Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Bitcoin Volatilitas: Dari HODL ke AI Pivot

Share

Kumpulan artikel ini mengulas dinamika pasar kripto, terutama Bitcoin, yang dipengaruhi oleh keputusan penambang publik menjual aset demi pendanaan AI, aliran masuk dan keluar ETF, tekanan likuiditas serta gejolak geopolitik seperti konflik di Iran. Selain itu, perkembangan token altcoin dan strategi institusional turut menambah kompleksitas pergerakan pasar.

05 Mar 2026, 18.39 WIB

Bitcoin Stabil di Atas 70 Ribu Saat Dunia Tunggu Kesepakatan Iran-AS

Bitcoin Stabil di Atas 70 Ribu Saat Dunia Tunggu Kesepakatan Iran-AS
Pasar cryptocurrency mengalami konsolidasi pada hari Kamis setelah lonjakan harga bitcoin dan ether yang kecil di hari sebelumnya. Bitcoin bertahan di atas level penting 70.000 dolar AS namun belum mencapai 80.000 dolar AS seperti yang diprediksi beberapa analis. Ether juga mencatat kenaikan kurang dari 1%, menunjukkan bahwa investor masih berhati-hati setelah lonjakan besar. Laporan bahwa Iran diam-diam menghubungi Amerika Serikat untuk negosiasi perdamaian yang bisa membatasi produksi misilnya membawa sentimen positif ke pasar global. Akibatnya, dolar AS melemah meskipun indeks dolar (DXY) masih menunjukkan kenaikan 3,5% sejak Januari 2024, yang menunjukkan adanya ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve. Ketegangan geopolitik di kawasan seperti Selat Hormuz berpotensi memengaruhi inflasi dan kebijakan moneter AS. Hubungan yang rumit antara kekuatan dolar AS dan harga bitcoin tetap menjadi fokus utama investor, karena biasanya bitcoin bergerak berlawanan arah dengan dolar AS. Jika kondisi geopolitik membaik dan dolar berhasil melemah, harga bitcoin berpotensi naik lebih tinggi. Namun, volatilitas tetap ada mengingat pengaruh kebijakan Fed dan situasi global pada market crypto.
05 Mar 2026, 17.42 WIB

ZeroHash Ajukan Izin Bank Nasional untuk Perkuat Layanan Stablecoin di AS

ZeroHash Ajukan Izin Bank Nasional untuk Perkuat Layanan Stablecoin di AS
ZeroHash mengajukan permohonan National Trust Bank Charter ke OCC untuk beroperasi di bawah pengawasan federal. Permohonan ini bertujuan agar perusahaan dapat mengeluarkan stablecoin dan mengelola aset digital dengan perizinan yang jelas. Jika disetujui, ini akan menjadi langkah penting dalam regulasi aset digital di Amerika Serikat. ZeroHash memiliki lisensi di 51 yurisdiksi dan melayani klien besar seperti Morgan Stanley dan Stripe. Dengan charter ini, mereka bisa menghindari aturan berbeda-beda tiap negara bagian dan memperluas layanan secara lebih efisien dalam satu kerangka kerja federal. Perusahaan crypto lain seperti Circle dan Ripple juga sudah mendapatkan persetujuan serupa. Jika disetujui, ZeroHash dapat memperluas layanan stablecoin dan pengelolaan aset digital yang lebih terstandarisasi. Hal ini akan mendukung perkembangan industri crypto dengan regulasi yang lebih jelas dan aman. Proses pengajuan masih dalam tahap peninjauan oleh OCC dan belum ada jadwal keputusan.
05 Mar 2026, 14.50 WIB

Strategi Bullish Bitcoin dengan Opsi: Cara Pintar dan Berisiko Mendanai Posisi

Strategi Bullish Bitcoin dengan Opsi: Cara Pintar dan Berisiko Mendanai Posisi
TDX Strategies memperkenalkan strategi bullish risk reversal pada bitcoin yang menggabungkan penjualan put OTM dan pembelian call OTM untuk mendanai posisi bullish tanpa perlu modal besar. Strategi ini memungkinkan trader mendapatkan eksposur terhadap kenaikan harga bitcoin sekaligus mengurangi biaya awal dibanding membeli call langsung. Strategi ini mencerminkan tren pasar lebih canggih menggunakan opsi untuk mengatur risiko dan memperluas modal, dimana penjualan put menghasilkan premi yang dipakai membeli call. Risiko utama adalah jika harga jatuh di bawah strike put, trader wajib membeli bitcoin dengan harga lebih tinggi dari pasar, sedangkan call hanya memberikan keuntungan jika harga rally cukup tinggi. Posisi ini cocok bagi trader berpengalaman yang bisa memantau secara ketat, karena mengandung risiko downside besar di sisi put. Namun, pada saat ketidakpastian pasar seperti konfirmasi pemimpin baru di Iran, strategi ini digunakan sebagai cara taktis memanfaatkan kejatuhan sementara untuk membangun eksposur bullish jangka pendek.
05 Mar 2026, 14.49 WIB

Bitcoin Mendekati Level Kunci Rp 1.24 juta ($74.000) , Pertanda Awal Rally Baru atau Tren Bearish Berlanjut?

