Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Kripto di Badai Global

Share

Kumpulan artikel ini mengeksplorasi dinamika pasar aset kripto, mulai dari arus masuk dana besar ke ETF Bitcoin dan pengaruhnya terhadap harga, hingga tekanan geopolitik di Timur Tengah serta kebijakan regulasi stablecoin di AS. Selain itu, dibahas juga dampak konflik Iran dan pergerakan pasar saham terhadap fluktuasi Bitcoin, serta strategi pelaku pasar dalam menghadapi debasement trade. Semua berita mencerminkan tantangan dan potensi jangka panjang aset digital di tengah ketidakpastian global.

06 Mar 2026, 04.47 WIB

Regulator AS Tetapkan Modal Sama untuk Sekuritas Token dan Tradisional

Regulator AS Tetapkan Modal Sama untuk Sekuritas Token dan Tradisional
Regulator perbankan AS seperti Federal Reserve, OCC, dan FDIC mengeluarkan panduan yang menyatakan bahwa bank harus mempertahankan modal yang sama untuk sekuritas tokenized seperti halnya untuk sekuritas tradisional. Dokumen FAQ ini menjelaskan perlakuan modal dan penggunaan jaminan keuangan tanpa membedakan teknologi blockchain yang dipakai. Panduan ini menegaskan bahwa teknologi yang digunakan untuk sekuritas tokenized, baik permissioned maupun permissionless blockchain, tidak memengaruhi persyaratan modal dan perlakuan derivatif yang terkait. Ini memastikan sekuritas tokenized tidak menghadapi perlakuan modal yang lebih ketat dibanding sekuritas biasa. Dengan aturan ini, integrasi sekuritas berbasis token ke dalam sistem perbankan menjadi lebih mudah tanpa menambah beban regulasi modal. Hal ini akan mendorong adopsi teknologi blockchain di dunia keuangan dan mempercepat perkembangan ekosistem aset digital yang diatur.
06 Mar 2026, 01.59 WIB

Pengadilan AS Bekukan Aset BlockFills akibat Sengketa Dana Kripto Dominion

Pengadilan AS Bekukan Aset BlockFills akibat Sengketa Dana Kripto Dominion
Sebuah perintah penahanan sementara dari pengadilan federal Amerika Serikat membekukan 70,6 Bitcoin milik Dominion Capital yang disimpan di platform crypto lender BlockFills karena gugatan penyalahgunaan aset. Dominion Capital menuduh BlockFills menyalahgunakan dana pelanggan dan menolak mengembalikan aset setelah penangguhan penarikan. Pengadilan memerintahkan agar BlockFills tidak boleh memindahkan atau menggunakan aset tersebut selama proses hukum berlangsung. BlockFills mengalami kerugian signifikan sebanyak sekitar 75 juta dolar akibat penurunan pasar kripto dan menghentikan penarikan serta penyetoran pelanggan sejak 11 Februari. CEO dan pendiri BlockFills, Nicholas Hammer, mundur dan digantikan oleh Joseph Perry selaku CEO interim. BlockFills yang didukung oleh Susquehanna adalah pemain aktif di pasar dengan volume perdagangan lebih dari 60 miliar dolar pada 2025 yang melayani 2.000 klien institusional. Kerugian besar yang dialami BlockFills dan tindakan hukum yang diterima menunjukkan risiko kegagalan perusahaan peminjaman kripto terhadap dana klien. Hal ini dapat memicu kebangkrutan dan menimbulkan kerugian besar bagi investor serta menimbulkan kebutuhan regulasi lebih ketat. Blokade hukum ini berpotensi menimbulkan dampak luas pada kepercayaan investor institusional di pasar kripto.
05 Mar 2026, 23.00 WIB

Tokenisasi Blockchain: Solusi Baru untuk Akses Investasi Global 24/7

Tokenisasi Blockchain: Solusi Baru untuk Akses Investasi Global 24/7
Tokenisasi menggunakan teknologi blockchain untuk memungkinkan kepemilikan fraksional atas aset keuangan dan menyediakan akses investasi tanpa batas geografis dan waktu. Model ini mirip dengan bagaimana fintech memudahkan akses perbankan melalui smartphone. Contohnya termasuk BitGo IPO dan dana pasar uang tokenisasi dari BlackRock yang kini bisa diakses secara global. Data menunjukkan bahwa meskipun hanya sebagian kecil orang yang memiliki akun broker, populasi dengan dompet kripto jauh lebih besar di beberapa daerah seperti Pakistan. Kapitalisasi pasar tokenisasi aset yang mencapai 23,4 miliar dolar AS, ditambah penggunaan stablecoin yang stabil secara nilai, menunjukkan semakin besarnya kepercayaan dan penggunaan teknologi ini di pasar global. Teknologi tokenisasi memotong biaya dan waktu settlement investasi, memungkinkan siapa saja untuk ikut dalam pasar modal mulai dari kelas menengah global. Ini berpotensi mengubah lanskap keuangan dunia dan membawa inklusi keuangan bagi miliaran orang yang selama ini terpinggirkan dari akses investasi.
05 Mar 2026, 22.57 WIB

