
Courtesy of TechCrunch
AI dalam Perfilman: Alat Kreatif atau Ancaman Seni dan Pekerjaan?
Menggambarkan bagaimana AI dapat menjadi alat bantu penting dalam pembuatan film independen yang memungkinkan kreativitas tanpa hambatan biaya besar, sekaligus mengulas tantangan dan kontroversi etis yang dihadapi industri perfilman terkait penggunaan AI.
20 Feb 2026, 22.30 WIB
87 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penggunaan AI dalam pembuatan film dapat memperluas kemampuan kreatif para pembuat film.
- Ada perdebatan yang kuat tentang etika dan dampak AI terhadap industri film.
- Kolaborasi tetap menjadi elemen kunci dalam pembuatan film meskipun dengan adanya alat AI yang kuat.
New York, Amerika Serikat - Film pendek 'Murmuray' karya Brad Tangonan menunjukkan bagaimana AI bisa menjadi alat bagi pembuat film independen untuk menceritakan kisah pribadi dengan gaya visual unik tanpa biaya besar. Melalui program Google Flow Sessions, beberapa pembuat film mendapatkan akses ke alat AI canggih untuk menciptakan karya mereka.
Para pembuat film ini mengatakan bahwa AI bukanlah pengganti kreatif mereka, melainkan alat tambahan yang memungkinkan mereka menghasilkan efek rumit dan visual menarik yang sebelumnya sulit dijangkau oleh anggaran terbatas. Sementara itu, para kritikus besar industri film sangat skeptis, berpendapat bahwa AI menjauhkan manusia dari proses kreatif dan menurunkan kualitas karya seni.
Meskipun AI membawa efisiensi dan membuka jalan bagi film-film orisinal di tengah tekanan biaya tinggi dan dominasi produksi besar, ada kecemasan bahwa teknologi ini bisa menggantikan banyak peran di produksi film, dari aktor hingga kru kreatif, yang berpotensi merusak ekosistem seni dan kolaborasi.
Para pembuat film yang menggunakan AI berusaha menjaga rasa personal dan orisinalitas karya mereka dengan menggabungkan metode tradisional dan teknologi AI, serta tetap melibatkan kolaborator manusia ketika memungkinkan. Mereka juga mengedepankan diskusi etis terkait bagaimana menggunakan AI secara bertanggung jawab dan transparan dalam dunia seni.
Debat mengenai AI dalam perfilman adalah refleksi lebih luas tentang bagaimana teknologi baru dapat mengubah industri kreatif: membuka peluang sekaligus menimbulkan risiko besar. Menurut para pembuat film muda, keterlibatan aktif dalam teknologi ini penting untuk menjaga agar film ke depan tetap relevan, berjiwa, dan berkualitas.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/20/ais-promise-to-indie-filmmakers-faster-cheaper-lonelier/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/20/ais-promise-to-indie-filmmakers-faster-cheaper-lonelier/
Analisis Ahli
Guillermo del Toro
"AI generatif tidak bisa menggantikan proses kreatif manusia yang penuh jiwa dan pengalaman hidup."
James Cameron
"Menghasilkan aktor dan emosi dengan AI adalah horor karena hanya menghasilkan tiruan rata-rata tanpa orisinalitas."
Werner Herzog
"Film yang dibuat AI tidak memiliki jiwa dan hanya sebatas formula umum tanpa kedalaman."
Analisis Kami
"Penggunaan AI dalam perfilman adalah pedang bermata dua yang bisa memperluas batas kreativitas sekaligus mengancam keberadaan tenaga kerja manusia dan kualitas seni asli. Jika tidak dikendalikan dengan baik, AI dapat mengubah industri film menjadi produksi massal tanpa jiwa, sehingga kolaborasi manusia tetap harus dijaga."
Prediksi Kami
Di masa depan, AI akan semakin diintegrasikan dalam produksi film, terutama oleh pembuat film independen dan studio kecil, namun akan memicu regulasi dan debat yang lebih ketat terkait etika, hak cipta, dan dampak sosial di industri hiburan.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Brad Tangonan dan apa film yang dia buat?A
Brad Tangonan adalah seorang pembuat film independen yang membuat film berjudul 'Murmuray'.Q
Apa tujuan dari Google Flow Sessions?A
Tujuan Google Flow Sessions adalah untuk memberikan akses kepada para kreator ke alat AI untuk membantu mereka dalam pembuatan film.Q
Bagaimana para pembuat film menggunakan AI dalam karya mereka?A
Para pembuat film menggunakan AI untuk meningkatkan efisiensi dan mengekspresikan kreativitas mereka dalam cara yang tidak mungkin dilakukan sebelumnya.Q
Apa pendapat Guillermo del Toro tentang penggunaan AI dalam pembuatan film?A
Guillermo del Toro menyatakan bahwa ia lebih memilih untuk tidak menggunakan AI dalam pembuatan film dan lebih memilih untuk meninggal daripada menggunakan teknologi tersebut.Q
Mengapa kolaborasi dianggap penting dalam proses pembuatan film?A
Kolaborasi dianggap penting karena melibatkan berbagai perspektif dan keahlian, yang dapat memperkaya proses penceritaan.




