Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Kripto di Badai Global

Share

Kumpulan artikel ini mengeksplorasi dinamika pasar aset kripto, mulai dari arus masuk dana besar ke ETF Bitcoin dan pengaruhnya terhadap harga, hingga tekanan geopolitik di Timur Tengah serta kebijakan regulasi stablecoin di AS. Selain itu, dibahas juga dampak konflik Iran dan pergerakan pasar saham terhadap fluktuasi Bitcoin, serta strategi pelaku pasar dalam menghadapi debasement trade. Semua berita mencerminkan tantangan dan potensi jangka panjang aset digital di tengah ketidakpastian global.

08 Mar 2026, 02.46 WIB

Strategi Nasional Trump: Amankan Cryptocurrency Demi Kepemimpinan Teknologi AS

Strategi Nasional Trump: Amankan Cryptocurrency Demi Kepemimpinan Teknologi AS
Administrasi Trump memasukkan keamanan cryptocurrency dan blockchain dalam strategi nasional siber guna mempertahankan keunggulan teknologi Amerika Serikat. Strategi tersebut menempatkan blockchain sejajar dengan kecerdasan buatan dan kriptografi kuantum sebagai prioritas teknologi baru. Hal ini menandai komitmen pemerintah untuk mendukung mekanisme keamanan teknologi yang mendasari sistem keuangan digital dan infrastruktur kritis. Seperti yang diungkapkan dalam beberapa kebijakan sejak kampanye 2024, Trump berupaya menjadikan AS pusat kripto dunia dengan rencana pembentukan Strategic Bitcoin Reserve dan pembentukan kelompok kerja digital aset. Kebijakan ini juga termasuk penghapusan beberapa kebijakan anti-kripto era Biden serta penghentian kasus hukum terhadap perusahaan crypto besar. Upaya itu bertujuan menciptakan ekosistem yang lebih ramah dan kondusif untuk inovasi teknologi blockchain dan aset digital. Dampak dari strategi ini bisa memperkuat posisi AS dalam persaingan teknologi global dan menjadi pusat inovasi kripto terbesar di dunia. Selain itu, pendekatan ini akan mempercepat pengembangan standar keamanan teknologi digital yang mendukung privasi dan perlindungan pengguna. Meskipun belum ada regulasi baru yang spesifik, dukungan pemerintah terhadap teknologi ini berpotensi membuka peluang investasi dan adopsi massal yang lebih luas.
08 Mar 2026, 00.24 WIB

Jack Dorsey Akui Block Akan Dukung Stablecoin Meski Prioritaskan Bitcoin

Jack Dorsey Akui Block Akan Dukung Stablecoin Meski Prioritaskan Bitcoin
Jack Dorsey CEO Block mengumumkan bahwa perusahaannya akan mendukung stablecoin walau secara pribadi ia lebih mendukung Bitcoin sebagai uang internet asli. Ia menegaskan keputusan ini didasarkan pada permintaan pelanggan dan bukan perubahan keyakinan pribadi terhadap Bitcoin atau stablecoin. Block sejak dulu berfokus pada Bitcoin dengan mengembangkan hardware mining dan menyediakan mata uang kripto di aplikasi Cash App. Saat ini, Block memegang 8.888,3 Bitcoin senilai lebih dari 600 juta USD, sementara kapitalisasi pasar stablecoin mencapai 318 miliar USD dan semakin banyak digunakan di pasar kripto dan pembayaran lintas negara. Keputusan ini memberi tekanan pada Block untuk beradaptasi dengan tren pasar, terutama dengan pesaing seperti Stripe dan PayPal yang sudah mengintegrasikan stablecoin. Langkah ini penting agar Block tidak kehilangan pengguna di tengah pesatnya perkembangan stablecoin.
08 Mar 2026, 00.00 WIB

Investasi 2026: Dari Dominasi AI ke Diversifikasi, Apa Peran Bitcoin?

Investasi 2026: Dari Dominasi AI ke Diversifikasi, Apa Peran Bitcoin?
Para investor besar seperti Rick Rieder, Ulrike Hoffmann-Burchardi dan Daniel Loeb melihat ekonomi 2026 tetap tumbuh meski pusat gravitasi pasar bergeser dari saham teknologi besar. Mereka menilai fase mudah dari ledakan AI sudah lewat dan investasi harus mulai fokus pada sektor lain dengan pertumbuhan nyata dan kekuatan harga. Perubahan ini juga berdampak pada aset kripto, terutama bitcoin yang perlu menunjukkan nilai lebih dari sekadar momentum pasar. Rieder menekankan pentingnya diversifikasi portofolio dan optimisme terhadap pertumbuhan AS dengan suku bunga rendah berkat produktivitas AI dan pasar tenaga kerja yang masih lunak. Hoffmann-Burchardi mengingatkan bahwa pasar akan memisahkan jelas pemenang dan pecundang AI, dengan UBS mengurangi eksposur di teknologi dan beralih ke sektor industri dan kesehatan. Loeb menggarisbawahi pentingnya pemilihan saham secara mendalam dan waspada terhadap risiko di pinjaman swasta khususnya software. Secara keseluruhan, tahun ini diperkirakan menjadi tahun yang menantang tetapi penuh peluang di mana AI tetap menjadi kekuatan dominan. Untuk bitcoin, hal ini berarti ia harus lebih berperan sebagai alat lindung nilai dan diversifikasi dibanding mengandalkan tren pasar yang besar. Ini mengindikasikan pasar investasi dan kripto yang lebih matang dan terfragmentasi ke depan.
07 Mar 2026, 22.03 WIB