Bitcoin Mendekati Level Kunci Rp 1.24 juta ($74.000) , Pertanda Awal Rally Baru atau Tren Bearish Berlanjut?
Bitcoin kembali melonjak dengan harga yang naik lebih dari 10%, melewati Rp 1.20 juta ($72.000) dan mendekati zona penting antara Rp 1.23 juta ($73.750) hingga Rp 1.24 juta ($74.400) . Lonjakan harga ini didukung oleh arus masuk dana dari ETF yang memberikan optimisme baru bagi pasar kripto. Zona harga tersebut memiliki sejarah sebagai level support dan resistance yang sangat menentukan arah pergerakan harga Bitcoin selama dua tahun terakhir. Pada awal 2024, zona ini sempat menjadi puncak buyer fatigue dan pada tahun sebelumnya menjadi titik pembalikan tren dari downtrend ke uptrend. Hasil pergerakan harga di zona ini akan menentukan apakah Bitcoin akan memulai tren bullish yang kuat atau masih melanjutkan tren bearish. Trader dan investor harus memperhatikan aksi harga secara cermat dalam beberapa hari mendatang untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.
05 Mar 2026, 13.42 WIB

Strategi Opsi Bullish Bitcoin dari TDX Strategi untuk Minim Biaya dan Maksimalkan Keuntungan

Strategi Opsi Bullish Bitcoin dari TDX Strategi untuk Minim Biaya dan Maksimalkan Keuntungan
TDX Strategies mengusulkan strategi bearish Bitcoin yang disebut bullish risk reversal, yang menggabungkan penjualan opsi put dengan pembelian opsi call untuk mengubah profil risiko dengan biaya lebih rendah. Strategi ini memungkinkan trader mendapat eksposur terhadap potensi kenaikan harga tanpa perlu modal besar sebagai pembayaran awal. Strategi ini mengandalkan premi yang diperoleh dari penjualan opsi put out-of-the-money untuk membeli opsi call out-of-the-money, sehingga posisi menjadi hampir tanpa biaya awal. Namun, risiko berada pada kewajiban membeli Bitcoin dengan harga strike put jika harga jatuh di bawah strike tersebut, serta kemungkinan call habis tanpa nilai jika rally mengendur. Pendekatan opsi ini mencerminkan tren pemanfaatan instrumen derivatif canggih di pasar kripto dalam menghadapi volatilitas geopolitik, seperti risiko yang timbul dari konfirmasi Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi. Strategi ini dapat menarik investor yang paham opsi namun berisiko bagi pemula atau mereka yang tidak siap menghadapi potensi kerugian besar di sisi short put.
05 Mar 2026, 13.29 WIB

Bitcoin Capai Rekor Tertinggi Baru di Tengah Meredanya Ketegangan Perang Timur Tengah

Bitcoin akhirnya menembus harga tertinggi sejak Februari dengan melampaui angka Rp 1.20 juta ($72.000) setelah melewati resistensi berat di level Rp 1.17 juta ($70.000) yang sebelumnya menolaknya beberapa kali. Kenaikan ini dipicu oleh perbaikan sentimen risiko global yang terjadi akibat meredanya ketegangan perang di Timur Tengah dan aliran dana yang kuat ke ETF crypto. Pergerakan pasar juga diikuti oleh kenaikan aset kripto lainnya seperti Ether, Dogecoin, Solana, dan XRP dengan lonjakan signifikan dalam perdagangan di kawasan Asia, khususnya Korea Selatan. Pasar saham Asia menunjukkan rebound tajam setelah minggu-minggu penuh tekanan dari eskalasi konflik yang sebelumnya memicu penurunan besar. Meskipun konflik di Timur Tengah belum usai, pasar mulai memposisikan harga dengan asumsi eskalasi lebih lanjut menjadi kurang mungkin, terutama dengan stabilisasi wilayah Selat Hormuz dan pengawalan tanker AS. Hal ini penting karena memperkecil risiko gangguan pasokan minyak, sehingga menambah kepercayaan investor dalam terus mendorong aset berisiko seperti cryptocurrency.
05 Mar 2026, 13.02 WIB

Permintaan ETF Spot Dorong Harga Bitcoin, Dinilai Sebagai Aset Lindung Geopolitik

Bitcoin mengalami kenaikan harga dan diperdagangkan sekitar 72.500 dolar AS pada hari Kamis, didorong oleh inflow bersih dana ETF spot sebesar 155 juta dolar AS yang terjadi pada hari Rabu. Permintaan institusional terhadap ETF spot telah membuat harga Bitcoin bangkit setelah periode aktivitas lemah dan penarikan dana. Data menunjukkan total alokasi pada ETF spot Bitcoin mencapai sekitar 1,47 miliar dolar AS dalam dua minggu terakhir dan total investasi institusional sejak Februari mencapai sekitar 1,7 miliar dolar AS. Meski demikian, ada peringatan bahwa dana yang masuk ke ETF tidak selalu langsung memengaruhi harga Bitcoin di pasar spot karena adanya praktik short selling oleh authorized participants. Bitcoin semakin dilihat sebagai aset lindung nilai terhadap risiko geopolitik karena sifatnya yang bisa diperdagangkan secara nonstop dan lintas negara. Namun, analisis on-chain mengindikasikan permintaan mendasar masih lemah dan harga berpotensi mengalami tekanan karena pemegang jangka pendek kemungkinan akan menjual di kisaran harga 70.000 dolar AS.
05 Mar 2026, 06.12 WIB

