TLDR
Kenaikan harga Bitcoin menunjukkan ada upaya dari pembeli untuk mendorong pasar keluar dari konsolidasi. Fluktuasi harga minyak dapat mempengaruhi sentimen risiko di pasar crypto dan aset lainnya. Pertemuan Fed mendatang dapat memiliki dampak signifikan pada kebijakan suku bunga dan volatilitas di pasar crypto. Bitcoin mencapai harga tertinggi $71,612 pada Selasa malam sebelum kembali ke sekitar $70,036 di sesi Asia hari Rabu. Harga minyak bruto Brent turun di bawah $90 per barel setelah IEA mengusulkan pelepasan cadangan minyak terbesar dalam sejarah sebagai respons terhadap pemotongan produksi minyak dari Teluk Persia akibat perang di Iran.Penurunan harga minyak meningkatkan sentimen risiko di pasar. Bitcoin naik sekitar 8,5% dalam dua hari dari sekitar $66,000 pada Senin ke puncak Selasa. Para analis memperhatikan level penting Bitcoin di $70,000 dan resistance di $73,000, sebagai tanda bahwa pembeli mulai menguat meski harus menunggu konfirmasi lebih lanjut.Pergerakan harga minyak berimplikasi langsung ke kebijakan moneter Federal Reserve yang akan menggelar rapat pada 17-18 Maret. Harga minyak yang lebih rendah dapat mendorong kemungkinan pemotongan suku bunga di masa depan, memberikan dorongan positif pada Bitcoin dan pasar aset risiko lainnya.