Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Radar Inovasi Harian

Share

Kumpulan artikel yang menyajikan terobosan dan tren terkini di bidang sains, teknologi, pertahanan, serta lingkungan, dilengkapi dengan tips praktis keamanan digital dan finansial. Mulai dari inovasi baterai EV dan reaktor nuklir, hingga penemuan arkeologi dan perubahan iklim, grup ini menawarkan wawasan mendalam bagi pembaca modern.

22 Feb 2026, 22.00 WIB

Kesempatan Terakhir Dapatkan Tiket Murah TechCrunch Disrupt 2026 di San Francisco

Kesempatan Terakhir Dapatkan Tiket Murah TechCrunch Disrupt 2026 di San Francisco
TechCrunch Disrupt 2026 segera hadir di San Francisco pada tanggal 13-15 Oktober di Moscone West. Acara ini menjadi tempat berkumpulnya para pendiri startup, investor, dan inovator teknologi dari seluruh dunia untuk berbagi ide, meluncurkan produk baru, dan mempercepat pertumbuhan bisnis mereka. Pendaftaran dengan harga Super Early Bird hanya tersedia sampai tanggal 27 Februari pukul 23:59 waktu Pasifik. Jangan lewatkan kesempatan untuk menghemat hingga 680 dolar AS untuk tiket individu atau mendapatkan diskon hingga 30% untuk tiket komunitas sebelum harga naik. Acara ini menampilkan lebih dari 300 startup yang akan memamerkan teknologi dan inovasi terbaru mereka. Selain itu, ada kompetisi pitching Startup Battlefield 200 yang sangat kompetitif, dengan hadiah utama 100.000 dolar AS tanpa membutuhkan ekuitas dari startup pemenang. Para peserta juga akan mendapatkan kesempatan mendengar langsung dari tokoh-tokoh besar di dunia teknologi seperti Matt Mullenweg, pendiri WordPress, Mary Barra CEO General Motors, dan venture capitalist terkenal Vinod Khosla, yang akan berbagi wawasan tentang masa depan teknologi dan strategi investasi. TechCrunch Disrupt adalah peluang emas bagi siapa saja yang ingin belajar, berjejaring, dan berpartisipasi dalam membentuk masa depan teknologi. Amankan tiket Anda sekarang sebelum harga naik dan bersiaplah untuk bertemu dengan para inovator terbaik di bidangnya.
22 Feb 2026, 10.16 WIB

Trend Global Batasi Akses Media Sosial Anak Demi Lindungi Masa Depan

Trend Global Batasi Akses Media Sosial Anak Demi Lindungi Masa Depan
Banyak negara mulai waspada terhadap pengaruh negatif media sosial bagi anak-anak, termasuk bahaya berita palsu dan manipulasi online. Indonesia sudah mengambil langkah pembatasan akses media sosial bagi anak usia 13 hingga 18 tahun, dengan aturan yang memungkinkan anak memiliki akun atas izin orang tua. Langkah ini direspon positif oleh negara lain. Jerman, melalui Kanselir Friedrich Merz, berencana mengikuti jejak Indonesia dengan memberikan batasan bagi anak di bawah usia 16 tahun untuk mengakses platform seperti TikTok dan Instagram. Ini menjadi salah satu prioritas utama dalam konferensi partai konservatif CDU yang membahas dampak buruk media sosial pada masyarakat dan anak-anak. Negara-negara Eropa seperti Spanyol, Yunani, Prancis, dan Inggris juga mulai berencana atau sudah memberlakukan pembatasan serupa untuk melindungi anak-anak mereka dari konten yang berbahaya dan manipulatif. Kebijakan ini semakin menguat setelah Australia resmi melarang anak di bawah 16 tahun mengakses media sosial sejak Desember 2025. Aturan di Indonesia berbeda dengan Australia karena Indonesia menetapkan batas usia mulai dari 13 hingga 18 tahun dan memperbolehkan anak memiliki akun sosial media dengan izin orang tua. Sedangkan negara Asia lainnya seperti Malaysia dan India cenderung mengadopsi model pembatasan yang mirip Australia. Dengan tren global yang terus berkembang ini, pembatasan akses media sosial ini diharapkan dapat menjadi langkah efektif memperkuat perlindungan anak terhadap dampak negatif dunia digital, sekaligus menumbuhkan pola penggunaan media sosial yang lebih sehat dan bijaksana.
21 Feb 2026, 15.25 WIB