Bitcoin Mulai Melemah Meski Pasar Perangkat Lunak Menguat dan Ketegangan Geopolitik Meninggi

Bitcoin Mulai Melemah Meski Pasar Perangkat Lunak Menguat dan Ketegangan Geopolitik Meninggi
Bitcoin awal pekan ini reli hingga mencapai Rp 1.21 juta ($72.578) ,05 namun mulai menurun sekitar 2% menjadi Rp 1.19 juta ($71.400) setelah pasar AS dibuka pada hari Kamis. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan pelemahan pasar saham akibat ketegangan perang di Iran yang menyulitkan stabilitas pasar global. Pasar saham AS pada hari Kamis mengalami koreksi, dengan Dow Jones turun 1,4%, S&P 500 turun 0,7%, sementara Nasdaq hanya turun 0,4% karena sektor perangkat lunak menguat signifikan. Bitcoin dan saham teknologi biasanya bergerak seiring tapi saat ini mulai menunjukkan divergensi yang belum pasti berlanjut atau tidak. Trader dan analis memperkirakan pergerakan Bitcoin selanjutnya akan bergantung pada data ekonomi AS mendatang dan kondisi geopolitik. Aliran dana ETF Bitcoin yang meningkat menjadi sinyal positif, namun risiko ketidakpastian pasar dan potensi koreksi harga tetap ada.
05 Mar 2026, 20.50 WIB

Investor Institusional Tetap Tenang Meski Harga Bitcoin Turun 23 Persen

Investor Institusional Tetap Tenang Meski Harga Bitcoin Turun 23 Persen
Bitcoin mengalami penurunan harga sebesar 23% dari puncaknya sekitar Rp 2.09 juta ($125.000) pada Oktober menjadi sekitar Rp 1.21 juta ($72.370) , tanpa menyebabkan kepanikan signifikan di kalangan investor institusional. CoinShares melaporkan bahwa sebagian besar investor institusional hanya mengurangi eksposur secara moderat dan banyak yang mempertahankan posisi mereka. Faktor-faktor makro seperti kenaikan suku bunga dan dolar yang menguat serta likuidasi posisi leverage mempengaruhi harga bitcoin. Meskipun demikian, dana masuk ke produk ETF bitcoin tetap positif, yang menunjukkan penjualan lebih banyak oleh pemegang jangka panjang daripada keluarnya modal institusional baru. Situasi ini menunjukkan bahwa pasar bitcoin masih didukung oleh akumulasi dari endowment, dana pensiun, dan sovereign wealth fund. Kondisi ini membuka peluang bagi bitcoin untuk pulih lebih lanjut jika sentimen risiko membaik dan regulasi mendukung, meskipun volatilitas dan ketidakpastian tetap ada.
05 Mar 2026, 19.19 WIB

Bitcoin Melonjak Bersamaan dengan Dolar AS di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Bitcoin melonjak lebih dari 10% setelah pecahnya perang di Timur Tengah dan hampir mencapai harga 74.000 dolar AS. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan penguatan dolar AS yang cukup signifikan, pola yang sebelumnya tidak biasa dalam sejarah pasar kripto. Harga Bitcoin yang menguat disertai dengan peningkatan permintaan dari investor AS, terbukti dari premium indeks Coinbase yang naik ke level tertinggi sejak Desember. Selain itu, token besar lain seperti Ether, XRP, dan Solana juga mengalami kenaikan signifikan. Penting untuk mencermati laporan makro-ekonomi AS yang akan datang serta risiko geopolitik yang dapat memicu volatilitas pasar kripto lebih dalam. Penembusan harga Bitcoin ke atas 74.000 dolar AS dapat memperkuat kepercayaan investor, namun ancaman konflik di Timur Tengah tetap menjadi risiko utama.
05 Mar 2026, 18.39 WIB

Bitcoin Stabil di Atas 70 Ribu Saat Dunia Tunggu Kesepakatan Iran-AS

Pasar cryptocurrency mengalami konsolidasi pada hari Kamis setelah lonjakan harga bitcoin dan ether yang kecil di hari sebelumnya. Bitcoin bertahan di atas level penting 70.000 dolar AS namun belum mencapai 80.000 dolar AS seperti yang diprediksi beberapa analis. Ether juga mencatat kenaikan kurang dari 1%, menunjukkan bahwa investor masih berhati-hati setelah lonjakan besar. Laporan bahwa Iran diam-diam menghubungi Amerika Serikat untuk negosiasi perdamaian yang bisa membatasi produksi misilnya membawa sentimen positif ke pasar global. Akibatnya, dolar AS melemah meskipun indeks dolar (DXY) masih menunjukkan kenaikan 3,5% sejak Januari 2024, yang menunjukkan adanya ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve. Ketegangan geopolitik di kawasan seperti Selat Hormuz berpotensi memengaruhi inflasi dan kebijakan moneter AS. Hubungan yang rumit antara kekuatan dolar AS dan harga bitcoin tetap menjadi fokus utama investor, karena biasanya bitcoin bergerak berlawanan arah dengan dolar AS. Jika kondisi geopolitik membaik dan dolar berhasil melemah, harga bitcoin berpotensi naik lebih tinggi. Namun, volatilitas tetap ada mengingat pengaruh kebijakan Fed dan situasi global pada market crypto.
05 Mar 2026, 18.07 WIB

