Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Bitcoin Volatilitas: Dari HODL ke AI Pivot

Share

Kumpulan artikel ini mengulas dinamika pasar kripto, terutama Bitcoin, yang dipengaruhi oleh keputusan penambang publik menjual aset demi pendanaan AI, aliran masuk dan keluar ETF, tekanan likuiditas serta gejolak geopolitik seperti konflik di Iran. Selain itu, perkembangan token altcoin dan strategi institusional turut menambah kompleksitas pergerakan pasar.

05 Mar 2026, 04.11 WIB

Pasar Saham Korea Jatuh, Investor Ritel Geser Fokus ke Crypto

Pasar Saham Korea Jatuh, Investor Ritel Geser Fokus ke Crypto
Pasar saham Korea Selatan, diwakili indeks KOSPI, anjlok sekitar 20% dalam dua hari setelah kenaikan luar biasa hampir 180% selama 10 bulan. Penurunan ini terkait dengan ketegangan geopolitik dan runtuhnya bubble spekulasi pada saham terkait kecerdasan buatan. Investor ritel di Korea sangat aktif di pasar saham dan cryptocurrency, sering berganti fokus ketika salah satu pasar melemah. Bitcoin dan beberapa aset kripto utama naik lebih dari 7% dalam 24 jam terakhir, didukung oleh peningkatan volume perdagangan walaupun belum setinggi lonjakan spekulatif sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa ketika pasar saham melemah, perhatian investor ritel bergeser ke pasar kripto dengan risiko yang tetap tinggi. Meskipun Kimchi Premium saat ini rendah, tren ini bisa berlanjut jika ketegangan geopolitik tidak mereda, memperkuat perputaran modal di antara aset-aset spekulatif.
05 Mar 2026, 03.14 WIB

Pasar Kripto Siap Bangkit Setelah Bulan-bulan Penurunan Tajam

Pasar Kripto Siap Bangkit Setelah Bulan-bulan Penurunan Tajam
Pasar kripto turun sekitar 44% antara Oktober hingga Februari tetapi ada indikasi titik balik akibat perubahan signifikan. Bitcoin naik 8% dalam 24 jam terakhir, menembus level di atas 73.000 dolar AS. Ini menunjukkan potensi dimulainya fase kenaikan harga baru. Perkembangan penting termasuk intervensi Donald Trump yang meningkatkan peluang pengesahan CLARITY Act. Kraken memperoleh akun utama di Federal Reserve, membuka akses langsung ke sistem pembayaran pusat. Morgan Stanley memperkuat hubungan institusional dengan menunjuk Coinbase Custody sebagai co-custodian ETF bitcoin. Bersama dengan meningkatnya ketegangan geopolitik, jaringan blockchain dianggap sebagai solusi pembayaran alternatif yang berguna. Hal ini membuka peluang baru untuk adopsi kripto di institusi keuangan dan industri. Proses ini dapat mendorong pasar kripto ke fase pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
05 Mar 2026, 00.33 WIB

Bitcoin Lesu, Tapi Tokenisasi dan Digitalisasi Keuangan Siap Meledak 2027-2028

Bitcoin Lesu, Tapi Tokenisasi dan Digitalisasi Keuangan Siap Meledak 2027-2028
Bitcoin saat ini diperdagangkan sekitar 73.000 dollar, turun 18% sejak awal tahun, meski berbagai kemajuan regulasi dan adopsi institusional terjadi. Kevin de Patoul dari Keyrock menyatakan pasar salah membaca posisi bitcoin sebagai aset dengan fungsi terbatas, bukan sebagai aset lindung nilai yang diharapkan. Crypto dan tokenisasi aset nyata berkembang, namun likuiditas dan penggunaan token masih rendah sehingga harga aset digital tetap lesu. Inovasi-inovasi terkait tokenisasi aset keuangan tradisional seperti dana uang pasar dan stablecoin terus berjalan, tapi belum terjadi lonjakan harga atau volume perdagangan signifikan. De Patoul melihat tahun 2026 sebagai masa transisi menuju masa depan digital finance yang lebih besar, dengan infleksi pasar digital dan tokenisasi yang sebenarnya baru akan terjadi pada 2027-2028. Pasar keuangan tradisional yang sangat besar jika sebagian besar beralih ke onchain bisa mendorong pertumbuhan nilai pasar digital secara eksponensial.
05 Mar 2026, 00.32 WIB