Bagaimana Mengatasi Panas dan Menopause Bisa Tingkatkan Kualitas Tidur Kamu

Bagaimana Mengatasi Panas dan Menopause Bisa Tingkatkan Kualitas Tidur Kamu
Tidur yang berkualitas sangat bergantung pada suhu tubuh yang ideal, dan panas berlebih selama tidur bisa mengganggu proses penting ini. Lara Smith, seorang ahli tekstil dengan pengalaman lebih dari tiga puluh tahun, membagikan penelitiannya mengenai bagaimana pengaturan suhu di sekitar tubuh saat tidur dapat menolong seseorang tidur lebih nyenyak. Penelitian ini dilakukan dengan peserta yang tidur di rumah masing-masing agar hasilnya realistis dan aplikatif. Dalam sebuah studi yang dipimpin oleh Harvard dan Brigham and Women’s Hospital, ditemukan bahwa menggunakan permukaan tidur yang tepat dapat menambah waktu tidur rata-rata hingga 26 menit per malam. Meskipun angka ini terdengar kecil, dalam dunia medis tidur, tambahan waktu tidur tersebut sangat berarti dan bisa memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi kesehatan. Studi ini menggunakan alat dan metode yang divalidasi secara klinis untuk menganalisis data secara akurat. Perempuan di masa menopause sangat rentan mengalami gangguan tidur akibat perubahan hormon yang mempengaruhi pusat pengaturan suhu otak, sehingga sering mengalami keringat malam dan terbangun tiba-tiba. Masalah ini sering tidak dibicarakan secara terbuka karena stigma, sehingga kurang mendapat perhatian riset medis yang cukup. Padahal gangguan ini bisa sangat mengganggu kualitas hidup mereka. Banyak klaim komersial di pasar yang menjanjikan solusi tidur, tetapi seringkali data yang mendukung klaim tersebut tidak ilmiah dan hanya berdasarkan pengalaman pribadi atau penelitian yang tidak valid. Lara Smith menegaskan pentingnya transparansi dan validasi ilmiah dalam mengklaim manfaat produk yang menyangkut kesehatan tidur agar konsumen tidak kecewa dan tetap percaya pada riset nyata. Kualitas tidur berpengaruh pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk pola makan dan keseimbangan energi sehari-hari. Tidur yang terganggu bisa membuat seseorang lebih memilih makanan kurang sehat, sehingga mengacaukan pilar utama hidup sehat seperti diet dan olahraga. Oleh karena itu, memperhatikan pengaturan suhu tubuh dan mengatasi gangguan tidur, khususnya bagi wanita menopausal, menjadi sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan jangka panjang.
21 Feb 2026, 15.15 WIB

Cara Mudah Melacak Lokasi Seseorang Hanya dengan Nomor Ponsel

Cara Mudah Melacak Lokasi Seseorang Hanya dengan Nomor Ponsel
Di zaman sekarang, teknologi memudahkan kita untuk melacak lokasi seseorang hanya dengan bermodalkan nomor ponsel. Ini sangat berguna, terutama saat kita ingin memastikan keberadaan keluarga atau mencari ponsel yang hilang. Banyak platform populer menyediakan fitur pelacakan lokasi real time. Salah satu cara populer adalah melalui WhatsApp, dimana pengguna dapat mencari alamat IP dari pesan yang diterima dan melacak lokasinya melalui situs pelacak IP. Cara ini cukup sederhana dan tidak memerlukan aplikasi tambahan. Google Maps juga menyediakan fitur khusus yang memungkinkan pengguna berbagi lokasi dengan teman yang diundang. Dengan begitu, kita bisa mengetahui posisi teman secara real time jika sudah mendapatkan izin dari mereka. Selain itu, ada juga layanan khusus seperti Geofind yang menawarkan fitur pelacakan lokasi dengan sistem berlangganan. Pengguna dapat mencoba masa trial terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melanjutkan layanan. Operator seluler di Indonesia seperti Telkomsel, Indosat, dan XL juga memberikan fasilitas pelacakan lokasi melalui kode dial USSD dan SMS khusus. Ini sangat membantu pengguna yang ingin melacak keluarga atau perangkat secara cepat dan praktis.
21 Feb 2026, 06.38 WIB

