AI dan Teknologi Modern Buka Potensi Besar Energi Panas Bumi di AS
Courtesy of TechCrunch

AI dan Teknologi Modern Buka Potensi Besar Energi Panas Bumi di AS

Mengungkap potensi sebenarnya dari geothermal konvensional yang selama ini diabaikan dan menunjukkan bagaimana teknologi AI bisa merevolusi eksplorasi serta pengembangan energi panas bumi untuk menghasilkan listrik yang lebih besar dan murah.

21 Jan 2026, 20.00 WIB
223 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Zanskar percaya bahwa potensi energi geotermal konvensional jauh lebih besar daripada yang diperkirakan.
  • Teknologi AI dapat membantu menemukan sumber daya geotermal yang selama ini terabaikan.
  • Dengan modernisasi teknik pengeboran, potensi pengembangan geotermal dapat meningkat secara signifikan.
New Mexico, Amerika Serikat - Energi panas bumi adalah sumber daya energi dari dalam bumi yang bisa menghasilkan listrik dengan ramah lingkungan. Namun, selama ini pemanfaatannya di Amerika Serikat masih terbatas hanya sekitar 4 gigawatt, padahal ada potensi yang jauh lebih besar yang belum tergali. Departemen Energi AS memprediksi geothermal hanya akan menyumbang 10% listrik pada tahun 2050 dengan bantuan teknologi baru yang disebut enhanced geothermal.
Zanskar, sebuah startup yang didirikan oleh Carl Holland, percaya bahwa potensi energi panas bumi jauh melebihi angka resmi tersebut. Mereka menekankan pada geothermal konvensional yang memanfaatkan sumber panas alami yang tersembunyi di bawah tanah tetapi sulit ditemukan karena tidak menunjukkan tanda-tanda permukaan seperti gunung berapi atau mata air panas.
Untuk menemukan sumber panas bumi yang tersembunyi ini, Zanskar menggunakan kecerdasan buatan yang dilatih dengan data dari penemuan sebelumnya. Selain itu, mereka menggunakan teknik pembelajaran yang canggih bernama Bayesian evidential learning dan simulasi geothermal untuk mengisi kekurangan data. Pendekatan ini berhasil menemukan beberapa lokasi baru dan menghidupkan kembali pembangkit listrik yang sempat gagal.
Keberhasilan ini menarik perhatian banyak investor dan Zanskar berhasil mengumpulkan dana segar sebesar 115 juta dolar AS. Dengan dana ini, mereka menargetkan untuk mengembangkan setidaknya satu gigawatt kapasitas pembangkit dari beberapa lokasi baru di wilayah barat AS yang kaya potensi geothermal.
Pendiri Zanskar optimis bahwa metode eksplorasi dan pengembangan baru ini akan merubah cara energi panas bumi dikelola dan memungkinkan energi ini menjadi salah satu pilar utama listrik terbarukan di masa depan. Jika terus berhasil, teknologi ini dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mendukung transisi energi hijau secara signifikan.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/21/zanskar-thinks-1-tw-of-geothermal-power-is-being-overlooked/

Analisis Ahli

Carl Holland
"Menganggap estimasi DOE terlalu konservatif dan percaya bahwa menggunakan AI serta teknologi drilling modern bisa memperbesar potensi geothermal hingga skala terawatt."
Joel Edwards
"Meyakini metode AI dalam eksplorasi sangat efektif setelah berhasil tiga kali menemukan lokasi baru dengan potensi besar."

Analisis Kami

"Pendekatan Zanskar menunjukkan betapa pentingnya inovasi teknologi dalam membuka potensi tersembunyi energi geothermal konvensional yang sebelumnya diabaikan. Jika berhasil melewati tantangan pembiayaan dan produksi, metode ini bisa menjadi game changer bagi sektor energi bersih terutama di wilayah kaya panas bumi seperti Amerika Serikat bagian barat."

Prediksi Kami

Dengan penerapan AI dan metode modern, eksplorasi geothermal konvensional akan meningkat tajam sehingga energi panas bumi bisa berkontribusi pada kapasitas listrik terbarukan yang jauh lebih besar dari perkiraan awal, mungkin mencapai skala terawatt dalam beberapa dekade mendatang.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diperkirakan oleh Departemen Energi tentang potensi energi geotermal di AS pada tahun 2050?
A
Departemen Energi memperkirakan bahwa energi geotermal dapat menghasilkan 60 gigawatt atau hampir 10% dari listrik AS pada tahun 2050.
Q
Mengapa Carl Holland percaya bahwa angka tersebut terlalu rendah?
A
Carl Holland percaya bahwa angka tersebut terlalu rendah karena mengabaikan potensi geotermal konvensional dan banyak sistem yang belum ditemukan.
Q
Apa yang dilakukan Zanskar untuk menemukan sumber daya geotermal baru?
A
Zanskar menggunakan AI dan data untuk menemukan lokasi baru sumber daya geotermal dan telah berhasil menemukan dua lokasi baru.
Q
Apa itu teknik Bayesian evidential learning (BEL) yang digunakan oleh Zanskar?
A
Teknik Bayesian evidential learning (BEL) digunakan untuk membangun asumsi berdasarkan data yang ada dan memperkirakan probabilitas keberhasilan pengembangan lokasi geotermal.
Q
Mengapa banyak lokasi geotermal potensial sering terabaikan?
A
Banyak lokasi geotermal potensial terabaikan karena orang mencari petunjuk yang terlihat di permukaan seperti mata air panas atau gunung berapi.