Trump dan CEO Coinbase Dorong LEGALISASI Stablecoin Melawan Tekanan Bank

Trump dan CEO Coinbase Dorong LEGALISASI Stablecoin Melawan Tekanan Bank
Donald Trump dan CEO Coinbase Brian Armstrong mengadakan pertemuan tertutup sebelum Trump menyatakan dukungannya untuk agenda kripto di media sosial. Pertemuan ini mengemuka terkait dengan RUU pasar struktur yang disebut GENIUS Act yang sedang mengalami kebuntuan. Ketua Senate Banking Committee menunda debat dan voting atas RUU tersebut karena ketidakcocokan kepentingan antara bank dan industri kripto. Bank mengeluhkan bahwa pembayaran bunga stablecoin bisa mengganggu kemampuan pinjaman mereka. CEO JPMorgan Jamie Dimon meminta penerbit stablecoin yang memberikan bunga untuk diatur seperti bank, namun Patrick Witt dari dewan penasihat Presiden menegaskan bahwa GENIUS Act melarang stablecoin bertindak sebagai deposito bank. Trump mendukung posisi Coinbase yang ingin legislasi segera disahkan agar produk kripto Amerika bisa memenangkan persaingan global. Harga saham Coinbase merespons positif kabar ini dengan melonjak melewati 200 dolar AS, level tertinggi sejak Januari. Jika RUU ini disahkan, industri kripto bisa mendapatkan kejelasan regulasi dan peluang lebih besar untuk berkembang tanpa hambatan bank tradisional. Pertarungan regulasi ini akan menentukan bagaimana AS mengelola inovasi digital aset keuangan di masa depan.
05 Mar 2026, 00.17 WIB

Bitcoin Tembus 73.000 Dolar: Rebound atau Bull Trap yang Berbahaya?

Bitcoin Tembus 73.000 Dolar: Rebound atau Bull Trap yang Berbahaya?
Bitcoin berhasil menembus level psikologis 73.000 dolar AS setelah stagnasi beberapa minggu, menandakan potensi kebangkitan pasar kripto. Namun, reaksi pasar terhadap kenaikan ini diwarnai skeptisisme dan kekhawatiran banyak trader akan terjadinya bull trap. Risiko bull trap didorong oleh posisi bearish yang dominan dan tekanan jual di kisaran 72.000 hingga 76.000 dolar AS, serta ketidakpastian makroekonomi seperti ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mempengaruhi pasar global. Analis juga mencatat bahwa breakout sebelumnya pada awal tahun berakhir dengan penurunan tajam dari 98.000 menjadi sekitar 60.000 dolar AS dalam waktu singkat. Konsekuensinya, harga Bitcoin menghadapi tekanan yang kuat dan volatilitas tinggi di masa depan. Keberhasilan pemulihan jangka panjang bergantung pada apakah harga dapat kembali menembus kisaran sekitar 98.000 dolar AS untuk mengkonfirmasi struktur bullish yang baru dan stabil.
05 Mar 2026, 00.00 WIB

Investor Mulai Serok Dana Lagi ke Spot Bitcoin ETF Setelah Penurunan Tajam

Setelah mengalami penarikan dana besar mencapai 9 miliar dolar AS selama beberapa bulan, spot bitcoin ETFs mulai menunjukkan adanya aliran masuk dana sebesar 1,7 miliar dolar AS sejak akhir Februari 2026, menandakan adanya pemulihan kepercayaan investor atas aset ini. Harga bitcoin yang tetap bertahan di atas level terendah meskipun ada isu ketegangan geopolitik, serta keputusan institusi besar seperti BlackRock yang tetap menambah modal pada produk spot bitcoin ETFs, menjadi indikator utama bahwa investor melihat potensi dasar harga yang stabil dan peluang investasi ke depan. Perubahan pola aliran dana ini berarti para investor institusional kini lebih agresif bertaruh pada arah positif harga bitcoin, memperkuat posisi bitcoin sebagai aset yang semakin penting dalam portofolio investasi meskipun tantangan volatilitas masih ada.
05 Mar 2026, 00.00 WIB

Menghadapi Risiko Kuantum: Masa Depan Bitcoin dan Industri Kripto

Risiko komputasi kuantum kini menjadi perhatian utama dalam dunia kripto karena dianggap bisa mengancam keamanan akun Bitcoin yang lama. Hal ini memunculkan kekhawatiran yang mirip dengan sebelumnya saat isu dampak lingkungan dari penambangan Bitcoin mencuat dan menurunkan minat investor. Para pelaku industri kini sedang aktif berupaya mengatasi risiko ini agar pasar tetap stabil dan optimis. Berbagai pihak, termasuk Coinbase dan Strategy, berinisiatif untuk mengkaji risiko ini dan mengembangkan rekomendasi agar protokol Bitcoin dapat beradaptasi. Selain itu, startup seperti Project Eleven dan BTQ Technologies fokus pada teknologi pasca-kuantum untuk meningkatkan keamanan blockchain. Pendekatan ini mirip dengan cara industri mengatasi masalah dampak energi pada 2021 dengan data transparan penggunaan energi terbarukan. Upaya industri ini penting untuk menghilangkan ketakutan investor dan mencegah penurunan harga lebih lanjut yang bisa merugikan ekosistem kripto. Keberhasilan dalam mengelola risiko kuantum akan memastikan Bitcoin tetap menjadi aset yang dipercaya dan menghindari efek negatif seperti yang pernah terjadi karena isu lingkungan. Ini adalah momentum untuk memperkuat posisi Bitcoin dan teknologi blockchain dalam jangka panjang.
04 Mar 2026, 23.57 WIB

