
Pasar cryptocurrency mengalami konsolidasi pada hari Kamis setelah lonjakan harga bitcoin dan ether yang kecil di hari sebelumnya. Bitcoin bertahan di atas level penting 70.000 dolar AS namun belum mencapai 80.000 dolar AS seperti yang diprediksi beberapa analis. Ether juga mencatat kenaikan kurang dari 1%, menunjukkan bahwa investor masih berhati-hati setelah lonjakan besar.
Laporan bahwa Iran diam-diam menghubungi Amerika Serikat untuk negosiasi perdamaian yang bisa membatasi produksi misilnya membawa sentimen positif ke pasar global. Akibatnya, dolar AS melemah meskipun indeks dolar (DXY) masih menunjukkan kenaikan 3,5% sejak Januari 2024, yang menunjukkan adanya ketidakpastian terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve. Ketegangan geopolitik di kawasan seperti Selat Hormuz berpotensi memengaruhi inflasi dan kebijakan moneter AS.
Hubungan yang rumit antara kekuatan dolar AS dan harga bitcoin tetap menjadi fokus utama investor, karena biasanya bitcoin bergerak berlawanan arah dengan dolar AS. Jika kondisi geopolitik membaik dan dolar berhasil melemah, harga bitcoin berpotensi naik lebih tinggi. Namun, volatilitas tetap ada mengingat pengaruh kebijakan Fed dan situasi global pada market crypto.