Circle Gunakan Stablecoin USDC, Percepat Transfer Internal Jadi 30 Menit

Circle Gunakan Stablecoin USDC, Percepat Transfer Internal Jadi 30 Menit
Circle menggunakan infrastruktur stablecoin USDC untuk melakukan transfer uang sebesar 68 juta USD antar entitas internal. Platform Circle Mint memfasilitasi pemintaan dan penebusan USDC guna menyelesaikan pembayaran antar anak perusahaan. Transfer lewat bank biasanya memerlukan waktu 1 sampai 3 hari dan bergantung pada jam kerja bank. Dengan USDC, transaksi berhasil tunduk dalam kurang dari 30 menit dengan 90% selesai dalam satu hari, menggunakan kontrol peran dan laporan setara perbankan. Metode ini menghilangkan masalah pembayaran yang tertunda ('cash in transit') karena konfirmasi transaksi cepat. Circle juga berencana menambah fitur multi-entitas dan integrasi API dengan sistem akuntansi untuk efisiensi lebih lanjut mulai Maret.
07 Mar 2026, 22.00 WIB

Kenapa Cadangan Bitcoin Pemerintah AS Belum Terbentuk Setelah Perintah Trump?

Kenapa Cadangan Bitcoin Pemerintah AS Belum Terbentuk Setelah Perintah Trump?
Presiden Donald Trump mengeluarkan perintah untuk membentuk Strategic Bitcoin Reserve sebagai pengakuan terhadap Bitcoin sebagai aset yang matang. Meskipun ada antusiasme di sektor crypto, cadangan tersebut belum terbentuk setelah satu tahun. Penyebab utamanya adalah kebutuhan undang-undang untuk implementasi yang belum terpenuhi. Departemen Keuangan AS telah melakukan inventarisasi aset crypto pemerintah dan ada estimasi kepemilikan bitcoin lebih dari 300.000 token senilai lebih dari 20 miliar dolar AS. Namun, pembelian baru dan pembentukan cadangan tertunda karena kurangnya otorisasi legislatif dan dana untuk pembelian. Senator Cynthia Lummis dan beberapa legislator mendorong legislasi, tapi ini masih belum prioritas utama di Kongres. Jika legislasi dimasukkan ke dalam RUU Pertahanan Tahunan, ada kemungkinan cadangan mulai terbentuk tahun ini, namun prosesnya sulit dan penuh tantangan politik. Ketiadaan aksi konkret mempertegas bahwa perintah eksekutif tanpa dukungan legislatif hanya instruksi sementara tanpa kekuatan hukum yang sebenarnya.
07 Mar 2026, 21.29 WIB

Volatilitas Bitcoin Meningkat Karena Ketegangan Global dan Penguatan Dolar

Harga bitcoin dan kripto utama lain turun tajam di akhir pekan meski masih mencatat kenaikan mingguan. Bitcoin sempat menyentuh level tertinggi Rp 1.24 juta ($74.000) tetapi kembali ke sekitar Rp 1.14 juta ($68.000) setelah penurunan. Pola ini menunjukkan ketidakpastian pasar yang terus berlanjut. Penguatan dolar AS didorong oleh ketegangan di Timur Tengah dan ekspektasi inflasi tinggi yang membuat investor memilih aset aman. Data Glassnode menunjukkan sekitar 43% pasokan bitcoin dalam kerugian, menciptakan potensi tekanan jual saat harga menguat. Selain itu, ada peningkatan besar pada aliran masuk stablecoin yang menandakan modal segar belum sepenuhnya beraksi. Situasi geopolitik yang tidak stabil dan kondisi makro ekonomi seperti inflasi dan kebijakan Fed yang ketat akan terus menekan pasar kripto dalam waktu dekat. Investor perlu mewaspadai resistensi harga dari pemegang yang ingin keluar, sementara modal baru dari stablecoin bisa menjadi faktor penentu pergerakan harga selanjutnya.
07 Mar 2026, 13.15 WIB

