Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Bitcoin Turun Di Bawah 70.000 Karena Ketegangan Timur Tengah dan Inflasi AS

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
11 Mar 2026
109 dibaca
1 menit
Harga Bitcoin Turun Di Bawah 70.000 Karena Ketegangan Timur Tengah dan Inflasi AS

AI summary

Bitcoin menghadapi tekanan di bawah $70,000 karena ketidakpastian geopolitik dan data inflasi.
Pergerakan harga cryptocurrency dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti harga minyak dan kebijakan Federal Reserve.
Investor perlu memperhatikan indikator teknis seperti rata-rata bergerak untuk memahami tren pasar.
Bitcoin mengalami penurunan harga di bawah angka 70.000 dolar AS akibat meningkatnya ketegangan perang di Timur Tengah dan data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis. Sentimen pasar menurun setelah laporan bahwa Iran menempatkan ranjau di Selat Hormuz, jalur penting pengiriman minyak dunia.Beberapa mata uang kripto utama seperti ether, solana, dan XRP juga mengalami penurunan lebih dari 1%. Analis memantau pergerakan teknikal bitcoin, terutama resistance di level 50-day moving average, untuk mengantisipasi perubahan tren harga dalam jangka menengah.Data inflasi AS yang diperkirakan naik dapat memicu keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan atau menaikkan suku bunga, yang berpotensi meningkatkan volatilitas pasar kripto dan keuangan secara umum.

Experts Analysis

Alex Kuptsikevich
50-day moving average menjadi garis resistensi kunci yang sering menunjukkan tren menengah bitcoin. Penembusan di atas level ini dapat menandai perubahan momentum positif.
Bitfinex analysts
Harga bitcoin akan sangat bergantung pada perubahan harga minyak, hasil imbal hasil obligasi pemerintah AS, serta kebijakan Fed yang akan diumumkan menyusul data inflasi.
Editorial Note
Ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung semakin menambah ketidakpastian pasar kripto yang memang sudah rentan terhadap berita makroekonomi. Investor disarankan untuk berhati-hati dan mengikuti indikator teknikal seperti moving average untuk mengambil keputusan trading yang lebih bijak.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.