MIT Cetak Mesin Listrik Lengkap dalam 3 Jam dengan Printer 3D Multibahan

MIT Cetak Mesin Listrik Lengkap dalam 3 Jam dengan Printer 3D Multibahan
Para peneliti dari MIT telah menciptakan sistem printing 3D yang dapat mencetak mesin listrik berfungsi penuh dalam satu proses. Dengan menggunakan printer 3D yang dimodifikasi dengan empat ekstruder, permintaan berbagai bahan seperti konduktif, magnetik, dan struktural dapat diwujudkan secara bersamaan. Teknologi ini berpotensi mengubah cara mesin listrik diproduksi, dengan fokus pada produksi lokal di tempat kerja. Penggunaan mesin listrik saat ini umumnya memerlukan proses pabrik yang lama dan kompleks. Namun, teknologi baru ini memungkinkan pencetakan motor linear listrik dengan biaya material sekitar 50 sen dan hanya butuh waktu sekitar tiga jam. Motor yang tercetak dapat berfungsi dengan baik dan memberikan performa yang bahkan melebihi mesin linear konvensional berbasis hidraulik. Inovasi ini menekankan pada keberhasilan penggabungan berbagai bahan dalam satu cetak. Sistem printer 3D ini menggunakan sensor dan kontrol presisi untuk memastikan ketepatan pengaplikasian lapisan bahan. Meskipun hanya membutuhkan satu langkah pasca-pemrosesan untuk magnetisasi, teknologi ini menunjukkan kemajuan besar dalam manufaktur mesin listrik. Peneliti bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh proses magnetisasi langsung dalam sistem printing di masa depan. Mereka juga berencana mengembangkan kemampuan printer untuk mencetak motor rotary elektrik dan perangkat elektronik canggih lainnya secara monolitik, yang akan lebih menyederhanakan produksi dan membuka peluang baru di bidang manufaktur elektronik. Visi jangka panjang dari proyek ini adalah mengubah paradigma manufaktur global dengan memungkinkan produksi perangkat elektronik dan mesin secara terdistribusi di lokasi yang dibutuhkan. Pendekatan ini akan mengatasi masalah ketergantungan rantai pasok global, menurunkan biaya, dan meningkatkan kecepatan penggantian mesin, terutama dalam industri manufaktur dan otomatisasi.
20 Feb 2026, 21.00 WIB

