling kapal menciptakan gangguan besar bagi ekosistem laut, khususnya pada mamalia laut yang mengandalkan suara untuk berkomunikasi. Oleh karena itu, para peneliti di HAW Kiel meluncurkan proyek MinKav untuk mengurangi kebisingan ini tanpa mengorbankan performa kapal. Kavitasi adalah proses fisik yang menyebabkan suara keras di bawah air ketika gelembung air runtuh dengan cepat di sekitar baling-baling kapal. Leonie Föhring dan timnya menggunakan terowongan kavitasi serta alat canggih untuk mempelajari fenomena ini secara mendetail, berusaha menemukan cara memperlambat proses runtuhnya gelembung. Proyek MinKav yang didukung dana sebesar €390.000 dari negara bagian Schleswig-Holstein dimulai pada Januari 2026. Tujuannya adalah menciptakan desain baling-baling baru yang bisa mengurangi kebisingan tanpa mengorbankan kecepatan dan efisiensi kapal, hal yang kritis bagi industri pengiriman global. Tim peneliti juga bekerja sama dengan JASCO-ShipConsult, ahli akustik kapal, untuk mengatasi kurangnya pemahaman fundamental tentang sumber kebisingan frekuensi tinggi selama dua dekade terakhir. Proyek ini menawarkan pendekatan sistematis untuk mengembangkan solusi nyata dalam mengurangi kebisingan melalui desain baling-baling yang optimal. Jika sukses, hasil proyek MinKav bisa diterapkan tidak hanya pada kapal baru, tetapi juga kapal yang sudah beroperasi. Hal ini membuka peluang besar untuk secara global mengurangi pencemaran suara di lautan dan menjadikan pengiriman laut lebih ramah lingkungan di masa depan.
19 Feb 2026, 01.27 WIB

Amazon Hentikan Robot Blue Jay, Fokus Kembangkan Teknologi ke Proyek Lain

Amazon memiliki ribuan robot yang membantu operasi di gudangnya, termasuk robot Blue Jay yang baru diluncurkan beberapa bulan lalu. Blue Jay dirancang khusus untuk menyortir dan memindahkan paket di fasilitas pengiriman hari yang sama. Robot ini dipuji karena dikembangkan sangat cepat, hanya dalam waktu sekitar satu tahun, berkat kemajuan dalam teknologi kecerdasan buatan. Meski begitu, Amazon akhirnya memutuskan untuk menghentikan proyek Blue Jay. Blue Jay sebenarnya adalah prototipe yang tidak banyak diinformasikan dalam pengumuman awal. Setelah pengujian, Amazon memutuskan untuk tidak melanjutkan pengembangan Blue Jay sebagai produk akhir dan berencana menggunakan teknologi inti dari Blue Jay di proyek robotik lain. Amazon juga memiliki robot lain seperti Vulcan, robot dua lengan yang punya kemampuan untuk merasakan objek dan mengatur barang di gudang. Robot Vulcan sudah lebih dulu digunakan dan menjadi bagian penting dalam operasional gudang Amazon. Robot ini dilatih menggunakan data nyata dari interaksi di dunia nyata agar bisa bekerja lebih efektif. Sejak membeli Kiva Systems pada 2012, Amazon mengembangkan sistem otomatisasi gudang yang didukung robotik. Perusahaan ini sudah menggunakan lebih dari 1 juta robot di ribuan gudang di seluruh dunia, menjadikan operasi mereka lebih cepat dan lebih efisien. Program robotik Amazon terus berkembang meskipun ada beberapa proyek yang dihentikan seperti Blue Jay. Amazon berencana untuk memanfaatkan pengetahuan dan teknologi yang didapat dari proyek Blue Jay untuk program manipulasi robot lainnya yang akan digunakan untuk mendukung pekerja di gudang. Fokus Amazon adalah membuat pengalaman pelanggan lebih baik dan membuat pekerjaan di gudang menjadi lebih aman dan efisien.
18 Feb 2026, 18.54 WIB