Bitcoin TembRp 1.22 juta (us $73.000) : Antara Optimisme dan Risiko Bull Trap

Bitcoin berhasil menembus level penting Rp 1.22 juta ($73.000) setelah berjuang bertahan selama beberapa minggu. Namun, kenaikan ini menimbulkan skeptisisme luas di kalangan trader dan analis yang khawatir akan jebakan bull trap. Kondisi ini mengingatkan pada koreksi tajam awal tahun yang membuat harga Bitcoin jatuh signifikan. Risiko utama bull trap berasal dari banyaknya penawaran di level harga tinggi dan posisi derivatif yang berat, sehingga potensi jual besar bisa muncul. Di sisi lain, banyaknya pelaku pasar yang bearish justru dapat memicu short squeeze, memaksa pelaku pasar tersebut untuk menutup posisi mereka dan mendorong harga naik lebih tinggi. Ketegangan geopolitik juga menjadi faktor eksternal yang memperumit dinamika pasar. Kendati momentum bullish sempat pulih, harga Bitcoin masih harus kembali ke sekitar Rp 1.64 juta ($98.000) untuk mengonfirmasi struktur kenaikan jangka panjang yang sehat. Dalam beberapa hari ke depan, aksi harga akan menentukan apakah harga Bitcoin memang telah membentuk dasar baru atau hanya jebakan yang sudah diprediksi oleh banyak analis.
04 Mar 2026, 23.54 WIB

Apakah Lonjakan Penarikan Kripto di Iran Setelah Serangan Adalah Panik atau Keamanan?

Setelah serangan misil di Iran pada 28 Februari, terjadi lonjakan penarikan dana dari Nobitex, bursa kripto terbesar di Iran. Chainalysis melaporkan peningkatan penarikan hingga 873%, namun TRM Labs menyatakan bahwa nilai absolutnya hanya beberapa juta dolar. Hal ini memicu perdebatan apakah ini merupakan pelarian modal atau tindakan keamanan internal bursa. TRM Labs mengungkapkan bahwa pola penarikan tersebut konsisten dengan pemindahan dana dari hot wallet ke cold wallet sebagai bentuk perlindungan dari ancaman serangan siber, apalagi Nobitex pernah terkena serangan besar sebesar 90 juta dolar. Sebaliknya, Elliptic melihat adanya aliran dana keluar ke wallet di luar negeri meski dalam skala kecil dan disertai pemadaman internet yang membatasi aktivitas pengguna biasa. Debat ini menunjukkan bahwa pengamatan data blockchain tanpa konteks lengkap sulit menentukan apakah krisis menyebabkan pelarian modal atau hanya langkah keamanan internal. Kondisi internet blackout di Iran mempersempit kemampuan pengguna menarik dana secara besar-besaran. Masa depan aktivitas kripto di Iran sangat tergantung pada kondisi geopolitik dan keamanan siber.
04 Mar 2026, 22.21 WIB

Bitcoin Melonjak di Atas 72,000, Saham Kripto Catat Kenaikan Signifikan

Bitcoin mencapai harga tertinggi sejak awal Februari melewati angka Rp 1.20 miliar ($72,000) , memicu reli pasar kripto dalam sesi perdagangan AS yang berujung pada kenaikan saham perusahaan terkait secara signifikan. Saham Coinbase naik lebih dari 12% di awal perdagangan, sementara MicroStrategy dan Galaxy Digital juga mengalami lonjakan hampir dua digit. Para penambang bitcoin dan stablecoin Circle turut mendapat kenaikan kuat setelah laporan keuangan positif. Pergerakan ini dianggap sebagai refleksi perpindahan modal dari pasar saham ke aset kripto akibat ketidakpastian makro yang menekan pasar ekuitas. Namun, volatilitas berpotensi berlanjut sampai ada kepastian lebih terkait inflasi, harga energi, dan kebijakan suku bunga.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • Dinamika AI & Pasar Global

  • Bitcoin Volatilitas: Dari HODL ke AI Pivot

  • Kilas Teknologi Ponsel & AI

  • Ledakan Harga CoinDesk 20

  • Rudal Siber: Konflik AS-Israel vs Iran

  • Dominasi Hipersonik & Maritim

  • Kebangkitan Semikonduktor Tiongkok

  • Guncangan Harga Gadget 2026

  • Asisten AI Tanpa Batas

  • Waspada Penipuan Digital