Pemanasan Cepat di Antartika: Pilihan Kita Tentukan Nasib Bumi

Bumi mengalami kenaikan suhu yang terus-menerus karena aktivitas manusia yang menghasilkan emisi karbon. Antartika, terutama daerah Semenanjung Antartika, mengalami pemanasan hampir dua kali lebih cepat dibanding wilayah lain di dunia. Kondisi ini berdampak besar pada ekosistem, menaikkan permukaan air laut, dan mengancam pasokan pangan global. Studi terbaru memperingatkan kita bahwa pilihan hidup dan kebijakan kita dalam satu dekade ke depan akan sangat menentukan nasib Antartika dan Bumi. Para peneliti dari Newcastle University, dipimpin oleh Bethan Davies, melakukan pemodelan iklim menggunakan data CMIP6. Studi tersebut menguji tiga skenario emisi karbon: emisi rendah, menengah-tinggi, dan sangat tinggi untuk melihat bagaimana Semenanjung Antartika akan berubah hingga tahun 2100. Hasilnya menunjukkan bahwa jika kita berhasil menekan emisi rendah, kerusakan lingkungan akan minimal dan gletser akan tetap utuh. Namun saat ini dunia masih bergerak menuju skenario emisi menengah-tinggi, yang bisa menyebabkan peningkatan suhu lebih dari 3 derajat Celcius. Hal ini akan menyebabkan perubahan curah hujan menjadi lebih hujan daripada salju, mempercepat penyusutan gletser, dan meningkatnya kejadian cuaca ekstrem. Spesies asli seperti penguin Adélie terancam punah karena anak-anaknya tidak tahan basah akibat hujan yang makin sering. Skenario terburuk adalah emisi sangat tinggi yang meningkatkan suhu global lebih dari 4 derajat Celcius. Ini akan membawa kehancuran besar berupa runtuhnya lapisan es Antartika, hilangnya es laut dalam jumlah besar, cuaca ekstrem yang parah, dan penurunan drastis populasi spesies asli. Kerusakan ini bersifat permanen dan akan sulit diperbaiki bahkan dengan teknologi canggih sekalipun. Bethan Davies menegaskan bahwa meskipun waktu kita terbatas, tidak terlambat untuk beraksi. Jika dunia bertindak cepat dan drastis dalam mengurangi emisi karbon, nasib Antartika masih bisa diperbaiki. Pilihan manusia dalam dekade berikutnya sangat krusial untuk menuju masa depan yang lebih baik bagi wilayah vital ini dan seluruh planet Bumi.
20 Feb 2026, 19.45 WIB

Bangun + Bergerak: Aplikasi Alarm yang Memaksa Anda Jalan Sebelum Mati

Banyak orang merasa susah bangun sahur selama bulan Ramadan karena sering menunda alarm. Untuk membantu masalah ini, sebuah aplikasi baru bernama Bangun + Bergerak hadir sebagai solusi yang unik. Aplikasi ini dirancang untuk memaksa pengguna bangun dari tempat tidur dan berjalan minimal 20 langkah agar alarm bisa dimatikan. Ini artinya, pengguna harus benar-benar bergerak, sehingga tidak bisa menunda alarm seperti biasa. Pengembang aplikasi, Case Lewis, mengatakan aplikasi ini menggunakan pedometer bawaan iPhone untuk menghitung langkah. Jika pengguna mencoba mematikan alarm tanpa berjalan, alarm cadangan akan berbunyi terus. Selain tanpa tombol snooze, aplikasi ini juga memiliki model bisnis pembelian sekali bayar dengan harga Rp 19.000, tanpa iklan dan tanpa langganan. Aplikasi ini dapat diunduh untuk iOS 16.4 ke atas dan tersedia masa percobaan gratis selama tiga hari. Case Lewis mengembangkan aplikasi ini berdasarkan pengalamannya sendiri yang sulit bangun pagi. Dengan menggunakan aplikasi ini, diharapkan banyak orang bisa mulai hari dengan lebih produktif dan tidak menunda bangun pagi.
20 Feb 2026, 19.30 WIB

Indonesia dan AS Sepakat Transfer Data Terbatas, Percepat Perdagangan Digital

Indonesia dan Amerika Serikat telah menyepakati perjanjian untuk mendorong transfer data lintas negara secara terbatas. Kesepakatan ini dilakukan untuk mengurangi hambatan perdagangan non-tarif antara kedua negara, terutama dalam sektor perdagangan elektronik yang semakin berkembang. Dalam perjanjian yang telah diteken oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump, perlindungan data konsumen menjadi fokus utama. Amerika Serikat berkomitmen memberikan perlindungan data yang sama kuatnya dengan regulasi yang berlaku di Indonesia. Selain memperbolehkan transfer data terbatas, kedua negara juga sepakat menghapus biaya masuk untuk transaksi elektronik antar mereka. Hal ini sudah berlaku tidak hanya untuk AS, tapi juga untuk negara-negara di kawasan Eropa, sehingga memudahkan perdagangan digital lintas batas. Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia menegaskan bahwa transfer data pribadi ke luar negeri hanya diperbolehkan jika negara tujuan memiliki pelindungan data yang memadai atau disertai persetujuan dari pemilik data sesuai dengan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi Tahun 2022. Masyarakat Indonesia diimbau tidak salah paham bahwa transfer data pribadi akan dilakukan secara bebas. Ada protokol ketat yang harus dipatuhi agar data pribadi tetap aman dan terlindungi sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia.
20 Feb 2026, 17.23 WIB

