
Penelitian yang dilakukan oleh Penn State University menemukan cara untuk memperkuat sel surya organik menggunakan zat kimia baru bernama 9,10-phenanthrenequinone atau PQ. Sel surya organik dikenal ramah lingkungan tapi memiliki masa pakai dan stabilitas yang rendah. Penambahan PQ ke dalam lapisan aktif sel surya meningkatkan efisiensi dan daya tahan perangkat ini.
Panel surya silikon yang saat ini banyak digunakan dalam industri energi terbarukan memiliki masalah besar dalam hal produksi karena membutuhkan energi tinggi dan bahan kimia beracun yang mempersulit proses daur ulang. Oleh karena itu, alternatif yang lebih ramah lingkungan sangat diperlukan agar teknologi energi surya bisa lebih berkelanjutan dan mudah diakses.
PQ merupakan senyawa hidrokarbon yang murah, mudah diperoleh, serta lebih aman dibandingkan aditif yang sebelumnya digunakan. Dengan PQ, sel surya organik mampu mempertahankan 93% efisiensi daya konversi setelah 180 jam pemanasan berkelanjutan, sementara dengan aditif lain hanya 76%. Ini menandakan peningkatan stabilitas yang signifikan.
Eksperimen dilakukan dengan menguji berbagai struktur sel surya di laboratorium untuk melihat ketahanan, efisiensi, dan kemampuan mereka dalam mengubah energi cahaya menjadi listrik selama waktu yang lama dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa PQ tidak hanya memperpanjang umur sel tetapi juga meningkatkan performa secara menyeluruh.
Walau PQ tidak menyelesaikan semua masalah sel surya organik, penelitian ini adalah langkah penting untuk membuat teknologi ini lebih kompetitif. Tim peneliti akan terus mengeksplorasi aditif solid lain agar dapat menemukan solusi terbaik untuk menciptakan panel surya yang tahan lama, efisien, dan ramah lingkungan.