Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

OpenStar Technologies Ciptakan Magnet Superkonduktor Melayang Untuk Energi Fusi

Sains
Fisika dan Kimia
News Publisher
18 Feb 2026
1234 dibaca
1 menit
OpenStar Technologies Ciptakan Magnet Superkonduktor Melayang Untuk Energi Fusi

TLDR

OpenStar Technologies telah mencapai kemajuan signifikan dalam pengembangan teknologi fusi nuklir.
Konfigurasi dipole terangkat memiliki potensi untuk meningkatkan stabilitas dan pengendalian plasma.
Levitasi magnet merupakan langkah penting menuju efisiensi dan efektivitas reaktor fusi di masa depan.
Startup asal Selandia Baru, OpenStar Technologies, berhasil mengembangkan prototipe reaktor fusi bernama 'Junior' yang menempatkan magnet superkonduktor berat melayang di dalam plasma bersuhu sangat tinggi. Ini adalah kemajuan yang penting dalam teknologi fusi nuklir, yang bertujuan menghasilkan energi bersih dan melimpah.Desain reaktor ini berbeda dari tokamak tradisional karena magnet yang digunakan berada di tengah plasma dan melayang tanpa penyangga mekanis. Pendekatan ini meniru medan magnet planet seperti Jupiter, yang membantu menjaga plasma tetap stabil dan panas.Dengan medan magnet yang dihasilkan oleh magnet yang melayang ini, plasma dengan suhu lebih dari 1.000.000 derajat Celsius dapat dikendalikan. Hal ini menunjukkan kemampuan untuk mempertahankan kondisi penting bagi proses fusi agar berlangsung secara berkelanjutan.Meskipun saat ini reaktor Junior belum menghasilkan lebih banyak energi daripada yang digunakan, stabilitas magnet dan kemampuan levitasi yang ditunjukkan menjadi bukti konsep yang kuat untuk mengembangkan versi yang lebih besar dan efisien.Keberhasilan ini membuka peluang untuk reaktor fusi yang lebih kecil dan lebih murah dibandingkan desain konvensional, yang dapat mempercepat pengembangan energi fusi sebagai sumber energi karbon bebas di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.