Bitcoin dan Kripto Tertekan Penguatan Dolar di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Harga Bitcoin dan kripto utama seperti Ether, Solana, Dogecoin, dan BNB mengalami penurunan akhir pekan yang signifikan, dengan Bitcoin turun 3,4% dalam 24 jam terakhir. Dolar AS menguat tajam akibat ketegangan geopolitik dan kekhawatiran inflasi yang mempengaruhi sentimen pasar. Data Glassnode menunjukkan 43% pasokan Bitcoin saat ini berada di posisi rugi, menciptakan hambatan bagi kenaikan harga lebih lanjut. Aliran masuk stablecoin melonjak 415%, menandakan adanya dana yang siap digunakan untuk membeli kripto jika kondisi pasar membaik. Ketegangan berlanjut di Timur Tengah dan kondisi makro ekonomi yang menantang seperti inflasi tinggi dan penguatan dolar diprediksi memperpanjang volatilitas pasar kripto. Investor perlu waspada pada dinamika global yang mempengaruhi harga Bitcoin dan aset digital lainnya.
07 Mar 2026, 12.44 WIB

Bitcoin Masuk Fase Bear Market Dalam, Harga Diprediksi Turun Lagi

Bitcoin saat ini berada dalam fase bear market yang dalam dengan harga sekitar 68.042,65 USD setelah turun hampir setengah dari rekor tertinggi 126.000 USD pada Oktober tahun lalu. Siklus harga Bitcoin terkait dengan halving yang terjadi setiap empat tahun menjadi faktor utama pengaruh pergerakan harga tersebut. Halving terakhir terjadi pada April 2024, mengurangi jumlah Bitcoin yang diperoleh oleh para penambang dan memicu siklus harga dimana puncak harga biasanya terjadi 16-18 bulan setelah halving. Investor individu yang cenderung membeli saat hype dan menjual saat panik memperkuat pola siklus harga ini secara terus menerus. Dampaknya, harga Bitcoin diperkirakan akan turun sekitar 30% lagi di tahun 2026 karena tekanan jual dari perusahaan dengan aset digital yang harus melunasi utang. Hal ini menunjukkan pasar crypto masih sangat spekulatif dan adopsi institusional yang lambat membuat Bitcoin belum menjadi aset safe haven.
07 Mar 2026, 04.00 WIB

Bitcoin dan Pengaruh Besar Faktor Makro di Tengah Adopsi Institusional

Bitcoin sempat naik mendekati 74.000 dolar AS namun turun lagi di bawah 69.000 dolar AS dalam waktu singkat. Penguatan dolar AS dan konflik Iran menjadi faktor utama yang memicu tekanan jual. Ini menunjukkan bahwa faktor makro masih sangat dominan mempengaruhi harga kripto. Perkembangan institusional seperti Bank of New York Mellon menjadi kustodian untuk ETF Bitcoin Morgan Stanley dan Kraken yang mendapat akses ke sistem pembayaran Fed, menandai kemajuan infrastruktur kripto. Namun, berita positif ini kurang mampu menetralkan tekanan dari dinamika makroekonomi global. Penjualan terutama berasal dari investor jangka pendek yang melakukan pengambilan keuntungan. Di sisi lain, ETF Bitcoin di AS mulai menunjukkan aliran masuk modal setelah sepekan negatif. Ini mengindikasikan potensi pembentukan dasar yang lebih stabil untuk pergerakan harga jangka panjang.
07 Mar 2026, 03.19 WIB

Kenapa Bitcoin Turun Walau Banyak Kabar Baik? Pengaruh Ekonomi Global Lebih Kuat

Bitcoin sempat naik mendekati 74.000 dolar AS didukung oleh berbagai kabar baik soal integrasi kripto dengan keuangan tradisional. Perusahaan seperti Morgan Stanley, Bank of New York Mellon, dan Kraken membuat kemajuan penting, sementara investasi besar diumumkan Intercontinental Exchange ke OKX. Namun, harga Bitcoin akhirnya turun kembali ke bawah 69.000 dolar AS karena tekanan pasar makro. Penguatan dolar AS akibat meningkatnya ketegangan di Iran mengakibatkan kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi, memicu pergeseran harapan terhadap suku bunga yang berdampak negatif pada aset berisiko termasuk Bitcoin. Selain itu, krisis di pasar kredit swasta, terutama yang melibatkan BlackRock dan Blue Owl, menambah tekanan di pasar keuangan global yang membuat investor berhati-hati. Meskipun harga Bitcoin turun, indikator seperti aliran masuk dana spot Bitcoin ETF yang positif dan rendahnya tingkat pendanaan leverage menunjukkan pasar mulai mengurangi spekulasi berlebihan. Hal ini dapat membentuk dasar yang lebih kuat untuk potensi kenaikan yang lebih stabil di masa depan, namun volatilitas dan pengaruh faktor makro tetap menjadi risiko utama.
Setelahnya

Baca Juga

  • AI: Konflik & Inovasi

  • Perjudian Geopolitik: Bursa Konflik

  • Kripto di Badai Global

  • Jejak Tata Surya Purba

  • Teluk Terbakar

  • Waspada Penipuan Digital

  • Arena Dominasi Digital & Geopolitik

  • Inovasi Penunjang Koloni Lunar

  • Revolusi Mobile AI Barcelona 2026

  • Panen THR Ojol 2026