
Courtesy of CNBCIndonesia
Pemerintah Berbagai Negara Batasi Media Sosial Anak untuk Lindungi Generasi Muda
Memberikan informasi mengenai kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur yang diterapkan di berbagai negara untuk melindungi anak-anak dari risiko negatif internet.
28 Jan 2026, 12.45 WIB
60 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pemerintah di berbagai negara, termasuk Indonesia, Australia, dan Malaysia, sedang menerapkan atau mempertimbangkan pembatasan media sosial untuk anak di bawah umur.
- Tujuan dari pembatasan ini adalah untuk melindungi anak-anak dari bahaya di internet seperti perundungan dan pelecehan.
- Ada berbagai pendekatan dalam pelaksanaan regulasi ini, dengan beberapa negara memberlakukan larangan total sementara yang lain memperbolehkan akses dengan pengawasan orang tua.
Jakarta , Indonesia - Banyak negara sedang menerapkan aturan untuk membatasi akses media sosial bagi anak-anak di bawah umur. Indonesia memulai regulasi ini sejak Maret 2025 dengan membatasi anak berusia 13 hingga 18 tahun untuk mengakses media sosial tanpa izin orang tua. Tujuannya adalah melindungi anak dari bahaya seperti perundungan, penipuan, dan pelecehan seksual.
Australia lebih ketat dengan memblokir akun anak di bawah 16 tahun secara total sejak Desember 2025. Malaysia pun bertujuan menerapkan larangan yang sama untuk anak di bawah usia 16 tahun dan tengah mengkaji mekanisme penerapan aturan tersebut dengan merujuk pada negara-negara seperti Australia.
Beberapa negara bagian di India seperti Goa dan Andhra Pradesh juga sedang mempertimbangkan aturan serupa karena kekhawatiran tentang kesehatan mental anak akibat media sosial. Pemerintah India belum memberikan komentar resmi, sementara perusahaan seperti Meta mendukung pengawasan orang tua namun mengingatkan agar aturan dibuat hati-hati.
Perusahaan teknologi besar seperti Meta, Google, dan X menjadi fokus regulasi ini karena banyak pengguna anak yang mengakses layanan mereka. Meta pun mengingatkan agar larangan hanya pada beberapa platform saja tidak cukup memastikan keamanan anak karena remaja bisa beralih ke aplikasi lain yang tidak diawasi.
Secara keseluruhan, pembatasan akses media sosial ini adalah upaya global yang bertujuan melindungi anak-anak namun juga memerlukan keseimbangan antara pengawasan dan kebebasan digital agar anak tetap bisa belajar dan bersosialisasi dengan aman di dunia maya.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260128114117-37-705954/india-ikut-aturan-indonesia-dunia-ramai-ramai-berubah
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260128114117-37-705954/india-ikut-aturan-indonesia-dunia-ramai-ramai-berubah
Analisis Ahli
Dr. Andrian Sutanto
"Aturan pembatasan ini sangat penting untuk mencegah kerusakan psikologis pada anak akibat konten yang tidak sesuai, namun perlu diiringi edukasi digital secara menyeluruh."
Prof. Sri Rahayu
"Regulasi harus fleksibel dan adaptif terhadap perkembangan teknologi agar tidak membatasi kreativitas dan pembelajaran anak, sambil tetap menjaga keamanan mereka."
Analisis Kami
"Pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur adalah langkah penting untuk melindungi generasi muda dari isi berbahaya dan risiko online. Namun, implementasi harus seimbang agar anak tetap dapat belajar dan bersosialisasi secara digital dengan pengawasan yang tepat, bukan hanya pembatasan ketat yang berpotensi mendorong mereka ke platform gelap yang tak terkontrol."
Prediksi Kami
Banyak negara lain akan mengikuti jejak pembatasan akses media sosial untuk anak di bawah umur dengan berbagai variasi aturan untuk melindungi kesehatan mental dan keselamatan anak, diiringi diskusi lebih lanjut antara pemerintah dan perusahaan teknologi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menjadi fokus utama peraturan pembatasan media sosial di Indonesia?A
Fokus utama peraturan pembatasan media sosial di Indonesia adalah untuk melindungi anak di bawah umur dari bahaya di internet.Q
Mengapa pemerintah Australia memblokir akun media sosial untuk anak di bawah 16 tahun?A
Pemerintah Australia memblokir akun media sosial untuk anak di bawah 16 tahun untuk melindungi mereka dari potensi risiko seperti perundungan dan pelecehan.Q
Apa yang sedang dipertimbangkan oleh pemerintah Malaysia terkait media sosial?A
Pemerintah Malaysia sedang mempertimbangkan untuk melarang anak-anak di bawah 16 tahun mengakses media sosial dan sedang mengkaji mekanisme penerapannya.Q
Bagaimana pandangan Meta mengenai pengawasan orang tua terhadap anak dalam penggunaan media sosial?A
Meta mendukung pengawasan orang tua untuk penggunaan media sosial bagi anak, namun mereka mengingatkan agar pemerintah berhati-hati agar anak tidak beralih ke situs yang lebih berbahaya.Q
Apa rencana negara bagian Goa di India terkait media sosial untuk anak di bawah umur?A
Negara bagian Goa di India sedang mengkaji pelarangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun menyusul kekhawatiran mengenai kesehatan mental.