Chamath Palihapitiya: Bitcoin Gagal Penuhi Kebutuhan Bank Sentral Sebagai Cadangan

Chamath Palihapitiya mengemukakan bahwa bitcoin menghadapi kegagalan struktural yang membatasi adopsi jangka panjang oleh pemerintah dan bank sentral. Bitcoin tidak memenuhi kriteria privasi dan fungibilitas yang penting bagi aset cadangan. Proses transparansi blockchain memungkinkan jejak transaksi yang melemahkan kemampuan bitcoin menjadi aset yang benar-benar indistinguishable. Hingga kini, hanya Czech National Bank yang secara terbuka membeli bitcoin sebagai aset cadangan, sementara sebagian besar bank sentral masih mengandalkan emas. Emas dipandang lebih memenuhi kriteria privasi dan fungibilitas karena sifat fisiknya yang identik dan anonim. Palihapitiya juga menyebut potensi inovasi digital seperti stablecoin yang bisa membawa solusi terhadap keterbatasan bitcoin. Implikasi utama adalah bitcoin mungkin tidak akan mengalami peningkatan pasar besar yang didominasi oleh permintaan bank sentral seperti emas. Sebaliknya, inovasi baru di sektor aset digital dan stablecoin berbasis emas dapat lebih diterima oleh institusi pemerintah. Tren ini bisa mendorong perkembangan keuangan digital yang lebih efisien namun dengan tingkat privasi dan fungibilitas yang lebih baik.
05 Mar 2026, 17.42 WIB

ZeroHash Ajukan Izin Bank Nasional untuk Perkuat Layanan Stablecoin di AS

ZeroHash mengajukan permohonan National Trust Bank Charter ke OCC untuk beroperasi di bawah pengawasan federal. Permohonan ini bertujuan agar perusahaan dapat mengeluarkan stablecoin dan mengelola aset digital dengan perizinan yang jelas. Jika disetujui, ini akan menjadi langkah penting dalam regulasi aset digital di Amerika Serikat. ZeroHash memiliki lisensi di 51 yurisdiksi dan melayani klien besar seperti Morgan Stanley dan Stripe. Dengan charter ini, mereka bisa menghindari aturan berbeda-beda tiap negara bagian dan memperluas layanan secara lebih efisien dalam satu kerangka kerja federal. Perusahaan crypto lain seperti Circle dan Ripple juga sudah mendapatkan persetujuan serupa. Jika disetujui, ZeroHash dapat memperluas layanan stablecoin dan pengelolaan aset digital yang lebih terstandarisasi. Hal ini akan mendukung perkembangan industri crypto dengan regulasi yang lebih jelas dan aman. Proses pengajuan masih dalam tahap peninjauan oleh OCC dan belum ada jadwal keputusan.
05 Mar 2026, 14.50 WIB

Strategi Bullish Bitcoin dengan Opsi: Cara Pintar dan Berisiko Mendanai Posisi

TDX Strategies memperkenalkan strategi bullish risk reversal pada bitcoin yang menggabungkan penjualan put OTM dan pembelian call OTM untuk mendanai posisi bullish tanpa perlu modal besar. Strategi ini memungkinkan trader mendapatkan eksposur terhadap kenaikan harga bitcoin sekaligus mengurangi biaya awal dibanding membeli call langsung. Strategi ini mencerminkan tren pasar lebih canggih menggunakan opsi untuk mengatur risiko dan memperluas modal, dimana penjualan put menghasilkan premi yang dipakai membeli call. Risiko utama adalah jika harga jatuh di bawah strike put, trader wajib membeli bitcoin dengan harga lebih tinggi dari pasar, sedangkan call hanya memberikan keuntungan jika harga rally cukup tinggi. Posisi ini cocok bagi trader berpengalaman yang bisa memantau secara ketat, karena mengandung risiko downside besar di sisi put. Namun, pada saat ketidakpastian pasar seperti konfirmasi pemimpin baru di Iran, strategi ini digunakan sebagai cara taktis memanfaatkan kejatuhan sementara untuk membangun eksposur bullish jangka pendek.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • AI: Konflik & Inovasi

  • Perjudian Geopolitik: Bursa Konflik

  • Kripto di Badai Global

  • Jejak Tata Surya Purba

  • Teluk Terbakar

  • Waspada Penipuan Digital

  • Arena Dominasi Digital & Geopolitik

  • Inovasi Penunjang Koloni Lunar

  • Revolusi Mobile AI Barcelona 2026

  • Panen THR Ojol 2026