
Courtesy of CNBCIndonesia
Negara-negara Perketat Aturan Medsos Anak demi Keamanan Digital
Menjelaskan tren global dalam pembatasan akses media sosial untuk anak-anak yang bertujuan meningkatkan keamanan dan kesehatan mental anak di dunia maya.
23 Feb 2026, 13.35 WIB
43 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pembatasan akses media sosial bagi anak semakin menjadi perhatian global untuk melindungi kesehatan mental.
- Negara-negara di seluruh dunia mulai menerapkan regulasi yang lebih ketat terkait media sosial dan perlindungan data anak.
- Kebijakan ini dapat berdampak signifikan pada bisnis dan penggunaan platform media sosial di berbagai negara.
Jakarta, Indonesia - Beberapa negara mulai khawatir dengan dampak negatif media sosial terhadap kesehatan mental dan keselamatan anak-anak. Indonesia memimpin dengan aturan baru yang membatasi akses anak ke media sosial dengan usia minimal 13 tahun dan pengawasan orang tua sejak Maret 2025.
Australia lebih jauh dengan memblokir anak di bawah 16 tahun agar tidak mengakses media sosial. Negara-negara lain di Asia seperti Malaysia dan India berencana mengikuti langkah ini, berusaha melindungi anak-anak dari bahaya digital.
Di Eropa, berbagai negara termasuk Jerman, Spanyol, dan Prancis juga mulai serius membatasi akses atau mengawasi penggunaan media sosial oleh anak. Turki, meskipun belum memberlakukan pemblokiran, fokus menyelidiki bagaimana data pribadi anak ditangani oleh platform besar seperti TikTok dan Instagram.
Langkah-langkah ini menunjukkan tekad dunia untuk mengamankan ruang digital bagi anak-anak, meskipun berdampak pada bisnis media sosial karena pengurangan pengguna di kalangan muda terutama di pasar besar seperti Australia dan India.
Kedepannya, diharapkan regulasi ini mendorong platform media sosial lebih bertanggung jawab dalam menyediakan lingkungan yang aman dan ramah anak, serta mendorong edukasi digital bagi orang tua dan anak agar penggunaan teknologi lebih sehat dan bermanfaat.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260223120106-37-713010/medsos-mulai-ditinggalkan-dunia-kompak-berubah-ikut-indonesia
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260223120106-37-713010/medsos-mulai-ditinggalkan-dunia-kompak-berubah-ikut-indonesia
Analisis Ahli
Dr. Ratna Dewi, Psikolog Anak
"Pembatasan akses media sosial adalah langkah strategis untuk melindungi perkembangan mental anak, tetapi harus diimbangi dengan pendampingan agar anak bisa menggunakan teknologi secara sehat."
Prof. Andy Wijaya, Pakar Teknologi Informasi
"Regulasi harus diterapkan bersama dengan inovasi platform untuk memastikan perlindungan data dan pengalaman yang aman bagi pengguna muda."
Analisis Kami
"Kebijakan pembatasan akses media sosial untuk anak sangat krusial untuk mencegah dampak negatif seperti gangguan kesehatan mental dan pelanggaran privasi. Namun implementasi yang terlalu ketat juga bisa membatasi potensi positif penggunaan media sosial sebagai sarana belajar dan berkomunikasi jika tidak diimbangi dengan edukasi digital yang memadai bagi anak dan orang tua."
Prediksi Kami
Ke depan, sejumlah negara besar kemungkinan akan memperketat regulasi akses media sosial untuk anak-anak, sehingga platform-media sosial harus menyesuaikan fitur dan kebijakan perlindungan anak agar mematuhi regulasi baru dan menjaga reputasi global mereka.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa kebijakan Indonesia terkait akses media sosial bagi anak?A
Indonesia membatasi akses media sosial bagi anak melalui PP Tunas yang mengklasifikasikan usia 13-18 tahun dan memerlukan izin orang tua.Q
Bagaimana Australia menerapkan aturan pembatasan media sosial?A
Australia memblokir semua anak di bawah usia 16 tahun dari media sosial untuk melindungi kesehatan mental mereka.Q
Apa tujuan dari kajian yang dilakukan oleh otoritas perlindungan data Turki?A
Kajian tersebut bertujuan untuk menyelidiki bagaimana platform media sosial besar menangani data pribadi anak-anak.Q
Negara mana saja yang berencana menerapkan aturan serupa dengan Australia?A
Negara-negara seperti Malaysia dan India, serta beberapa negara Eropa, berencana menerapkan aturan yang sama.Q
Apa dampak yang mungkin terjadi pada platform media sosial akibat kebijakan ini?A
Dampak yang mungkin terjadi adalah pengurangan basis pengguna media sosial di negara yang menerapkan pembatasan ini.

