Data inflasi AS terbaru menunjukkan kenaikan CPI sebesar 0,3% pada Februari sesuai dengan prediksi para ekonom. Angka inflasi tahunan untuk CPI dan core CPI tetap stabil di 2,4% dan 2,5%, mencerminkan tekanan inflasi yang tidak berubah signifikan.
Pasar merespon data ini dengan spekulasi kuat bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Maret dan kemungkinan juga pada pertemuan April mendatang. Selain itu, harga minyak naik signifikan sebesar 4,2% ke level Rp 1.45 juta ($87) per barel, sementara bitcoin turun 1,2%.
Stabilnya inflasi memberi sinyal bahwa Fed kemungkinan tidak akan mengubah kebijakan suku bunga dalam waktu dekat, namun ketidakpastian akibat perang di Iran dan kenaikan harga minyak bisa menjadi faktor yang menekan keputusan kebijakan moneter ke depan.