Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ancaman Stabilcoin: Bagaimana Mata Uang Digital Menekan Keuntungan Bank Tradisional

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
11 Mar 2026
91 dibaca
1 menit
Ancaman Stabilcoin: Bagaimana Mata Uang Digital Menekan Keuntungan Bank Tradisional

TLDR

Pertumbuhan stablecoin dapat mengurangi setoran bank tradisional dalam jangka menengah.
Undang-undang seperti GENIUS Act bertujuan untuk mengatur pasar stablecoin dan mengurangi risiko bagi bank.
Bank besar mulai meluncurkan stablecoin mereka sendiri untuk tetap bersaing di pasar yang berkembang.
Stabilcoin berkembang pesat dan mulai mengancam simpanan inti bank dengan potensi penarikan 3% hingga 5% dalam lima tahun ke depan. Meskipun bukan ancaman langsung yang menyebabkan penarikan mendadak, eksistensinya mulai berdampak pada pendapatan bank secara signifikan.Market cap stabilcoin sudah mencapai 314 miliar USD dan diperkirakan bisa naik hingga 1,15 triliun USD, didukung undang-undang GENIUS yang membatasi stablecoin hanya sebagai instrumen pembayaran, bukan produk tabungan. Bank besar dan perusahaan investasi seperti Fidelity serta Goldman mulai masuk ke pasar ini dengan meluncurkan stablecoin sendiri.Pertumbuhan stablecoin memungkinkan pergerakan dana lebih cepat dan peluang yield lebih tinggi lewat DeFi, yang menyebabkan bank mengalami peningkatan biaya pendanaan dan tekanan pada profitabilitas. Bank dengan konsentrasi simpanan ritel lebih besar menjadi yang paling berisiko dan harus segera mengantisipasi perubahan ini.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.