Eric Trump Serang Bank Besar soal Penolakan Yield Stablecoin di Pasar Crypto

Eric Trump, salah satu pendiri perusahaan crypto World Liberty Financial, mengkritik bank besar AS yang berusaha memblokir peluang mendapatkan yield tinggi dari stablecoin. Ia menyoroti bagaimana bank-bank seperti JPMorgan Chase dan Bank of America melobby pemerintah agar membatasi atau melarang hasil imbalan yang diberikan oleh platform crypto melalui undang-undang Clarity Act. Trump menyatakan bahwa bank hanya melindungi kepentingan mereka sendiri dengan alasan stabilitas dan keadilan. World Liberty Financial menerbitkan stablecoin bernama USD1 dan saat ini tengah mengajukan charter resmi kepada Office of the Comptroller of the Currency. Selain itu, Donald Trump dan CEO Coinbase Brian Armstrong juga terlibat dalam perdebatan terkait regulasi stablecoin, dengan Armstrong menarik dukungan atas beberapa bagian dari Clarity Act. Patrick Witt dari pemerintahan juga menanggapi kritik dari CEO JPMorgan Jamie Dimon mengenai perlakuan stablecoin seperti bank. Perdebatan ini menandakan ketegangan antara inovasi di pasar crypto dengan kepentingan bank tradisional dalam mempertahankan model bisnis mereka. Regulasi yang akan hadir nanti akan berpengaruh besar pada masa depan stablecoin di AS dan kesempatan bagi konsumen untuk mendapatkan yield lebih tinggi. Negosiasi dan tekanan dari berbagai pihak dipastikan akan terus berlangsung dengan dampak luas ke sektor keuangan.
05 Mar 2026, 05.57 WIB

Ray Dalio Kritisi Bitcoin, Ahli Jelaskan Kenapa Ini Jadi Kesempatan Investasi

Ray Dalio menyatakan skeptisisme terhadap Bitcoin karena dianggap kurang stabil sebagai penyimpan nilai dibanding emas dengan alasan ketiadaan dukungan bank sentral, masalah privasi, dan ancaman teknologi kuantum. Ia juga mengkhawatirkan transparansi transaksi di Bitcoin yang bisa dimonitor dan dikontrol. Para ahli kripto seperti Matt Hougan dan Alex Thorn menanggapi kritik tersebut dengan mengatakan bahwa isu tersebut sudah lama dibahas dan tercermin dalam nilai pasar Bitcoin yang jauh lebih kecil dari emas. Mereka yakin masalah-masalah tersebut dapat diatasi seiring perkembangan teknologi dan semakin banyaknya adopsi institusional. Matthew Sigel menambahkan bahwa Bitcoin dan emas memiliki peran berbeda dalam sistem moneter modern dan digitalisasi keuangan. Ancaman komputasi kuantum adalah tantangan seluruh industri, bukan hanya Bitcoin, dan pergeseran ke aset digital makin diminati terutama oleh generasi muda, menandakan perubahan paradigma moneter.
05 Mar 2026, 04.31 WIB

Kondisi Pasar Crypto Menuju Titik Balik dengan Potensi Bull Market Baru

Pasar cryptocurrency menghadapi penurunan 44% antara Oktober 2023 dan Februari 2024 yang diduga sebagai 'crypto winter'. Namun, sentimen pasar mulai bergeser positif akibat kemajuan regulasi dan adopsi institusional baru-baru ini. Beberapa faktor mendukung pemulihan ini seperti dukungan Presiden AS terhadap CLARITY Act, akses Kraken langsung ke Federal Reserve, serta kemajuan ETF bitcoin yang diajukan oleh Morgan Stanley dengan Coinbase sebagai co-custodian. Jika momentum ini berlanjut, pasar crypto bisa memasuki fase rally yang berkelanjutan dengan potensi kenaikan harga bitcoin mencapai level resistance sekitar 75,000 USD. Namun, ada juga pengingat bahwa potensi bull trap tetap harus diwaspadai.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • Kilas Teknologi Ponsel & AI

  • Dinamika AI & Pasar Global

  • Bitcoin Volatilitas: Dari HODL ke AI Pivot

  • Pionir Material dan Energi Cerdas

  • Ledakan Harga CoinDesk 20

  • Rudal Siber: Konflik AS-Israel vs Iran

  • Dominasi Hipersonik & Maritim

  • Kebangkitan Semikonduktor Tiongkok

  • Guncangan Harga Gadget 2026

  • Asisten AI Tanpa Batas