Perangkat Nanoteknologi Canggih Hasilkan Listrik dari Air Garam dan Cahaya

Para peneliti di Laboratorium Nanoscience for Energy Technology (LNET) di EPFL berhasil menciptakan perangkat bernanopilar sebelumnya yang dapat menghasilkan listrik stabil dengan menggunakan penguapan air garam. Teknologi ini disebut hidrovoltaik, yang berbeda dari teknologi pembangkit listrik konvensional karena memanfaatkan penguapan dan pergerakan ion untuk menghasilkan tenaga. Perangkat tersebut dibuat dari silikon yang merupakan semikonduktor. Ketika terkena cahaya, elektron dalam silikon ini terangsang. Selain itu, panas yang dihasilkan memperkuat muatan negatif pada permukaan sehingga ion dalam air garam bergerak dan menghasilkan medan listrik yang mengalir sebagai arus listrik. Tiga lapisan pada perangkat ini berfungsi secara terpisah: lapisan untuk penguapan, lapisan pengangkutan ion, dan lapisan untuk pengumpulan muatan listrik. Dengan desain ini, aliran ion dan elektron dapat dikontrol dengan baik untuk menghasilkan listrik lebih efektif. Salah satu masalah yang kerap terjadi pada perangkat HV adalah kerusakan material akibat reaksi kimia dengan air garam. Peneliti mengatasi hal ini dengan melapisi nanopilar silikon menggunakan oksida yang melindungi perangkat dari degradasi sekaligus menjaga kinerjanya stabil. Hasilnya, perangkat ini bisa menghasilkan tegangan sebesar 1 volt dan daya 0,25 watt per meter persegi, peningkatan lima kali lipat dibandingkan sebelumnya. Penemuan ini membuka peluang besar untuk membuat perangkat tanpa baterai menggunakan air, panas, dan cahaya yang cocok untuk alat wearable dan sensor lingkungan.
20 Feb 2026, 12.25 WIB

Cara Mudah Memblokir Nomor Tak Dikenal Agar Terhindar dari Penipuan

Ponsel sering menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal, yang terkadang berisi spam atau usaha penipuan. Hal ini membuat pengguna merasa terganggu karena panggilan tersebut bisa terjadi kapan saja dan mengganggu aktivitas harian. Untuk mengatasi masalah panggilan tidak diinginkan, ada tiga cara yang bisa dilakukan, yakni menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Get Contact, serta fitur blokir bawaan pada HP Android dan iPhone tanpa harus mengunduh aplikasi tambahan. Pada HP Android, pengguna cukup membuka aplikasi telepon, pergi ke menu panggilan terakhir, tekan dan tahan nomor yang ingin diblokir, kemudian pilih opsi block atau report spam agar nomor tersebut tidak bisa menghubungi lagi. Cara yang serupa juga bisa diterapkan di iPhone dengan membuka aplikasi telepon, memilih nomor tak dikenal pada menu panggilan terakhir, lalu klik ikon informasi dan pilih opsi blokir untuk memutus akses nomor tersebut. Sedangkan Get Contact menyediakan fitur tambahan dengan memberikan peringatan jika nomor yang menelpon terindikasi spam, bahkan bisa memblokir semua panggilan spam secara otomatis, memberikan perlindungan lebih bagi pengguna ponsel.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • Inovasi Global & Dinamika Nusantara

  • Galaksi Inovasi & Kebijakan

  • Dari Reaktor ke Ramadan

  • Radar Inovasi & GeopeoTek

  • Arena Kecerdasan Buatan Global

  • Radar Inovasi Harian

  • Teknologi Frontier: Sains, Energi & Keamanan

  • Mengapa Indeks Hang Seng Tech Berkinerja Buruk Sementara Saham AI Melonjak?

  • Spektrum AI: Wearable hingga Data Center

  • Revolusi Tekno-Bisnis 2026