AI summary
Bitcoin mengalami penurunan harga meskipun masih mencatatkan kenaikan mingguan. Penguatan dollar dan inflasi yang berkelanjutan menciptakan tantangan bagi aset berisiko. Data on-chain menunjukkan bahwa banyak pemegang Bitcoin yang mengalami kerugian, yang dapat memperlambat pemulihan harga. Harga bitcoin dan kripto utama lain turun tajam di akhir pekan meski masih mencatat kenaikan mingguan. Bitcoin sempat menyentuh level tertinggi $74.000 tetapi kembali ke sekitar $68.000 setelah penurunan. Pola ini menunjukkan ketidakpastian pasar yang terus berlanjut.Penguatan dolar AS didorong oleh ketegangan di Timur Tengah dan ekspektasi inflasi tinggi yang membuat investor memilih aset aman. Data Glassnode menunjukkan sekitar 43% pasokan bitcoin dalam kerugian, menciptakan potensi tekanan jual saat harga menguat. Selain itu, ada peningkatan besar pada aliran masuk stablecoin yang menandakan modal segar belum sepenuhnya beraksi.Situasi geopolitik yang tidak stabil dan kondisi makro ekonomi seperti inflasi dan kebijakan Fed yang ketat akan terus menekan pasar kripto dalam waktu dekat. Investor perlu mewaspadai resistensi harga dari pemegang yang ingin keluar, sementara modal baru dari stablecoin bisa menjadi faktor penentu pergerakan harga selanjutnya.
Penurunan harga bitcoin akhir pekan ini adalah wujud nyata interaksi antara sentimen makroekonomi dan perilaku investor yang masih ragu dalam mengambil risiko. Meskipun ada modal baru dari stablecoin, ketegangan geopolitik dan penguatan dolar menandai tantangan besar bagi pemulihan berkelanjutan harga kripto.