OpenStar Technologies Ciptakan Magnet Superkonduktor Melayang untuk Energi Fusi

Startup asal Selandia Baru, OpenStar Technologies, berhasil mengembangkan prototipe reaktor fusi bernama 'Junior' yang menempatkan magnet superkonduktor berat melayang di dalam plasma bersuhu sangat tinggi. Ini adalah kemajuan yang penting dalam teknologi fusi nuklir, yang bertujuan menghasilkan energi bersih dan melimpah. Desain reaktor ini berbeda dari tokamak tradisional karena magnet yang digunakan berada di tengah plasma dan melayang tanpa penyangga mekanis. Pendekatan ini meniru medan magnet planet seperti Jupiter, yang membantu menjaga plasma tetap stabil dan panas. Dengan medan magnet yang dihasilkan oleh magnet yang melayang ini, plasma dengan suhu lebih dari 1.000.000 derajat Celsius dapat dikendalikan. Hal ini menunjukkan kemampuan untuk mempertahankan kondisi penting bagi proses fusi agar berlangsung secara berkelanjutan. Meskipun saat ini reaktor Junior belum menghasilkan lebih banyak energi daripada yang digunakan, stabilitas magnet dan kemampuan levitasi yang ditunjukkan menjadi bukti konsep yang kuat untuk mengembangkan versi yang lebih besar dan efisien. Keberhasilan ini membuka peluang untuk reaktor fusi yang lebih kecil dan lebih murah dibandingkan desain konvensional, yang dapat mempercepat pengembangan energi fusi sebagai sumber energi karbon bebas di masa depan.
18 Feb 2026, 15.35 WIB

Cara Mudah Membuat Ucapan Ramadhan Digital dengan Twibbon di Media Sosial

Bulan puasa Ramadhan menjadi saat yang dinantikan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Di zaman digital seperti sekarang, berbagai cara dilakukan untuk menyambut dan merayakan bulan penuh berkah ini. Salah satu cara modern adalah dengan mengirimkan ucapan Ramadhan secara digital. Selain lebih praktis, cara ini juga memungkinkan kita untuk berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan teman lewat media sosial. Twibbon adalah salah satu platform digital populer yang menyediakan berbagai template ucapan yang bisa disesuaikan dengan tema Ramadhan. Pengguna hanya perlu memilih template yang disukai dan menambahkan foto mereka sendiri, sehingga ucapan menjadi lebih personal dan menarik. Twibbon memungkinkan pengguna menggabungkan foto dengan desain yang sudah disediakan secara mudah dan cepat. Penggunaan Twibbon sangat mudah dan cepat. Pertama, pengguna harus mengunjungi situs twibbonize.com, lalu mengetik nama kampanye yang diinginkan, misalnya 'Ramadhan'. Setelah itu, berbagai template yang relevan akan muncul. Pengguna tinggal memilih template yang disuka, menambahkan foto pribadi, dan mengunduh hasilnya untuk dibagikan di media sosial seperti WhatsApp, Instagram, atau Facebook. Selain tutorial singkat, artikel ini juga menyediakan 15 link direktori Twibbon yang khusus untuk ucapan Ramadhan. Link-link tersebut menawarkan beragam pilihan desain yang menarik dan sesuai dengan nuansa bulan puasa. Hal ini memudahkan siapa saja yang ingin langsung menggunakan template yang sudah dibuat tanpa ribet mencari di internet. Dengan adanya kemudahan ini, diharapkan masyarakat semakin giat berbagi ucapan dan pesan positif di bulan Ramadhan lewat media sosial. Penggunaan Twibbon sebagai media kreatif juga membantu menguatkan rasa kebersamaan dan kebahagiaan dalam menyambut hari yang penuh berkah. Ucapan digital seperti ini bisa menjadi alternatif menarik untuk meningkatkan silaturahmi di era digital.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • Gelombang AI dan Intrik Teknologi

  • Dari Reaktor ke Ramadan

  • Inovasi Global & Dinamika Nusantara

  • Galaksi Inovasi & Kebijakan

  • Radar Inovasi & GeopeoTek

  • Arena Kecerdasan Buatan Global

  • Radar Inovasi Harian

  • Teknologi Frontier: Sains, Energi & Keamanan

  • Mengapa Indeks Hang Seng Tech Berkinerja Buruk Sementara Saham AI Melonjak?

  • Spektrum AI: Wearable hingga Data Center