
Ilmu komputer biasanya memahami masalah melalui transformasi input klasik menjadi output klasik, seperti mengalikan dua angka. Namun, beberapa masalah seperti faktorisasi prima sangat sulit diselesaikan secara klasik tapi lebih mudah dengan komputer kuantum. Henry Yuen, seorang ahli di bidang kompleksitas komputer kuantum, sedang mengembangkan teori baru yang bisa memetakan masalah dengan input dan output kuantum yang unik.
Dalam teori kompleksitas tradisional, input dan output selalu berbentuk data klasik. Namun, ada masalah yang tidak bisa dijelaskan atau diselesaikan dengan cara itu, terutama yang melibatkan input atau output yang bersifat kuantum. Yuen dan tim sedang menyelidiki apakah teori komputasi kuantum ini berdiri sendiri dibandingkan dengan teori komputasi klasik yang ada.
Salah satu tantangan utama adalah masalah unitary synthesis, yang bertanya apakah komputer klasik super canggih dapat melakukan transformasi keadaan kuantum apa pun. Masalah ini masih belum terpecahkan sepenuhnya dan menjadi pusat penelitian untuk memahami batas antara komputasi klasik dan kuantum.
Yuen juga menghubungkan masalah kompleksitas kuantum dengan hasil teoretis seperti Uhlmann’s theorem, yang membicarakan bagaimana transformasi lokal pada partikel kuantum bisa berlangsung. Menariknya, masalah ini berhubungan dengan topik yang sangat tinggi tingkatannya, seperti dekode radiasi Hawking dari lubang hitam, yang awalnya tampak seperti masalah fisika teoretis.
Latar belakang pribadi Yuen yang berasal dari keluarga pengungsi memberikan warna pada perjalanan risetnya, menunjukkan bagaimana pengalaman hidup bisa turut menginspirasi dedikasi untuk menjelajahi bidang yang sangat rumit dan teoretis seperti ini. Penelitiannya penting untuk masa depan kriptografi, komputasi, dan pemahaman fisika alam semesta.