Meta Tingkatkan Keamanan Digital untuk Remaja Seiring Regulasi Baru di Indonesia
Teknologi
Keamanan Siber
10 Des 2025
272 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Meta berkomitmen untuk mematuhi regulasi keamanan digital dan melindungi remaja di platformnya.
Australia menerapkan larangan akses media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, mempengaruhi kebijakan di negara lain.
PP Tunas di Indonesia mengatur akses digital anak berdasarkan kategori risiko dan rentang usia.
Meta menegaskan komitmennya untuk mematuhi regulasi pemerintah Indonesia terkait keamanan digital bagi pengguna muda. Pieter Lydian, Country Director Meta Indonesia, menjelaskan bahwa perusahaan sudah berdiskusi intensif dengan para regulator untuk memastikan perlindungan remaja di platform seperti Instagram.
Meta telah menghadirkan fitur khusus bagi remaja agar pengalaman digital mereka lebih aman dan sesuai usia. Fitur ini termasuk pembatasan Instagram Live dan pencegahan pengiriman gambar tidak diinginkan melalui Direct Message. Rencana juga untuk memperluas fitur Akun Remaja ke Facebook dan Messenger di Indonesia pada akhir tahun ini.
Sementara itu, Australia mulai pada 9 Desember 2025 akan melarang total akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Jika platform gagal memblokir akun anak, perusahaan bisa dikenai denda hingga 33 juta dolar AS. Kebijakan ini dianggap sebagai langkah penting untuk melindungi generasi muda dari risiko online.
Indonesia berbeda dengan mengadopsi PP Tunas yang mengatur akses anak berdasarkan usia dan risiko platform. Anak di bawah 13 tahun hanya boleh mengakses platform yang aman, usia 13-15 tahun untuk risiko rendah dan sedang, serta 16-17 tahun untuk risiko tinggi dengan pendampingan orang tua. Namun, kategori risiko platform harus dievaluasi dan dilaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Digital.
Beberapa negara seperti Denmark, Selandia Baru, dan Malaysia juga sedang mengkaji kebijakan Australia sebagai referensi untuk reformasi perlindungan anak di dunia digital. Pendekatan Meta dan pemerintah Indonesia menunjukkan upaya bersama untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak dan remaja.
Analisis Ahli
Dr. Anisa Rahman (Ahli Perlindungan Anak Digital)
Langkah Meta untuk mengadopsi fitur keamanan berbasis usia sangat penting untuk membatasi dampak negatif media sosial pada remaja. Tapi sistem pengawasan dan edukasi digital juga harus terus ditingkatkan agar perlindungan bisa berjalan optimal.

